Alam Tianwu

Alam Tianwu
Chapter 26. Berpura-pura!


__ADS_3

Chapter 26. Berpura-pura!


Kun Liong dan Wu Chyou yang akan masuk ke dalam kamar segera dihentikan oleh Yuna Aurora dengan mengeluarkan dinding energi. Mereka berdua ingin menyeret Zhi Shimo yang dianggap telah merebut kekasihnya.


"Keluar kalian tidak sopan menguntit kita!" hardik Yuna Aurora.


Kun Liong makin cemburu dengan sikap Yuna Aurora yang terlihat jelas menyukai Zhi Shimo. Demikian juga dengan Wu Chyou yang menatap tajam kearah Yusan.


"Aku sudah lama menyukaimu, tapi kamu selalu menghindar dan banyak alasan! Apa aku kurang dalam segala hal, hah?" geram Wu Chyou yang meluapkan perasaannya, dia juga menyukai Jia Li dan Yusan.


"Bahkan aku bersedia meninggalkan tim ku hanya untuk dekat denganmu, tapi ini balasannya!" imbuh Kun Liong dengan mengepalkan kedua tangannya.


Yuna Aurora tersenyum sinis. "Kamu jauh darinya, dia adalah Dewa Binatang dan kamu bukan apa-apa jika dibandingkan dengannya!" beber Yuna Aurora yang membanggakan kekasihnya.


Kun Liong makin marah diremehkan oleh Yuna Aurora, apalagi dia paling benci jika dibanding-bandingkan dengan pria lain. Wu Chyou juga sama, dia tidak terima dengan ucapan Yuna Aurora.


"Sudah aku katakan, berurusan dengan wanita harus kasar! Taklukkan, nikmat tubuhnya dan buang setelahnya!" geram Wu Chyou dan langsung menyerang Yuna Aurora.


Bang... Bang...


Yuna Aurora tidak tinggal diam, dia melesatkan tendangan dan pukulan. Kun Liong kebingungan, apakah harus melindungi Yuna Aurora atau mengikuti ucapan Wu Chyou yang harus menaklukkan wanita dengan cara kasar. Akhirnya, setelah mempertimbangkan ucapan Wu Chyou, Kun Liong ikut menyerang Yuna Aurora.


Yusan menghela nafas berat dan ikut membantu Yuna Aurora yang dikeroyok oleh dua pria. Sedangkan She Xia ikut membantu Yuna Aurora dan lebih ganas saat menyerang Wu Chyou dan Kun Liong.


She Jinjing segera naik dan melihat pertarungan itu, dia jelas membantu Yusan untuk menghadapi dua pria yang selama ini selalu menjengkelkannya.


Walaupun Wu Chyou dan Kun Liong dikeroyok oleh empat wanita, mereka masih mampu mengimbangi, sebab basis kultivasinya diatasi Yuna Aurora. Secara berlahan keempat wanita itu mulai tersudut dengan Wu Chyou dan Kun Liong mengeluarkan skill andalan.


Zhi Shimo tersenyum saat Yuna Aurora selama ini berpura-pura tidak mengenalinya, itu terlihat dari tindakannya yang selalu melindungi, apalagi Yuna Aurora telah mengungkapkan siapa dirinya.


Kemudian, Zhi Shimo bergegas memakai pakaiannya dan keluar dari kamar, dia ingin membereskan kedua pria itu sebelum melukai Yuna Aurora dan yang lainnya.


"Aku diperintahkan oleh Dewa Angin untuk memanggil Zhi Shimo! Jika kalian menghambat kami ... Kalian yang akan mendapatkan akibatnya!" beber Yuna Aurora sambil menghindari serangan Kun Liong.


Kun Liong langsung mundur saat Yuna Aurora mengungkapkan tujuannya, demikian juga dengan Wu Chyou yang ikut mundur dengan melihat pakaiannya yang sobek terkena cakaran Yusan.


Kun Liong dan Wu Chyou tahu keadaan saat ini sangat genting dan juga membahayakan jika semua siluman yang terpenjara sampai keluar, siapapun tahu jika siluman yang disegel sangatlah kuat.


Zhi Shimo yang telah keluar dari kamar menjadi perhatian Wu Chyou dan Kun Liong, mereka baru sadar jika ada pria yang lebih tampan darinya. Namun mereka mencibir saat melihat Zhi Shimo yang tampak lemah dan tidak berkultivasi.


"Jadi dia orangnya! Benar-benar lemah dan hanya bermodalkan ketampanan!" sindir Wu Chyou dan meludah setelahnya.


"Di luar Alam Tianwu, mungkin dia kuat, tapi disini ... Benar-benar sampah!" sambung Kun Liong dengan menghina Zhi Shimo.


Swosh...


Yuna Aurora langsung menyerang Kun Liong, dia ingin menampar mulutnya yang telah menghina Zhi Shimo. Kun Liong menyeringai saat melihat Yuna Aurora menyerang, dia mengeluarkan pisau beracun yang diselipkan di pinggang belakangnya.


