
Chapter 25. Keengganan Dragon Sky!
Zhi Shimo memejamkan mata untuk beberapa saat, lalu dia membuka mata dan melihat Dragon Sky, kemudian dia mengisi cangkir untuk Dragon Sky.
"Aku merasakan familiar... Apakah kita pernah bertemu? Tadi, Paman bilang akan menceritakan hubungan kita?" tanya Zhi Shimo dan memberikan cangkir untuk Dragon Range Sky.
Dragon Sky menerima cangkir berisi arak dan meminumnya, tampak jelas dia puas telah merasakan arak lagi.
"Saat orang tua Tuan Muda menciptakan cangkang telur, kita ada disana dan juga memberikan esensi darah kepada Anda," ungkap Dragon Sky.
Seketika Zhi Shimo terkejut mengetahui Dragon Sky adalah bagian dari hidupnya. Pantas saja dia selalu merasa dekat dengan Dragon Sky, ternyata ini terkait garis darahnya.
Celestial She juga tercengang dan melihat wajah Zhi Shimo.
"Waktu itu ada berapa Naga? Dan siapa saja yang hadir di gua?" tanya Zhi Shimo.
"Ada kedua orang tua Tuan Muda, aku, Naga Cahaya, Naga Kekosongan, Naga Angin, Naga Air, Naga Kegelapan, Naga Es, Naga Petir, Naga Ruang dan Waktu, Naga Logam...," jawab Dragon Sky dengan menyebutkan satu per satu semua naga yang berkontribusi dalam membangkitkan Zhi Shimo setelah dikorbankan untuk menghentikan bencana Petir Semesta.
Celestial She melongo melihat kekasihnya memiliki dua belas darah naga yang unik dan sangat ditakuti oleh banyak orang. "pantas saja dengan gabungan dua belas Naga mampu menekan garis darahku, itu belum garis darah Manusia Super dan Yin Yang ... Humph! Aku sangat beruntung bertemu dengannya!" batinnya yang menahan rasa bangga dan kagum kepada kekasihnya.
"Apakah benar jika bencana Petir Semesta karena kelahiran Naga 12 Elemen?" tanya Zhi Shimo yang ingin menyambungkan benang merah tentang masa lalunya dan juga cerita dari dua keluarga yang berbeda.
Dragon Sky menghela nafas, dia enggan menceritakan kebenaran yang sengaja disembunyikan oleh Keluarga Besar Tian dan Zhi. Zhi Shimo melihat keengganan Dragon Sky tetap menunggu jawaban.
"Desas-desus beredar yang aku dengar, bencana Petir Semesta terkait Naga 12 Elemen. Tapi anehnya, setelah Naga 12 Elemen dipisahkan oleh kakek Excel, tetap saja Petir Semesta terus-menerus menyambar hingga seratus ribu tahun. Aku juga dengar, jika Petir Semesta akan kembali, tapi tidak tahu apa penyebabnya bencana itu akan kembali!" sahut Celestial She dan mengejutkan Zhi Shimo.
Celestial She tidak tahu yang menyelamatkan alam semesta bukan kakek Excel, melainkan kakek Tian Ba. Petir Semesta adalah petir terkuat di alam semesta dan mampu menghancurkan galaksi seperti daun kering, dan mengharuskan kakek Tian Ba ikut campur untuk menghentikan bencana.
Celestial She yang tidak sadar dengan perkataannya sendiri, dia juga terkejut, saat menebak jika kekasihnya lah yang akan menjadi penyebab kembalinya Petir Semesta, sebab Zhi Shimo memiliki garis darah Naga 12 Elemen. Namun, Celestial She menepis pikirannya yang berkecamuk dan tidak mungkin kekasihnya yang menjadi penyebab.
Demikian juga dengan Zhi Shimo yang sepemikiran dengan Celestial She, tidak mungkin dirinyalah yang menjadi penyebab kehancuran alam semesta, "jelas tidak mungkin!" pikirnya.
"Tidak masalah jika Paman tidak mau berbicara! Oh iya, bagaimana ceritanya Paman bisa bersama Yaksa dan menjadi Tombak Naga Langit?" tanya Zhi Shimo yang ingin merubah topik pembicaraan, dia tidak mengejar Dragon Sky untuk mengungkapkan rahasia masa lalu, sebab dia akan bertanya kepada keluarganya jika bertemu.
Dragon Sky tersenyum malu-malu dan melirik Celestial She yang tertawa.
"Seperti yang aku katakan tadi, kuat tapi tidak memiliki kecerdasan adalah kebodohan!" sahut Celestial She dan kembali tertawa.
Dragon Sky jelas tidak terima dihina oleh Celestial She, tapi dia tidak membalas karena ucapan itu memang benar, lalu dia menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal.
