
Chapter 149. Karma Datang Lebih Cepat.
Terdengar ledakan hebat di pintu gerbang Kota Gangnam. Dari dalam tanah, Zhi Shimo melihat tubuh Monster Lima Elemen dihancurkan satu wali penjaga kota.
Namun yang mengejutkan, ceceran darah Monster Lima Elemen menggumpal dan berdenyut-denyut seperti jantung. Dengan kecepatan mata memandang, gumpalan darah tersebut menyatu dan membentuk wuju Monster Lima Elemen.
"Ya ya ya, hancurkan terus sampai kalian bosan!" ujar Dewa Perang dan diakhiri tawa melihat musuhnya yang tercengang.
Pasukan Delta berbaris di belakang Dewa Perang, jumlah mereka kini tersisa tujuh ratus ribu lebih prajurit, sebagian prajurit yang terluka dibawa masuk ke Kota Gangnam.
Sebelum Monster Lima Elemen menyerang, wali penjaga kota kembali melambaikan tangannya, dan suara "Boom" saat tubuh Monster Lima Elemen kembali hancurkan.
Seperti sebelumnya, darah milik Monster Lima Elemen kembali menggumpal dan berdenyut-denyut, tidak berselang lama banyaknya darah yang menggumpal itu kembali menyatu dan membentuk tubuh Monster Lima Elemen.
Taois Wong melihat Qi Xiao Yu, dia bertanya, "apakah sudah menemukan kultivator yang memiliki lima elemen?"
Qi Xiao Yu menggelengkan kepalanya, lalu dia menjawab, "Guru, tidak mudah menemukan pemilik lima elemen di Benua Qi, jika hanya tiga elemen masih ada 21 orang yang memilikinya!"
Diakhir ucapan Qi Xiao Yu, dia menghela nafas tak berdaya, lalu kembali fokus melihat Monster Lima Elemen. Sebagai ketua generasi muda, Qi Xiao Yu yang mendapatkan tugas dari pimpinan, sudah berusaha keras untuk mencari pemilik lima elemen, namun hanya mendapatkan 21 kultivator yang memiliki tiga elemen.
"Di coba saja dulu, panggil mereka untuk membantu kita!" perintah Taois Wong.
"Biar saya yang mencobanya dulu, Guru!" jawab Qi Xiao Yu yang juga memiliki tiga elemen, kekuatannya berada di tingkat True Gama level 30, lebih tinggi 29 level dari Monster Lima Elemen.
Boom...
Kembali Tubuh Monster Lima Elemen diledakkan oleh wali penjaga kota. Qi Xiao Yu segera berjalan diudara dengan perlindungan dari wali penjaga kota. Lalu dia mengendalikan elemen api.
Qi Xiao Yu membakar gumpalan darah milik Monster Lima yang telah membentuk wujud seperti semula, lalu dia mengendalikan elemen tanah untuk mengurungnya, hingga terbentuk seperti bola tanah.
Tidak berhenti disitu, Qi Xiao Yu mengendalikan akar-akar pohon untuk memperkuat pertahanan tanah, lalu api yang membakar Monster Lima Elemen didalam bola ditingkatkan, ini diibaratkan di oven.
"Hahaha!" tawa Monster Lima Elemen terdengar dari didalam, tampak tidak sedikitpun kesakitan.
Dewa Perang juga ikut tertawa sambil kedua matanya menatap wajah Qi Xiao Yu yang cantik, pasukan Delta juga ikut menertawakan Qi Xiao Yu yang berusaha keras untuk memusnahkan Monster Lima Elemen.
Boom...
__ADS_1
Bola yang terbuat dari tanah hancur berkeping-keping, terlihat Monster Lima Elemen yang membasahi bibirnya. Sekali lagi wali penjaga kota melambaikan tangannya dan meledakkan tubuh Monster Lima Elemen.
Melihat jika Monster Lima Elemen tidak bisa dimusnahkan, Taois Wong melihat Dewa Perang, lalu dia memberikan perintah kepada 15 wali penjaga kota.
"Bunuh pemimpinnya!"
Dewa Perang seketika berhenti tertawa, lalu dia juga memberikan perintah kepada Pasukan Delta, "Formasi Kebangkitan Iblis Penguasa Langit, berikan kekuatan kalian kepadaku!"
