
Chapter 156. Long Wang, Dragon of the Four Seas.
Sambil menunggu semua orang selesai mengumpulkan harta milik Mist Monster, Zhi Shimo kembali memeriksa pulau melayang, berharap menemukan Mist Monster. Sayangnya, Mist Monster tidak ada lagi.
Zhi Shimo duduk di atas kepala Mist Monster, lalu diikuti oleh Long De Xiang yang duduk di sampingnya. Sedangkan Fucang Long mendekati Long De Yuze dan berbicara. Shuǐ Jīnglíng yang enggan bertemu dengan banyak orang, dia segera masuk ke Dunia Jiwa.
Sambil duduk, Zhi Shimo merenungkan tujuannya di Makam Peperangan Kuno.
Di dalam Makam Peperangan Kuno ini, Zhi Shimo masih harus menemukan jiwa Satria 12 Naga, yaitu Pang Long si River Lake Dragon, lokasinya di Danau Naga Mengaum, tepatnya di sisi Barat Daya.
Du Long si Black Dragon yang ahli dalam racun, lokasinya di Tenggara, tepatnya di Lembah Black Dragon, lembah antara Pegunungan Tianshui dan Gunung Tulang.
Selanjutnya di luar makam, ini yang paling sulit, dimana jiwa Qiu Long tersembunyi di pulau Istana Awan Surgawi. Kekuatan yang berada di Istana Awan Surgawi belum diketahui oleh Zhi Shimo. Oleh sebab itu, dia harus ekstra hati-hati untuk mendapatkan jiwa Qiu Long si Naga Terkuat.
Selain Qiu Long, menemukan jiwa Xukong Long juga tidak mudah, dimana dia bersembunyi di ruang hampa udara atau di celah spasial yang sangat sulit ditemukan.
Jika menemukannya, Zhi Shimo kemungkinan besar akan bentrok dengan Dewa Tianwu dan Ratu Diao Chin, sebab Xukong Long adalah istrinya Dewa Tianwu dan leluhurnya Ratu Diao Chin. Jelas tidak mudah Zhi Shimo bisa mendapatkan jiwa Xukong Long.
Empat jiwa Naga yang lainnya juga tidak mudah didapatkan, Huang Long si Naga Ilmiah diperkirakan berada di Alam Suci. Ying Long berada di Galaksi Rigel, sangat jauh dari Alam Tianwu.
Sedangkan Shikong Zhi Long dan Long Wang masih tidak diketahui keberadaannya oleh Zhi Shimo, bahkan empat Naga tua juga tidak mengetahuinya.
Mendapatkan jiwa Satria 12 Naga sangat penting bagi Zhi Shimo, sebab dia membutuhkan jiwa mereka untuk membangkitkan kekuatan garis darah Naga 12 Elemen, saat ini Zhi Shimo hanya mampu mengeluarkan wujud Naga 12 Elemen tapi belum bisa mengeluarkan kekuatannya.
Zhi Shimo juga memikirkan dua ras cerdas yang akan datang, entah kapan. Yang pasti, Zhi Shimo harus mempersiapkan diri untuk menghadapi mereka, apalagi si Dewa Perang terkurung di Benua Qi, kemungkinan akan memanggil bala bantuan dari Alam Suci.
Zhi Shimo menghela napas panjang saat membayangkan jika dua ras cerdas dan bala bantuan dari Maharaja Yaksa datang, bisa-bisa Peperangan Kuno bisa terjadi lagi, mungkin lebih hebat dari sebelumnya.
Disaat Zhi Shimo sedang melamun memikirkan masa depan dan rencananya, Long De Xiang meliriknya, dia membuka mulut ingin bicara namun diurungkan.
"Selama ini, kamu kemana?" tanya Long De Xiang yang memberanikan diri untuk berbicara kepada Zhi Shimo.
Menghilangnya Zhi Shimo selama ini telah diketahui oleh banyak orang, semua orang berpikir bahwa Zhi Shimo terjebak di suatu tempat. Sebagian orang senang jika dia terjebak hingga Konferensi Tianwu berakhir, dan sebagian merasa kasihan.
