
Chapter 59. Apakah Aku Penyebabnya?
Pohon Naga Tanah dan Dragon Sky tertawa melihat tuannya membela mereka, puas mereka berdua melihat Celestial She kesakitan. Namun, mereka seketika terdiam ketika Celestial She melotot.
"Jujur saja, apakah kehidupan ku saat ini bukan yang pertama?" tanya Zhi Shimo kepada Dragon Sky dan Pohon Naga Tanah.
Ya, pertanyaan ini sudah lama Zhi Shimo pendam, setiap kali dia bertanya kepada orangtuanya, mereka selalu enggan bertanya, dia hanya berharap kedua Naga di depannya mau menjawabnya.
"Hmm!" Dragon Sky menghela nafas berat, setelah itu dia berbicara, "maafkan kami Tuan Muda. Kami dilarang untuk berbicara oleh orang tua Anda. Janji Naga sampai kapanpun selalu dipegang teguh. Maaf, sekali lagi!" sesalnya sambil menundukkan kepala.
"Tuan Muda bisa bertanya langsung kepada beliau." Imbuh Pohon Naga Tanah agar Zhi Shimo tidak marah.
Kesetiaan Ras Naga tidak diragukan lagi, mereka akan menepati sumpahnya walaupun harus mempertaruhkan nyawa. Dan, Zhi Shimo mengetahuinya.
"Baiklah, aku tidak memaksa kalian untuk berbicara. Tapi ... Beliau yang kalian maksudkan itu siapa, Zhi atau Tian?" selidik Zhi Shimo yang tidak menyerah untuk mendapatkan setitik jawaban.
"Keduanya!" jawab Dragon Sky dengan singkat dan mudah dipahami oleh Zhi Shimo.
Zhi Shimo kembali merenungi apa yang terjadi dengan masa lalunya, dia semakin berharap bisa bertemu dengan keluarganya di Alam Tianwu sesegera mungkin. Lalu dia melihat danau berisi esensi darah naga.
"Tadi, aku sempat diburu oleh keturunan mu karena mengambil hartanya... Apakah mereka tidak mengetahuinya jika disini ada kamu?" tanya Zhi Shimo kepada Pohon Naga Tanah.
Pohon Naga Tanah tertawa dan tidak marah Zhi Shimo menjarah harta milik keturunannya, setelah berhenti tertawa dia berbicara, "keturunan bodoh dan pemalas! Seharusnya mereka menyadari darimana asalnya kolam darah naga yang aku berikan, namun hingga saat ini mereka tidak berusaha mencari sumbernya...,"
Ya, sudah lama Pohon Naga Tanah memberikan petunjuk kepada keturunannya agar menemukan dirinya yang berdiam di dasar Gunung Leluhur Naga Tanah. Namun, selama jutaan tahun ini, tidak ada satupun keturunannya mau mencari keberadaannya.
Long De Yuze hanya menikmati hidupnya, mengumpulkan harta dan berkembangbiak, dia melupakan leluhur pertama yang menjadi cikal-bakal adanya Naga Tanah di Alam Tianwu. Padahal, cerita leluhurnya telah tertulis di dinding sebagai pengingat, akan tetapi diabaikan dan diikuti oleh keturunannya hingga kedatangan Zhi Shimo.
"... Apakah Tuan Muda mengambil juga empat peti mati yang melayang?" tanyanya setelah sedikit menceritakan kebodohan keturunannya.
Zhi Shimo mengangguk, lalu dia mengeluarkan empat peti mati yang berisi harta langka, kemudian diletakkan di tanah. Setelah itu, dia berbicara, "bantu aku meningkatkan kekuatan... Apakah esensi darah naga itu bisa aku gunakan?"
"Mudah, Tuan Muda. Serap semua esensi darah naga dan ambil juga apapun yang ada disini. Semuanya bisa meningkatkan kekuatan Tuan Muda dengan cepat!" jawab Pohon Naga Tanah, "tapi, alangkah baiknya jika Tuan Muda menggunakan Zirah Perang Naga milikku...,"
Lalu Pohon Naga Tanah menggerakkan akar-akarnya dan membuka salah satu peti yang berisi satu set zirah perang. Seketika zirah perang itu melayang di depan mereka.
__ADS_1
"Tuan Muda, hamba akan menyatu dengan zirah perang ini, setelah itu Anda bisa bisa berkultivasi di danau. Dengan memakai baju zirah perang ini, maka Tuan Muda akan lebih cepat meningkatkan kekuatan...," kata Pohon Naga Tanah dan menjelaskan tentang kelebihan Earth Dragon Armor.
Dengan Zhi Shimo memakai Earth Dragon Armor, maka kecepatan dalam menyerap esensi darah naga bisa sepuluh kali lipat. Selain itu, Earth Dragon Armor mampu menahan serangan kekuatan tingkat True Gama.