Seluruh Pasukan Delta mengalirkan energi spiritual ke atas kepala Dewa Perang. Dewa Perang juga menggerakkan kedua tangannya seperti menggambar sesuatu diudara.
Dengan cepat muncul lingkaran energi berukiran diatas kepala Dewa Perang, lalu muncul dinding energi yang melindungi Dewa perang serta pasukannya.
Setelah itu Altar Pengorbanan bergetar sesaat. Wali penjaga kota yang akan menyerang segera berhenti saat melihat lingkaran yang mengeluarkan dinding energi.
Aura kuat setingkat True Resonansi keluar dari lingkaran itu yang sangat menindas siapapun, sebab itu wali penjaga kota berhenti bergerak sebelum menyerang Dewa Perang.
Sedangkan Dewa Perang keheranan tidak mendapatkan kekuatan dari pasukannya dan Altar Pengorbanan, dia menoleh kebelakang.
Gan Hao dan Zhen Wangting juga keheranan melihat Dewa Perang yang tidak mendapatkan kekuatan, mereka membalikkan badan dan melihat kolam Altar Pengorbanan menjadi kosong, sontak mereka berdua tercengang.
Dewi Shiwu yang berdiri di balkon Balai Kota juga ikut melihat kolam Altar Pengorbanan, dia kaget esensi darah yang melimpah sudah tidak ada lagi di kolam.
Formasi Kebangkitan Iblis Penguasa Langit diciptakan oleh guru si Dewa Perang, gurunya adalah seorang Panglima Perang di Kerajaan Yecha, orang yang paling dipercayai oleh Maharaja Yaksa.
Fungsi dari Formasi Kebangkitan Iblis Penguasa Langit; memberikan perlindungan sementara, setelah itu kolam Altar Pengorbanan menyalurkan kekuatan yang berasal dari esensi darah kehidupan.
Altar Pengorbanan hanyalah media untuk menampung esensi darah dan memurnikannya. Kemudian, baru kekuatan Pasukan Delta akan diberikan kepada Dewa Perang.
Dengan mendapatkan kekuatan dari Pasukan Delta serta esensi darah, maka kekuatan Dewa Perang akan melejit ke tingkat Half Omega. Karena itu, Dewa Perang tidak takut jikalau berhadapan dengan orang yang memiliki kekuatan Half Omega.
"Yang ... Yang Mulia... Ini kolam Altar Pengorbanan kosong!" jawab Gan Hao dengan tergagap, dia takut akan kemarahan Dewa Perang, sebab telah lalai dalam menjalankan tugasnya untuk melindungi Altar Pengorbanan.
"Bodoh! Bagaimana mungkin esensi darah sebegitu banyaknya bisa hilang? Kamu pikir aku bodoh, hah!" bentak Dewa Perang.
Dewa Perang jelas murka, sebab tidak mungkin kolam Altar Pengorbanan yang dipenuhi oleh esensi darah menghilang begitu saja tanpa ada penyebabnya.
Tanpa adanya esensi darah, maka Altar Pengorbanan tidak akan berfungsi, esensi darah juga sebagai bahan bakar mengaktifkan altar.
__ADS_1
Kesempatan ini tidak disia-siakan oleh wali penjaga kota, mereka segera melepaskan pukulan berenergi untuk menghancurkan dinding energi yang berasal dari Pasukan Delta. Qi Xiao Yu mundur setelah tidak mampu memusnahkan Monster Lima Elemen.
Rentetan ledakan benturan energi membuat dinding energi berfluktuasi. Monster Lima Elemen tidak tinggal diam, dia mengayunkan pedangnya. Sayangnya, serangan Monster Lima Elemen tidak berarti apa-apa bagi wali penjaga kota.
Kembali tubuh Monster Lima Elemen meledak, dan sekali lagi kembali seperti semula. Dewa Perang memerintahkan Gan Hao untuk mengeksekusi penduduk Kota Gangnam yang tersisa.
Ya, esensi darah telah diambil oleh Zhi Shimo dengan mengandalkan Cawan Ular Harimau. Saat ini esensi darah telah dituangkan ke dalam kolam pemandian oleh Celestial She. Oleh Shuǐ Jīnglíng, ujung jaringan vena dimasukkan ke dalam kolam pemandian
Sedangkan Zhi Shimo telah duduk bersila di tengah kolam pemandian, dia dengan rakus dantian-nya menyerap esensi darah kehidupan. Tidak berselang lama, kekuatan Zhi Shimo meningkat dengan cepat.