"Anggap saja masa lalu telah berlalu. Wei Yan memiliki Tombak Naga Langit ... Aku menebak jika Yaksa ingin aku mati, apakah benar, Paman?" selidik Zhi Shimo dengan bertanya kepada Dragon Sky.
Celestial She melotot kepada Dragon Sky, dia tidak terima jika kekasihnya disakiti siapapun, walaupun lawannya adalah Yaksa. Dia langsung bertanya dengan nada tinggi, "kenapa kamu sendiri yang menyakiti Tuan Muda mu sendiri, Hah?"
Dragon Sky ketakutan dengan mendorong kursinya agar menjauh dari Celestial She yang mengeluarkan aura kekuatannya. Zhi Shimo memeluk Celestial She agar amarahnya mereda, lalu mencium pipi kanannya.
__ADS_1
"Tenang! Paman tidak berniat membunuhku, dia hanya alat bagi mereka!" kata Zhi Shimo dengan nada lembut, lalu memijat punggung Celestial She agar bisa santai dan tenang.
"Huff! Awas kamu jika macam-macam dengan suamiku, bahkan Alam Suci akan aku buat berantakan!" ancam Celestial She yang amarahnya sedikit mereda dengan perlakuan Zhi Shimo yang lembut.
Dragon Sky membuang nafas dan kembali duduk tenang, walaupun dirinya kesal dibuat tak berdaya karena kekuatannya baru pulih seperempatnya saja.
"Paman, lebih baik tinggal di cincin dimensi ku. Aku akan meningkatkan kekuatan secepatnya!" pinta Zhi Shimo karena sudah tidak ada yang perlu dia tanyakan untuk saat ini.
Dragon Sky tersenyum lega saat tidak lagi mengahadapi Celestial She yang mudah emosi, dia kembali berubah menjadi Naga dan masuk ke dalam tombaknya.
Kemudian Zhi Shimo memasukkan Tombak Naga Langit ke dalam cincin dimensi yang tidak terlihat. Dengan tidak adanya Dragon Sky di kamar, Celestial She segera mencium bibir Tian Zhi, dia sedari tadi sudah menahan hasratnya.
"Kamu diam saja dan fokus menyerap energi Yin ku!" pinta Celestial She yang ingin melayani Zhi Shimo.
Tian Zhi membaringkan tubuhnya di kursi panjang dan Celestial She melepaskan pakaian. Tian Zhi tersenyum melihat lembah surga milik Celestial She begitu menggoda tanpa ditumbuhi rambut.
Kemudian, Tian Zhi memejamkan mata untuk fokus menyerap energi Yin Celestial She, dia mendengar lenguhan panjang dan hentakan pinggul Celestial She yang membentur pahanya.
Zhi Shimo mengalirkan energi Yin kepada semua Galaksi Elemen untuk disimpan, karena dia saat ini hanya mampu menyerap sedikit energi Yin secara bertahap.
Kekuatannya dengan cepat naik dan menerobos ke tingkat Nascent Soul level pertama. Itu masih belum berhenti, karena Celestial She masih terus memuaskan rasa haus kewanitaannya.
...****************...
Di ruang bawah tanah, tepatnya di Ruang Segel Siluman, semua orang mulai kelelahan telah mengalirkan energi spiritual, padahal Dewa Angin telah mengatur semua orang untuk bergantian memblokir pintu Ruang Segel Siluman, itu karena semua siluman yang berada didalamnya terus memberontak dengan mengendor pintu baja.
Yuna Aurora segera berkomunikasi dengan telepati kepada Dewa Angin, "Ketua, ada anggota kita yang ahli Formasi Array, mungkin dia bisa membantu kita."
Seketika wajah Dewa Angin berseri-seri, tapi setelah itu wajahnya berubah menjadi jelek. "Kenapa dia tidak datang membantu kita, padahal aku sudah dua kali meminta bantuan?" geram Dewa Angin.
Semua orang melihat Yuna Aurora yang ditegur oleh Dewa Angin, mereka ingin tahu apa masalahnya. Kun Liong yang menyukai Yuna Aurora sedikit tidak senang Dewa Angin telah menegur pujaan hatinya.
Yuna Aurora menunduk karena merasa bersalah, dia tahu Zhi Shimo menjadi marah karena sikapnya yang tidak sopan, dia tahu setelah Yusan dan kedua temannya menceritakan keluhan Zhi Shimo.
"Aku akan panggilkan dia!" pamit Yuna Aurora yang enggan menjawab, lalu dia mengajak Yusan untuk memanggil Zhi Shimo.
Bang...
Dewa Angin geleng-geleng dan tidak menegur Yuna Aurora yang tidak menjawab, karena pintu baja terus digedor-gedor oleh siluman yang berada di dalam, "tetap fokus, jika lelah segera istirahat secara bergantian!" perintahnya.