Namun, harapan orang yang membenci Zhi Shimo tidak terkabulkan, dia muncul dengan kekuatan baru dan telah melampaui pendahulunya, bahkan jika Konferensi Tianwu usai, kekuatan Zhi Shimo akan melampaui para penguasa galaksi.
__ADS_1
Zhi Shimo melihat wajah Long De Xiang dan mengembangkan senyuman hangat, lalu dia kembali melihat ke arah Barat Daya.
"Berkultivasi tertutup di pusaran air dekat pulau ini, nanti kamu akan tahu!" jawab Zhi Shimo yang tidak ingin mengungkapkan keberadaan Benua Qi.
Long De Xiang melihat wajah Zhi Shimo dengan tatapan kagum, dia tidak menyangka Zhi Shimo berani berkultivasi di pusaran air, lalu dia teringat akan sesuatu.
"Bisakah aku mempelajari teknik mu yang bisa melewati celah di tanah!" harapan Long De Xiang semenjak pertama kali melihat Zhi Shimo kabur melalui celah-celah tanah.
Zhi Shimo memeluk bahu Long De Xiang dan merapatkan pada tubuhnya. Long De Xiang sedikit tersentak ketika pertama kali dipeluk oleh seorang pria, berhubung kini adalah seorang istri, dia tidak menolak pelukan Zhi Shimo
"Setelah aku memberikan kamu Segel Keluarga Besar ku!" jawab Zhi Shimo.
Walaupun tidak tahu apa itu segel keluarga besar, Long De Xiang hanya mengangguk dan menikmati pelukan suaminya. Lalu Zhi Shimo mengajak Long De Xiang menuju sumber asap yang dilihat oleh Shuǐ Jīnglíng.
Feng Bian Baoyu terlihat iri melihat kemesraan Zhi Shimo dengan Long De Xiang. Sebagai seorang ibu, Permaisuri Fen mendekati putrinya, lalu dia berbisik, "jika kamu menyukainya, dekati dia!"
Kakak perempuan Feng Bian Baoyu juga mendekati adiknya, dia bernama Feng Bian Ai dan telah bersuami. Suaminya tidak lain adalah si Jenderal Elang.
Feng Bian Ai menyenggol lengan Feng Bian Baoyu, sambil melirik suaminya yang sedang mengumpulkan harta, dia ikut berbisik, "jika aku masih sendiri, Zhi Shimo tidak akan aku lepaskan!"
Sesampainya di sumber asap yang berada di tempat Mist Monster menyamar, Zhi Shimo melihat lubang sedalam setengah meter, dengan diameter lingkaran satu meter yang dipenuhi oleh arang kayu.
Lalu dia dan istrinya melihat tulang-tulang yang berserakan di sekitar lubang. Di dekat lubang itu, ada sebuah gua yang berjarak lima meter dari lubang, tampak gua tersebut terawat dan dipergunakan untuk tempat tinggal. Gua tersebut sekilas tidak terlihat, sebab di depannya ada batu besar.
Dengan Mata Langit, Zhi Shimo tersenyum melihat di pusat gua tersimpan banyak harta, lebih banyak dari milik Mist Monster.
"Bolehkah aku ikut bergabung?" ijin Feng Bian Baoyu, sebelum Zhi Shimo menuju ke gua.
Zhi Shimo dan istrinya membalikkan badan dan mengangguk bersamaan, tanda Feng Bian Baoyu diijinkan. Zhi Shimo melambaikan tangan kirinya, keluar angin kencang yang membersihkan area disekitar lubang.
Lalu dia mengeluarkan sembilan ekor ayam hutan yang berasal dari Dunia Jiwa. Kedua wanita itu tertawa riang melihat Zhi Shimo repot-repot memelihara ayam.
Zhi Shimo meminta Long De Xiang dan Feng Bian Baoyu untuk memanggang ayam hutan, dia berkata, "aku ingin tahu rasa masakan kalian."
Long De Xiang dan Feng Bian Baoyu segera menerima ayam hutan, mereka dengan senang hati memasakkan makanan untuk Zhi Shimo.