Untungnya, Zhi Shimo memiliki Dunia Jiwa, sehingga dia bisa berkultivasi tanpa khawatir ada gangguan dari pihak luar.
Setelah menuangkan isi Cawan Ular Harimau, Celestial She dan Shuǐ Jīnglíng juga ikut masuk ke dalam kolam pemandian. Esensi darah kehidupan masih bermanfaat bagi Celestial She, apalagi Shuǐ Jīnglíng juga memberikan Energi Alami yang tersimpan di Guci Air Mata Dewi. Sedangkan Shuǐ Jīnglíng hanya berenang memutari tubuh Zhi Shimo.
Bisa dibayangkan bagaimana melimpahnya energi yang terkandung di dalam kolam pemandian. Oleh sebab itu, banyak orang kuat tidak segan-segan untuk memusnahkan kehidupan demi mendapatkan esensi darah.
Di luar Dunia Jiwa, Gan Hao dan Zhen Wangting ikut membantu prajurit yang memenggal leher penduduk Kota Gangnam. Tubuh para korban seakan-akan direbus saat berada di dalam kolam.
Bodohnya lagi, Gan Hao dan Zhen Wangting tidak berusaha untuk menyelidiki hilangnya esensi darah, hanya mengikuti perintah Dewa Perang. Mereka berdua tidak ingin mengecewakan putra Maharaja Yaksa, apalagi saat ini keadaan mendesak dan jelas tidak ada waktu untuk menyelidikinya.
Shuǐ Jīnglíng tersenyum tipis melihat kolam Altar Pengorbanan kembali diisi dengan darah milik penduduk Kota Gangnam, dia mengendalikan jaringan vena struktur tanah untuk menyedot esensi darah.
"Cepat kenapa, lambat sekali kalian!?" bentak Dewa Perang yang tidak bisa bertahan lama untuk mempertahankan Formasi Kebangkitan Iblis Penguasa Langit.
Gan Hao dan Zhen Wangting melambaikan tangannya, lalu semua penduduk melayang dan berhenti di tengah kolam Altar Pengorbanan, mereka memenggal leher para penduduk dengan tebasan telapak tangan.
Teriakkan dan permohonan ampun dari penduduk kota tidak sedikitpun membuat Gan Hao dan Zhen Wangting kasihan, bagi mereka berdua perintah Dewa Perang adalah mutlak yang harus dipatuhi.
Akhirnya mereka berdua tahu kemana menghilangnya esensi darah, dimana terlihat pusaran di tengah kolam yang menyedotnya ke dalam tanah.
Dewi Shiwu juga melihatnya, dia berkata, "Altar Pengorbanan bocor, cepat hentikan!"
Gan Hao dan Zhen Wangting segera mengalirkan energi spiritual untuk menutup lubang di tengah kolam. Tiba-tiba, energi spiritual milik Gan Hao dan Zhen Wangting justru ikut tersedot ke dalam pusaran.
Dengan panik, Gan Hao dan Zhen Wangting berniat berhenti untuk mengalirkan energi spiritual, namun mereka gagal menghentikan energinya, seakan-akan tubuh mereka juga ikut tersedot ke dalam pusaran.
Shuǐ Jīnglíng tertawa kecil, karena dialah yang mengunci energi spiritual milik Gan Hao dan Zhen Wangting. Akhirnya Gan Hao dan Zhen Wangting masuk ke dalam kolam, tubuh mereka sama seperti korban pembantaian.
__ADS_1
"Karma begitu cepat datangnya!" gumam Shuǐ Jīnglíng yang senang melakukan hal ini, dia seperti seorang penguasa yang menentukan hidup dan matinya kehidupan.
Dewi Shiwu keheranan melihat kekuatan Half Resonansi dengan bodohnya masuk ke kolam Altar Pengorbanan. Dia tidak tahu apa yang dialami oleh Gan Hao dan Zhen Wangting, dia hanya melihat mereka seperti menceburkan diri untuk menutup lubang di kolam.