Setelah kepergian Yuna Aurora dan Yusan, Kun Liong dan Wu Chyou mengangguk paham, lalu mereka berdua berpura-pura kelelahan dan meminta untuk beristirahat. Namun, mereka bukannya beristirahat, tapi malahan mengikuti Yuna Aurora dan Yusan.
Kun Liong dan Wu Chyou menjaga jarak dengan tatapan melihat punggung Yuna Aurora serta Yusan yang berjalan kearah penginapan Seribu Malam.
Tidak berselang lama, Yuna Aurora dan Yusan masuk ke dalam penginapan Seribu Malam. "Tuan Shimo berada di lantai berapa?" tanya Yusan kepada She Xia.
__ADS_1
"Di lantai enam kamar nomor satu, Kak!" jawab She Xia sedikit terkejut melihat Yuna Aurora yang ingin menemui Zhi Shimo.
She Xia menebak jika Yuna Aurora menyukai Zhi Shimo termasuk Yusan, di dalam hati dia menyesal tidak menerima keinginan Zhi Shimo dan malah meminta pembuktian.
"Secantik Nona Yuna saja tertarik kenapa aku dengan percaya diri menolak keinginannya, benar-benar bodoh!" sesal She Xia dengan berjalan buru-buru untuk mengantarkan Yuna Aurora dan Yusan ke lantai enam.
Sedangkan Kun Liong dan Wu Chyou menyelinap masuk tanpa diketahui oleh She Jinjing yang sedang sibuk membersihkan meja dan kursi.
...****************...
"Aku istirahat dulu, sayang. Nanti kita kembali berkultivasi ganda!" pinta Celestial She yang kelelahan, kali ini dia mampu mencapai puncak kenikmatan sebanyak tiga kali.
"Iya, tapi nanti aku yang ganti melayanimu...," jawab Zhi Shimo dan merasakan beberapa orang sedang mendekati lantai enam, "kamu kembali ke dalam tubuhku, ada orang yang akan kesini." lanjutnya.
Celestial She mengangguk mengerti, dia juga tahu ada tiga wanita mendekatinya dan tahu siapa mereka.
"Tiga gadis yang masih murni, serap saja energi Yin murni mereka agar kamu cepat meningkatkan kekuatan!" goda Celestial She, lalu dia tertawa.
Sebelum masuk ke dalam tubuh Zhi Shimo, masih sempat-sempatnya dia menghentakkan pinggulnya hingga tongkat milik Zhi Shimo memenuhi rahimnya. Lalu dia mengangkat badannya dan berubah menjadi sinar saat akan masuk ke dalam tubuh Zhi Shimo.
Zhi Shimo tertawa, lalu dia segera mengambil bendera Formasi Penghalang dan juga lonceng. Setelah Formasi telah menghilang, dia berpura-pura tertidur pulas tanpa sehelai kain menempel di tubuhnya.
Kini kekuatannya telah mencapai Nascent Soul level sepuluh dan selangkah lagi akan menerobos ke tingkat Soul Formation.
Tok... Tok...
"Tuan Shimo!" panggil She Xia setelah mengetuk pintu dua kali.
Namun, setelah menunggu beberapa saat dan tidak ada jawaban, Yusan memutuskan untuk membuka pintu kamar yang tidak terkunci. Secara perlahan pintu terbuka dan tidak melihat Zhi Shimo di ruang tamu.
"Dia pasti ada di kamar pertama," kata Yusan dan segera menuju ke kamar pertama.
Yusan membuka pintu dan terkejut saat melihat Zhi Shimo telanjang dengan tongkatnya yang berdiri tegak. Yuna Aurora dan Yusan membeku melihat tongkat besar dan panjang terlihat jelas.
"Terlalu!" sungut Yuna Aurora dengan wajah memerah, lalu dia melambaikan tangannya agar selimut menutupi tubuh Zhi Shimo.
Yusan merapatkan kedua kakinya saat merasakan basah di lembah surganya. Sedangkan She Xia tersenyum melihat kejantanan Zhi Shimo begitu besar.
"Aku harus mendapatkannya!" tekad She Xia di dalam hatinya.
Yuna Aurora segera menghampiri Zhi Shimo dan menggoyang lengan Zhi Shimo agar terbangun. Namun, Zhi Shimo malah mengeliat dan membuka selimutnya.
Yuna Aurora langsung menutup mata saat melihat lagi kejantanan Zhi Shimo, Yusan segera membalikkan badannya dan melihat Wu Chyou serta Kun Liong yang kepalanya berasap...
"Kenapa mereka ada disini!" sungut Yusan yang tidak suka kehadiran Wu Chyou dan Kun Liong.
__ADS_1
Yuna Aurora segera menutup tubuh Zhi Shimo, lalu keluar dari kamar bersama Yusan untuk menghadapi Kun Liong dan Wu Chyou. Sedangkan She Xia membangunkan Zhi Shimo...