
Chapter 73. King Kong Nightmare.
Dilihat dari dekat, Bukit Tengkorak seperti tempat pemakaman binatang raksasa atau dulunya adalah lokasi pertempuran antar binatang, sebagian tulang telah tertutupi tanah dan banyak yang telah menjadi fosil, bisa ditebak usia tulang telah mencapai ratusan jutaan tahun.
Pencahayaan di Bukit Tengkorak sebagian keluar dari Batu Cahaya dan memantul ke tulang, menjadikan cahaya warna-warni saling terhubung dengan tulang yang lainnya. Bukit Tengkorak yang seharusnya mengerikan menjadi indah karena cahaya yang seperti pelangi.
Selain tulang dan kerangka binatang, di kejauhan terlihat ada banyak bebatuan menjulang tinggi yang tampak dibelah secara simetris, akhirnya menjadi seperti nisan bertulis atau tugu peringatan. Zhi Shimo dan timnya belum mengetahuinya, sebab jarak pandangnya terbatas, Zhi Shimo juga tidak menggunakan Mata Langit.
Qin Diao Chin yang ditanya tentang sejarahnya Bukit Tengkorak jelas tidak tahu. Akhirnya Zhi Shimo memutuskan untuk turun dari Dragon Spaceship dan diikuti semua timnya.
Setelah Dragon Spaceship tidak digunakan, tiba-tiba ukuran mengecil dan berubah menjadi sinar melesat masuk kembali ke dalam cincin dimensi yang berbentuk naga.
Semua orang melihat jari tangan kiri Zhi Shimo dan berdecak kagum dengan ukiran pada cincin dimensi naga. Lalu mereka melihat sabuk hitam yang terlihat seperti tubuh naga melilit pinggang Zhi Shimo dan kepala sebagai jembatan penghubung.
"Jadi... Zirah perang dan juga kapal angkasa adalah satu set dan pasti kamu dapatkan dalam satu lokasi, kan?" tanya Qin Diao Chin sambil meraba kepala sabuk yang berbentuk kepala naga yang melahap ekornya sendiri.
Zhi Shimo yang ditanya hanya mengangguk, karena dia fokus melihat tulang binatang setingkat gedung lantai sepuluh dan sebagian telah tertimbun tanah.
Karena kerangka binatang tidak utuh, Zhi Shimo mempelajari struktur tulang untuk mengetahui jenis binatang apa, dia menyentil tulang dan merasakan kukunya sedikit sakit.
"Tulang ini sekeras baja dan cocok jika digunakan sebagai senjata... Apakah kalian tahu jenis binatang apa ini?" tanya Zhi Shimo sambil mengeluarkan pisau untuk melubangi tulang dan berharap masih ada sumsumnya yang bermanfaat bagi kekebalan tubuh.
Zhi Shimo yang tidak mendapatkan jawaban dari timnya, dia menoleh ke belakang, melongo melihat sahabat serta wanitanya seperti penjarah tulang, termasuk dua ratunya.
Zhi Shimo geleng-geleng kepala sambil tersenyum, dia pikir mereka akan ketakutan dengan banyaknya tulang berserakan dan aura kematian yang mencekam. Ternyata..
"Mereka juga doyan tulang." Gumam Zhi Shimo sambil mencari potong tulang kecil. Setelah menemukannya, dia mengambil tulang tersebut dan memukulkan ke tulang yang akan dilubangi.
Zhi Shimo ingin menggoda Xu Fat yang sedang berusaha untuk memotong tulang untuk dijadikan senjata, dia membayangkan tubuh gendut Xu Huang berlari mengejar tulang yang dia lemparkan. Masih membayangkan saja Zhi Shimo sudah senyum-senyum sendiri.
Tuk... Tuk... (Suara ketukan)
Zhi Shimo terkejut saat memukul tulang terdengar suara dengungan yang saling bersaut-sautan. Semua orang segera membalikkan badan untuk melihat ke arah Zhi Shimo.
Grekk...
Kemudian tanah sedikit bergetar dan disusul tulang dan kerangka binatang juga ikut bergetar, seperti saling beresonansi. Semua orang yang terpencar segera berkumpul dan menjadi waspada dengan apa yang akan terjadi. Namun kejadian itu hanya sesaat dan kembali seperti semula.
"Apa yang tadi kamu lakukan?" tanya Qin Diao Chin dan semua orang menatapnya dengan keingintahuan kejadian sesaat lalu.
"Aku tidak tahu! Aku hanya mengetuk seperti ini ...." jawab Zhi Shimo dan mengulangi apa yang dia lakukan tadi.