Zhi Shimo terlihat senang diberikan Earth Dragon Armor, walaupun tidak sehebat Zirah Perang Dewa Binatang masih bisa diandalkan dalam keadaan genting. Dan, Earth Dragon Armor merupakan Artefak Bintang Tujuh yang telah dimaksimalkan dan cocok dengan Spears Dragon Sky.
Kemudian, Pohon Naga Tanah membuka peti yang berisi peta Makam Peperangan Kuno dan kotak aneh yang terbuat dari emas. Saat kotak emas itu dibuka oleh Pohon Naga Tanah, terlihat sebuah kalung berlian.
Kedua mata Celestial She berbinar-binar melihat kalung berlian itu. Berlian ini berbentuk oval dengan berat 105,6 karat (21,12 gram) dan tidak berwarna. Lalu dia melihat Zhi Shimo dengan mata berkedip-kedip, tanda menginginkannya. Namun, Zhi Shimo berpura-pura tidak melihat kedua mata Celestial She.
"Tenggelam dalam misteri dan legenda di Alam Tianwu. Berlian ini juga dikenal sebagai Mountain of Light!" jelas Pohon Naga Tanah, lalu dengan nada malu-malu, dia berbicara kepada Zhi Shimo, "Tuan Muda... Hamba memiliki satu permohonan ... Bisakah Anda mengabulkannya?"
"Selama aku mampu dan tidak melewati batas toleransi... Katakan!" jawab Zhi Shimo dengan percaya diri bisa mengabulkannya.
"Tolong, nikahi keturunan ku yang bernama Long De Xiang! Dia berbakat, lemah lembut, penyayang dan pengertian!" pinta Pohon Naga Tanah dengan mengungkapkan kelebihan cicitnya, lalu dia mengeluarkan lukisan Long De Xiang.
Seketika Zhi Shimo terbatuk-batuk melihat lukisan wanita yang hampir membunuhnya. Reaksinya membuat Celestial She menertawakannya. Seandainya tahu jika permintaan Pohon Naga Tanah untuk menikahi Long De Xiang, Zhi Shimo lebih memilih untuk menolak. Sayangnya, permintaan Pohon Naga Tanah tidak melewati batas toleransi serta mampu dikabulkannya.
"Masalahnya, aku telah mengambil peti mati ini ... Dan juga... Aku dan dia telah berseteru!" terang Zhi Shimo dan tersenyum masam setelahnya.
Setelah Celestial She bercerita, Pohon Naga Tanah tertawa terbahak-bahak dan menganggap pertemuan mereka sangat menarik. Dragon Sky yang masih duduk di kepalanya langsung memberikan pukulan.
Seketika Pohon Naga Tanah terdiam sambil akar-akar pohon membelai kepalanya, lalu dia berucap, "tenang untuk masalah sepele ini! Hamba akan muncul saat Tuan Muda bertemu dengan mereka."
Mendapatkan jaminan dari Pohon Naga Tanah, Zhi Shimo sedikit tenang. Kemudian, Pohon Naga Tanah menjelaskan peta Makam Peperangan Kuno, dimana lokasi yang menyimpan banyak barang berharga ditandai dengan warna putih.
Akan tetapi, setiap wilayah yang menyimpan harta langka ada penunggunya, rata-rata mereka hanyalah tubuh kesadaran dan hanya memiliki kekuatannya sebesar 25% dari puncak kekuatan yang sebenarnya.
Lalu Pohon Naga Tanah membuka peti ketiga yang berisi Kitab Putih dan benda berbentuk cakram hitam. Akar Pohon Naga Tanah mengambil cakram hitam tersebut terlebih dahulu.
"Ini sebenarnya adalah Artefak Bintang Lima jenis Kapal Perang. Hamba menciptakannya selama 100 tahun dengan mengumpulkan banyak bahan-bahan langka...," jelas Pohon Naga Tanah, lalu mengalirkan energinya untuk memasuki cakram hitam.
Bhush...
Seketika cakram hitam berubah bentuk menjadi bentuk kapal angkasa, ujung paling depan kapal berbentuk kepala naga, samping kanan dan kirinya terdapat dua pasang turbin sebagai daya dorong. Panjang keseluruhan mencapai 250 meter dan lebar diameter tengahnya 120 meter, memiliki dua kabin.
__ADS_1
"Ini adalah Dragon Spaceship, mampu menampung 500 jiwa dan 100 anak buah kapal. Mampu menahan serangan kekuatan tingkat True Delta. Hanya saja tidak dikhususkan untuk menyerang, hanya digunakan untuk transportasi berkecepatan tinggi dan memiliki dua meriam berkekuatan sedang sebagai pertahanan. Walaupun hanya memiliki dua meriam, kekuatannya mampu menumbangkan setingkat Half Theta!" jelas Pohon Naga Tanah kepada Zhi Shimo.