__ADS_1
"Ibu bilang kita bermalam di sini, sekalian merayakan pernikahan mu, besok baru melanjutkan perjalanan," kata Feng Bian Baoyu saat mendengar suara telepati dari Permaisuri Fen.
Zhi Shimo mengangguk sebagai jawaban, lalu di berbicara, "akan ku periksa sekitarnya dulu."
Setelah berpamitan, Zhi Shimo menuju ke arah gua dengan diiringi tatapan mata Long De Xiang dan Feng Bian Baoyu. Setelah Zhi Shimo tidak terlihat, mereka berdua segera mengolah ayam hutan...
Baru saja berada di ujung gua yang sangat besar dan menyimpan banyak harta, Zhi Shimo terkejut melihat seseorang pria tua yang duduk bersila dengan memejamkan mata. Pakaiannya berwarna putih sudah berubah menjadi kecoklatan karena faktor waktu, rambutnya juga telah memutih.
Zhi Shimo memeriksa pria tua itu dengan Mata Langit, dia melihat alas duduk pria tua itu yang terbentuk dari batu berukir. Dibelakang pria tua itu ada dinding bertulis yang terdapat mural yang menceritakan tentang perjalanan masa lalu.
"Sudah mati!" gumam Zhi Shimo yang tidak melihat dan merasakan aura kehidupan pada pria tua itu.
Mengetahui pria tua itu telah mati, Zhi Shimo mendekati dinding mural, dia melihat ukiran Mist Monster yang ternyata adalah binatang peliharaan pria tua tersebut.
"Naga tua, apakah kalian mengenal pria tua ini?" tanya Zhi Shimo sambil melihat mural di dinding gua.
Tiga Naga tua segera keluar dari Dunia Jiwa, lalu diikuti oleh Shuǐ Jīnglíng yang langsung duduk di bahu kiri Zhi Shimo. Di Long si Ocean Dragon, Tian Long dan Seng Long sedikit terkejut melihat pria tua itu.
Tidak berselang lama, masuk seberkas sinar, dia adalah yang datang Fucang Long saat dipanggil oleh Zhi Shimo, padahal dia sedang berbicara serius dengan keturunannya, reaksinya sama seperti ketiga sahabatnya saat melihat pria tua tersebut.
Keterkejutan mereka berubah menjadi tawa. Zhi Shimo membalikkan badan dan melihat empat Naga tua yang mengacak-acak rambut pria tua tersebut, padahal pria tua itu sudah mati dan begitu teganya mereka.
"Siapa dia?" tanya Zhi Shimo sekali lagi dan juga penasaran.
"Tuan Muda, dia adalah Long Wang si Naga Empat Lautan. Kita tidak menyangka dia mati disini!" jawab Fucang Long setelah berhenti tertawa.
"Hah!" Zhi Shimo jelas terkejut sesaat, lalu dia pun ikut tertawa.
Long Wang yang tidak diketahui keberadaannya dan tiba-tiba ada di sini, merupakan hal yang tidak pernah dipikirkan oleh siapapun, bahkan empat Naga tua yang telah lama di Alam Tianwu juga tidak mengetahuinya.
Long Wang (Dragon of the Four Seas), Raja Naga yang berkuasa atas empat lautan. Konon, Long Wang selalu tinggal di Istana Kristal, dijaga oleh tentara, jenderal udang serta kepiting, satu-satunya naga yang suka menimbun harta. Emas selalu dijadikan sebagai perisai tubuhnya, paling bahaya adalah matanya yang mampu membuat lawan menjadi patung emas, asal kekuatan lawan tidak melebihinya.
Oleh sebab itu, empat Naga tua dan Zhi Shimo tidak memiliki pikiran jika Long Wang ada di Alam Tianwu.
"Bangun, Mata Emas!" teriak Di Long kepada Long Wang yang dijuluki sebagai Mata Emas, sebab matanya mampu merubah apapun menjadi logam emas.
__ADS_1
Sayangnya, jiwa Long Wang tidak keluar dan membuat empat Naga tua saling bertukar pandangan...