Kembali suara dengungan terdengar, lalu disusul getaran tanah dan tulang. Zhi Shimo mengulangi lagi dengan lebih banyak ketukan pada tulang dan menjadi alunan melodi suara pukulan musik.
Xu Huang tertawa dan mencari tulang kecil untuk dijadikan alat pukulan, akhirnya dia menemukan dan mengikuti irama ketukan yang Zhi Shimo buat. Pang Hong dan Pang Heng juga tidak ketinggalan ingin mengikuti Zhi Shimo yang terlihat seperti sedang memainkan nada musik.
__ADS_1
Qin Diao Chin, Yuna Aurora, Qin Lianshi tertawa kecil dan semua wanita hanya menikmati keindahan suara ketukan tulang yang beresonansi menjadi nada musik.
Qin Diao Chin sangat senang dan tanpa sadar tubuhnya juga bergoyang, ternyata berpetualang bersama Zhi Shimo begitu menyenangkan. Awalnya suasananya tegang tetapi berubah menjadi sesantai ini, padahal ini adalah tempat Monster Lima Elemen dipenjara. Dulu dalam memimpin Ordo Kegelapan, dia selalu serius dan setiap hari hidupnya penuh dengan kegelisahan. Tapi semuanya berubah semenjak bertemu Zhi Shimo di Kota Menara Lima Elemen.
Tanah bergerak seperti gempa kecil dan tulang bergetar mengikuti ketukan mereka. Zhi Shimo dan semua orang belum menyadari jika perbuatan mereka mengundang banyak binatang mistik purba berukuran besar.
"Roarrr... Grorr...!"
Raungan binatang yang saling bersautan dan sontak mengejutkan semua orang. Kesenangan sesaat pun berhenti dan kembali mengeluarkan senjata andalannya masing-masing.
Langkah kaki binatang mistik purba menggetarkan tanah dan berdatangan dari berbagai penjuru. Tim Seribu Malam segera merapatkan tubuhnya satu dengan yang lainnya dan membentuk lingkaran, samar-samar mereka melihat bayangan besar bergerak menuju ke arahnya.
"Ayo, ikuti aku!" teriak Zhi Shimo saat melihat cangkang kura-kura raksasa yang cocok untuk bersembunyi.
Semua orang berlari cepat mengikuti Zhi Shimo. Zhi Shimo melihat lubang cangkang kura-kura dan tubuhnya langsung merosot untuk masuk ke dalamnya. Lalu diikuti oleh semua orang dan tersisa Xu Huang yang masih berusaha lari sekencang-kencangnya.
"Xu Fat, kamu lari apa menari!" teriak Zhi Shimo agar Xu Huang segera bersembunyi, dia melihat perut buncitnya memantul - mantul.
"Awas... Jurus Gajah Merangkak!" ucap Xu Huang sambil melompat dengan gaya seperti berenang.
Zhi Shimo segera ancang-ancang untuk menendang Xu Huang disaat nanti telah masuk.
Swosh... Bruk...
"Aduh!!" teriakan Xu Huang yang pantatnya ditendang oleh Zhi Shimo hingga membentuk dinding cangkang kura-kura.
"Tahan nafas kalian!" perintah Zhi Shimo setelah semua orang masuk ke dalam cangkang kura-kura, sambil telungkup dia mengintip ke luar cangkang.
Yuna Aurora dan Qin Diao Chin juga telungkup di samping Zhi Shimo untuk mengintip di luar cangkang kura-kura. Semua orang juga ikut telungkup dan melihat ke luar.
"Grorrr!!" Raungan binatang mistik purba berukuran besar ketika sampai di lokasi sumber suara, dia mengendus aroma tubuh manusia dan mengikuti instingnya.
Ternyata binatang mistik purba itu adalah kerangka hidup King Kong Nightmare, memiliki dua pasangan tangan, tidak ada daging pada tubuhnya hanya tulang yang tertutupi bulu berwarna putih, tingginya mencapai 50 meter.
"Oh ohh...!" seruan semua orang yang persembunyiannya diketahui oleh King Kong Nightmare.
King Kong Nightmare mendekati cangkang kura-kura, lalu dia mengangkat kaki kiri dan menekan cangkang, dia berniat menghancurkan cangkang kura-kura. Kemudian King Kong Nightmare mengeluarkan kekuatannya yang berada di tingkat Ancient God level 8.
Cangkang kura-kura berderit ketika tertekan kaki kiri King Kong Nightmare yang penuh dengan kekuatan, namun kekerasan cangkang kura-kura tidak sedikitpun mengalami keretakan, hanya bergerak tak beraturan.
"Roooaaarr!!"