Zhi Shimo segera naik ke Dragon Spaceship bersama Celestial She, mereka berdua melihat ke dalam kapal...
"Apakah beliau akan datang di Alam Tianwu?" tanya Dragon Sky kepada Pohon Naga Tanah, ketika Zhi Shimo dan Celestial She sedang berada di dalam Dragon Spaceship.
"Aku tidak tahu! Tapi, dengan adanya Tuan Muda Shimo mengikuti Konferensi Tianwu, aku yakin beliau akan hadir!" jawab Pohon Naga Tanah
"Semoga saja beliau hadir! Aku sangat merindukan mereka, dan lagi aku terlalu malu tidak mengungkapkan kebenaran kepada Tuan Muda. Aku harap beliau yang menjelaskan semuanya...!" kata Dragon Sky dengan suara lirih.
Yang dibicarakan oleh kedua naga itu adalah orang tuanya Zhi Shimo. Dragon Sky dan Naga Tanah selalu menahan rasa malu dan juga merasakan gelisah ketika Zhi Shimo bertanya-tanya tentang masa lalunya. Seandainya mereka berdua tidak bersumpah untuk menyimpan rahasia kelam, sudah pasti akan membeberkan semuanya kepada Zhi Shimo dan terbebas dari beban berat yang selama ini selalu menghantui.
"Setidaknya kita telah sedikit menebus kesalahan ini dengan membantu Tuan Muda meningkatkan kekuatannya... Oh iya, bagaimana kamu bisa menjadi perwujudan tombak?" sahut Pohon Naga Tanah dan bertanya untuk mengubah topik pembicaraan.
"Humph! Karena kebodohan ku sendiri yang mudah termakan bujuk rayuan Maharaja Yaksa!" jawab Dragon Sky dengan rasa sesal.
Seketika Pohon Naga Tanah tertawa terbahak-bahak melihat sahabatnya diperdayai oleh Maharaja Yaksa, dia tahu kenapa sahabatnya sampai mudah dikelabui.
"Makanya, ubah sifat angkuh mu dan juga tinggalkan nafsu duniawi. Setingkat kita, hal-hal fana seharusnya tidak lagi terpengaruhi emosi sesaat!" tutur Pohon Naga Tanah.
Dulu, sebelum Naga Tanah ikut berpartisipasi dalam Peperangan Kuno, dia sempat mengajak Dragon Sky untuk melawan pihak yang dianggap jahat, namun Dragon Sky menganggap peperangan kuno tidak layak baginya harus turun tangan. Setelah kepergian Naga Tanah ke Alam Tianwu, saat itu pula Dragon Sky bertemu dengan Maharaja Yaksa dan akhirnya berubah menjadi tombak.
Seandainya Dragon Sky ikut dalam peperangan, mati berperang lebih terhormat daripada hidup tapi diperbudak, seperti Naga Tanah yang bertempur habis-habisan hingga titik darah penghabisan. Akhirnya nama Naga Tanah menjadi legenda. Sedangkan nama Dragon Sky sirna saat menjadi budak, hanya segelintir orang yang masih mengingatnya.
Zhi Shimo yang berada di dalam Dragon Spaceship, mendengar obrolan mereka, hatinya makin berkecamuk dengan banyak pertanyaan yang sulit untuk mendapatkan jawaban, dia hanya berharap keluarganya datang dan akan meluapkan semua pertanyaan.
"Apa mungkin aku yang menjadi penyebab Bencana Petir Semesta? Apakah empat kakak perempuan ku mati juga karena aku? Jangan-jangan Peperangan Kuno juga aku yang menyebabkannya? Tapi, kenapa aku tidak mengingat apapun, bahkan tidak ada kenangan di dalam Alam Bawah Sadar ku?" gumam Zhi Shimo sambil bersandar dan tetap menguping pembicaraan Dragon Sky.
Ketika Zhi Shimo memasukkan ranah Half Theta, dia telah menyelidiki dan mencari sumber kenangan di dalam alam bawah sadarnya, namun dia tidak menemukan apapun, bahkan jejak kenangan pun tidak diketemukan. Jikalau pun ingatannya dihilangkan, bukan berarti orang tuanya bisa menghilangkan alam bawah sadarnya.
"Tidak perlu memikirkan tentang masa lalu, yang lewat tidak mungkin bisa kembali. Di depanmu jalan terbentang luas, ukir kisah hidupmu sesuka hati!" tutur lembut Celestial She sambil memeluk Zhi Shimo, dia akan selalu mendukungnya disaat seperti ini.
Zhi Shimo mengangkat dagu Celestial She, lalu dia berkata, "kamu benar! Seandainya apa yang terjadi benar aku penyebabnya... Kehidupan saat ini aku akan mengubahnya. Terima kasih!"
__ADS_1
Setelah berbicara Zhi Shimo mencium bibir Celestial She sebagai rasa terima kasih yang selalu mendukungnya dalam keadaan lemah.