Disaat Yuna Aurora sangat dekat, Kun Liong menebaskan pisau beracun. Sontak Yuna Aurora mengelakkan dari serangan pisau beracun, namun lengannya tetap terkena sabetan pisau itu, hingga terlihat tergores dan mengeluarkan darah segar.

__ADS_1


Zhi Shimo yang melihat jelas marah, dia muncul di depan Kun Liong dengan tangan kanan melesat dengan sangat cepat. Kun Liong jelas kaget dengan kecepatan Zhi Shimo, dia segera menghindari pukulan.


Bang...


Sayangnya, pukulan Zhi Shimo hanyalah pengalihan, dengan gerakan memutar, Zhi Shimo melepaskan tendangan keras yang mengenai kepala Kun Liong.


"Sialan!" umpatan Wu Chyou yang akan menyerang, dia tidak terima melihat Kun Liong terlempar keluar lantai dasar setelah terkena tendangan memutar.


Namun, Wu Chyou terhenti ketika melihat Kunang-kunang mengelilinginya, dia teringat akan obrolan banyak orang tentang Xu Huang yang mampu mengeluarkan banyak Kunang-kunang yang berbahaya. Tapi, herannya, kena orang yang tampak lemah mampu mengeluarkan juga Kunang-kunang.


"Tidak peduli siapa kalian... Daftar kematian kalian sudah tercatat!" geram Zhi Shimo, "Firefly Blast Energi!" lanjutnya sambil menjentikkan jari.


Bang... Bang...


Sayangnya, Wu Chyou terlambat menghindari saat energi Kunang-kunang yang menyerangnya dari segala penjuru. Demikian juga dengan Yuna Aurora dan Yusan, mereka terlambat mencegah Zhi Shimo agar tidak membunuh Wu Chyou.


"Arghh!" teriakkan Wu Chyou saat tubuhnya dihujani ledakan Kunang-kunang, namun serangan itu tidak membuatnya tewas, akan tetapi sekujur tubuhnya tetap terluka.


"Shimo, berhenti!"


Jleb...


Yuna Aurora terlambat menghentikan Zhi Shimo saat menusuk leher Wu Chyou dengan Tombak Naga Langit. Zhi Shimo meletakkan telapak tangan kanan di perut Wu Chyou untuk mengekstrak dantian-nya.


Wu Chyou melotot dengan raut wajah tak percaya melihat orang lemah mampu membunuhnya, dia ingin berteriak keras tapi luka dileher tidak memungkinkan untuk bersuara, dan dia secara perlahan memejamkan mata untuk selamanya.


"Shimo, ini akan menjadi masalah...!" jelas Yuna Aurora dan berhenti berbicara saat melihat Zhi Shimo yang tiba-tiba berteleportasi.


"Gawat! Dia mengejar Kun Liong!" kata Yusan yang khawatir jika Zhi Shimo membunuh Kun Liong, dia tahu jika Zhi Shimo memiliki kemampuan melawan musuh yang lebih kuat.


"Ayo, kita cegah dia...."


Yuna Aurora langsung melompat dari lantai enam, lalu diikuti oleh Yusan, She Xia dan She Jinjing.


Yuna Aurora tidak ingin Zhi Shimo mendapatkan masalah besar dengan membunuh Kun Liong, membunuh Wu Chyou saja sudah mendapatkan masalah besar. Sebab, dibelakang Kun Liong dan Wu Chyou ada seseorang yang kuat dan berada di Istana Awan Surgawi.


Kun Liong berlari sangat cepat untuk melaporkan Zhi Shimo kepada Dewa Angin, namun dia kaget saat Zhi Shimo muncul di depannya dengan membawa Tombak Naga Langit.


"Kamu telah membunuh Wu Chyou dan pastinya, pihak Istana Awan Surgawi tidak akan melepaskan mu!" ancam Kun Liong agar Zhi Shimo tidak membunuhnya.


"Istana Awan Surgawi? Apakah mereka adalah Kitab Suci? Jika iya, Konferensi Tianwu hanyalah omong kosong belaka! Dan nama mereka perlu diganti ... !" cemoohan Zhi Shimo dengan ancaman Kun Liong, dia paling benci melihat seseorang yang selalu mengandalkan dukungan dibelakangnya.


Kun Liong tertawa untuk mengalihkan keterkejutannya ketika peserta baru tidak kehilangan ingatan, lalu dia berkata, "bukan Kitab Suci, melainkan penguasa yang sebenarnya Alam Tianwu. Pamanku salah satunya yang duduk di sana!"


Zhi Shimo mengunci alisnya saat memikirkan siapa pihak Istana Awan Surgawi, namun dia tidak peduli siapa mereka dengan menjentikkan jarinya. Kemudian muncul banyak energi Kunang-kunang mengelilingi Kun Liong.