Muncul King Kong Nightmare yang lainnya dan menepuk dadanya berkali-kali saat tidak menemukan si pembuat keramaian. Dan bermunculan banyak jenis yang sama mengelilingi cangkang kura-kura.
__ADS_1
Semua orang yang bersembunyi di dalam cangkang kura-kura tetap diam sambil menahan nafas. Kecuali Zhi Shimo yang kedua matanya berbinar-binar melihat banyaknya kekuatan Ancient God.
"Berikan Bola Segel Siluman yang kalian punya, aku mau memburu mereka!" pinta Zhi Shimo
"Jangan, mereka sangat banyak!" cegah Yuna Aurora yang tidak ingin Zhi Shimo membahayakan dirinya hanya untuk berburu, dia memegang tangannya.
"Iya, nanti saja setelah kita mengalahkan Monster Lima Elemen!" timpal Qin Diao Chin yang juga memegang tangan kanannya.
"Jangan khawatir! Aku ada cara untuk memburu mereka!" jawab Zhi Shimo dengan meyakinkan dan melepaskan genggaman tangan Yuna Aurora lalu Qin Diao Chin.
Tiba-tiba Zhi Shimo berteleportasi dan muncul di atas King Kong Nightmare tanpa diketahui, lalu dia mengeluarkan Pagoda Penjara.
Yuna Aurora dan Qin Diao Chin ingin memanggil Zhi Shimo, namun tertahan karena kaki King Kong Nightmare menghentak di depan lubang kepala cangkang kura-kura. Semua orang mencari keberadaan Zhi Shimo, namun tidak diketemukan.
Dhumm...
Suara dentuman keras ketika Pagoda Penjara menghantam tanah di tengah-tengah banyaknya King Kong Nightmare. Ukurannya setinggi 40 meter, lebih kecil dibandingkan dengan King Kong Nightmare.
King Kong Nightmare segera meraih Pagoda Penjara dan kaget saat tidak mampu diangkat maupun digeser, seakan-akan tertanam dalam ke tanah.
Semua orang yang melihat tercengang dengan munculnya Pagoda Penjara yang memiliki tujuh langit dan ada empat pintu gerbang di dasar lantai. Semua orang menduga jika itu adalah milik Zhi Shimo.
Zhi Shimo segera mengeluarkan 10 Tubuh Bayangan dan menyebar untuk melumpuhkan King Kong Nightmare. Lalu dia juga mengeluarkan energi Kunang-kunang sebagai pengalihan perhatian target.
13.000 Energi Kunang-kunang mengelilingi banyaknya King Kong Nightmare, mereka langsung meraung-raung dengan memukul dadanya sendiri karena kegirangan.
Semua King Kong Nightmare segera berlomba-lomba mendapatkan energi Kunang-kunang. Sedangkan Zhi Shimo yang asli masuk ke dalam Pagoda Penjara untuk mengendalikannya, 10 Tubuh Bayangan bersiap-siap menyerang ketika King Kong Nightmare terkena energi Kunang-kunang.
King Kong Nightmare memakan energi Kunang-kunang dan bisa terlihat karena tubuhnya adalah kerangka. Saat energi Kunang-kunang diperutnya, seketika energi itu meledak.
Boom... Boom...
Rentetan ledakan menggema di Bukit Tengkorak dan membuat King Kong ambruk tapi tidak hancur, karena kekuatannya setara dengan Zhi Shimo, hanya selisih tiga level.
Kesempatan ini digunakan oleh 10 Tubuh Bayangan dengan menyerang kepalanya.
Bang... Bang...
Benturan pukulan terdengar, dan Zhi Shimo asli mengendalikan Pagoda Penjara untuk menyedot tubuh King Kong Nightmare. King Kong Nightmare yang telah terpukul hanya bisa sesaat meronta-ronta, tubuhnya menyusut saat memasuki Pagoda Penjara.
Aksi Zhi Shimo terus membuat Tim Seribu Malam berdecak kagum, mereka ingin membantu tapi tertekan basis kultivasi milik King Kong Nightmare yang menjadi sangat kuat karena marah.
Waktu terus berjalan hingga King Kong Nightmare semua King Kong Nightmare yang berada di sekitarnya satu per satu terpenjara di dalam Pagoda Penjara.
Sambil mengendalikan Pagoda Penjara, Zhi Shimo bertanya kepada Naga Tanah, "Paman, apakah Peperangan Kuno terjadi dalam satu waktu atau secara berkelanjutan? Apakah tahu sejarahnya Bukit Tengkorak?"
__ADS_1
Ya, Zhi Shimo sejak tadi ingin bertanya kepada Naga Tanah tentang sejarah Bukit Tengkorak, tapi dia disibukkan dengan lingkungan yang baru...