Kun Liong kaget dan mengeluarkan senjata pedang, lalu dia menyerang Zhi Shimo sebelum diserang terlebih dahulu. Tapi Zhi Shimo terlebih dahulu berteleportasi sejauh seratus meter, lalu memerintahkan energi Kunang-kunang untuk menyerang Kun Liong.


Kun Liong jelas kaget targetnya memiliki kemampuan berpindah tempat dalam sekejap, dia ingin menyerang tapi berhenti ketika banyak Kunang-kunang menyerangnya.

__ADS_1


Bang... Bang...


Ledakan energi kunang-kunang dan membuat Kun Liong terpental dengan berteriak kesakitan, dia merasakan kepalanya pusing. Zhi Shimo kembali berteleportasi dan muncul di depan Kun Liong dengan menghunuskan tombaknya.


Sayangnya, Kun Liong masih sempat menghindari serangan tombak dengan berguling ke kiri dan kanan. Lalu dia menghentakkan kaki kiri untuk menjauhi serangan Zhi Shimo.


"Firefly Prison!" gumam Zhi Shimo, lalu bermunculan energi Kunang-kunang yang membentuk kotak untuk memenjarakan Kun Liong.


Bang... Bang...


Kun Liong menyerang dinding penjara yang terbuat dari energi kunang-kunang, namun dinding itu tidak hancur dan malahan semakin mengecil. Dengan panik Kun Liong terus-menerus menyerang dinding penjara.


Boom...


Dinding penjara energi kunang-kunang meledak ketika telah membatasi ruang gerak Kun Liong. Seketika tubuh Kun Liong meledak juga dan hanya menyisakan pakaiannya saja.


"Sayangnya...!" sesal Zhi Shimo yang tidak mendapatkan Kristal Energi miliki Kun Liong.


Swosh... Swosh...


Yuna Aurora, Yusan, She Xia dan She Jinjing datang dan melihat banyak daging berserakan. Yuna Aurora menghela nafas berat saat tahu Kun Liong telah mati, dan jelas Zhi Shimo akan menjadi perburuan Istana Awan Surgawi.


Zhi Shimo melihat Yuna Aurora dan ketiga wanita, lalu dia menyimpan senjatanya dan berjalan menuju ke penginapan Seribu Malam.


"Jangan kembali, Dewa Angin meminta bantuan mu untuk menyegel ruang penjara siluman!" cegah Yuna Aurora dengan wajah pucat.


Zhi Shimo baru teringat pisau beracun milik Wu Chyou mengenai lengan Yuna Aurora, dia segera mengeluarkan Pil Detoksifikasi Racun.


"Kamu terkena racun... Konsumsi ini...!" jelas Zhi Shimo dengan memberikan Pil Detoksifikasi Racun kepada Yun Aurora.


Yuna Aurora terkejut, terkejut bukan karena terkena racun, melainkan Zhi Shimo yang memiliki Pil Detoksifikasi Racun, pil yang tidak mungkin dibuat oleh Zhi Shimo dengan kekuatannya yang sekarang. Yuna Aurora menduga jika Zhi Shimo masih bisa menggunakan cincin dimensi.


Yuna Aurora melirik kedua tangan Zhi Shimo, tapi tidak melihat ada cincin dimensi. Karena tidak menemukan cincin dimensi, Yuna Aurora menerima Pil Detoksifikasi Racun dan memasukkan kedalam mulutnya.


Pil Detoksifikasi Racun seketika mencair dan menetralisir racun yang telah menyebar dengan cepat. Dengan cepat kondisi Yuna Aurora kembali pulih dengan wajahnya yang menjadi seperti sediakala.


"Ayo, kita segera membantu Dewa Angin!" ajak Yuna Aurora dengan memegang pergelangan tangan Zhi Shimo agar tidak kabur.


Zhi Shimo tersenyum senang melihat Yuna Aurora telah kembali seperti dulu, lalu dia berbisik, "berpura-pura melupakan itu berat!"


Yuna Aurora seketika tertawa dan mencubit pinggang Zhi Shimo. Yusan, She Xia dan She Jinjing melongo melihat Yuna Aurora dan Zhi Shimo bisa dengan cepat akrab.


Yusan segera menyusul Yuna Aurora dengan mengajak She Xia dan She Jinjing untuk membantu Dewa Angin.


Setelah mereka meninggalkan tempat dimana Kun Liong menjadi potongan daging, keluar seseorang pemburu siluman yang mengawasi Zhi Shimo semenjak membunuh Wu Jin.


Orang itu segera mengeluarkan Siput Penghantar Suara dan melaporkan kematian Kun Liong kepada pihak Istana Awan Surgawi. Setelah memberikan laporan dan mendapatkan balasan, dia melihat sekitarnya yang sepi, karena saat ini sudah malam, dan rata-rata semua orang berada di Paviliun Penakluk Siluman.


Kemudian pemburu siluman itu membersihkan tempat kematian Kun Liong. Setelah selesai, dia segera menghilang dan berbaur dengan gelapnya malam.

__ADS_1


__ADS_2