
Chapter 13. Kepala Desa Chang.
Baru selesai makan dan mengobrol dengan Kepala pelayan istana, terdengar suara orang memanggil Zhi Shimo.
"Shimo, kamu dipanggil Kepala desa."
Zhi Shimo membuka Mata Langit, dia melihat seorang pria muda usia 20 tahun, dia juga salah satu peserta Konferensi Tianwu, kini kekuatannya telah berada di tingkat Foundation Establishment level 8. Kecepatan standar berkultivasi jika dihitung waktu enam tahun, tapi baginya sangat lambat.
Zhi Shimo tersenyum saat dirinya terlambat enam tahun untuk berkultivasi, seharusnya saat usianya menginjak 14 tahun harus sudah berkultivasi, tapi selama itu hanya dibuat merenungi tentang kematian Tian Liew.
Pria muda itu langsung pergi. Setelah itu, Zhi Shimo segera keluar dari kediamannya yang sederhana. Disaat keluar dia melihat sekelilingnya; melihat banyak pulau-pulau kosong yang melayang.
"Seandainya mereka bisa terbang, pasti lebih memilih pulau-pulau itu sebagai tempat tinggal!" batinnya dan melangkah menuju kediaman Kepala Desa Chang.
Sesampainya di depan halaman rumah Kepala Desa Chang, dia melihat dua orang muda, pria dan wanita. Mereka berdua juga melihat Zhi Shimo, raut wajah mereka langsung berubah menjadi jelek.
"Sampah, kamu sudah ditunggu-tunggu oleh Kepala desa! Cepat masuk!" hina dan bentakan dari pria muda itu.
Zhi Shimo menggaruk tengkuknya dengan tersenyum tipis, dia tidak marah dibilang sampah, wajar dihina karena dirinya tidak berkultivasi hingga usia 17 tahun.
Lalu dia berjalan tanpa ada niatan untuk membalas hinaan pria itu. Si wanita muda itu menghalangi jalan Zhi Shimo dengan kakinya agar tersandung.
Bukk...
"Aduh!!" pekik si wanita muda saat kakinya ditendang oleh Zhi Shimo, dia memegang betisnya yang ditendang.
Si pria itu jelas tidak terima, dia langsung melesatnya pukulan ke wajah Zhi Shimo. Namun, Zhi Shimo mengayunkan kepalan tangannya untuk beradu pukulan.
Bang... Crack...
"Arghh!" teriak pria muda itu saat tulang tangannya langsung retak setelah berbenturan dengan kepalan tangan Zhi Shimo.
Dia tidak menyangka Zhi Shimo yang dianggap tidak berkultivasi memiliki fisik yang mengerikan, sangat kuat seperti baja. Padahal kekuatannya berada di tingkat Foundation Establishment level 8.
Kepala desa segera keluar saat mendengar suara keributan di depan rumahnya, dia melihat pria yang bernama Ming memegang tangan kanannya yang mulai membengkak, lalu melihat wanita yang bernama Shu sedang memegang betisnya.
"Ada apa ini?" tanya Kepala desa kepada Tian Zhi yang sedang membersihkan celananya setelah menendang.
"Mereka bertengkar!" jawab Tian Zhi dengan raut wajah tak berdosa.
Kepala desa jelas mempercayai ucapan Zhi Shimo, sebab tidak mungkin Zhi Shimo yang tidak berkultivasi mampu melawan kultivator.
"Bohong! Dia memukul ku dan juga menendang adik Shu!" bentak si Ming.
"Sudah, sudah! Kalian segera obati luka, besok kalian ke Paviliun Penakluk Siluman!" lerai Kepala desa sebelum Tian Zhi berbicara.
Paviliun Penakluk Siluman adalah tempat berkumpulnya para pemburu siluman untuk menjual hasil perburuannya. Untuk menjadi anggota Paviliun Penakluk Siluman, minimal memiliki kekuatan Body Refening level 5, dan setiap anggotanya memiliki identitas.
__ADS_1
Para anggota Paviliun Penakluk Siluman memiliki peringkat prestasi, dari terendah hingga tertinggi, yaitu; Peringkat Perunggu, Perak, Baja, Emas, Kristal, Giok, Bumi, Bulan, Bintang dan Langit. Untuk meningkatkan prestasi, maka setiap anggota harus banyak berburu siluman dan juga binatang mistik, secara otomatis identitas anggota Paviliun Penakluk Siluman juga akan berubah warna.
Setiap anggota baru akan mendapatkan identitas Perunggu. Hasil perburuan bisa ditukarkan dengan sejumlah emas, harta maupun senjata untuk menunjang pekerjaan.
"Awas kamu sampah!" ancam si Ming sambil membantu wanita Shu berjalan, satu orang berjalan tertatih dan pria memapah tangannya.
Tian Zhi tersenyum melihat mereka yang kesakitan. Kepala desa menghela nafas dan memeriksa Tian Zhi, tapi dia tidak merasa jika anak muda di depannya ini memiliki kekuatan.
Dengan rasa penasaran, Kepala desa mengeluarkan sebuah plat besi berwarna coklat untuk melihat informasi tentang Zhi Shimo. Kepala desa mengalirkan energi spiritual pada plat besi, dia sedikit terkejut saat mengetahui kekuatan Zhi Shimo telah berada di tingkat Foundation Establishment level pertama
"Ayo masuk, aku ingin membicarakan masa depanmu!" ajak Kepala desa, wajah menahan rasa senang di hatinya.
Zhi Shimo mengangguk, lalu dia berjongkok untuk mengambil dua kerikil. Kemudian, dua kerikil itu dia sentil ke arah pria Ming dan wanita Shu tanpa diketahui Kepala desa.
Di kejauhan, pria Ming dan wanita Shu kesakitan saat punggungnya terkenal lemparan kerikil, mereka berdua membalikkan badan, tapi tidak melihat siapapun yang mencurigakan. Bahkan pintu rumah Kepala desa juga ditutup dan Zhi Shimo juga tidak ada.
"Silakan duduk," pinta Kepala desa sebelum berbicara, Zhi Shimo pun segera duduk.
"Sejak kapan kamu berkultivasi?" selidik Kepala desa.
"Sejak tiga tahun lalu, hanya saja aku malas untuk berkultivasi!" jawab Zhi Shimo, padahal dia baru berkultivasi sehari penuh.
Kepala desa sedikit terkejut, tapi segera dia memulihkan kondisi kejiwaannya. Tiga tahun telah mencapai kekuatan tingkat Foundation Establishment level pertama sudah dianggap jenius. Sayangnya, Zhi Shimo terlalu malas dan ketinggalan teman sebayanya.
Kepala desa memaklumi keadaan Zhi Shimo, dia tahu sejarah kematian Tian Liew dan tidak menyalahkan Zhi Shimo yang malas berkultivasi.
Empat organisasi itu memiliki tujuan yang sama, menaklukkan binatang mistik dan siluman, hanya metode untuk menaklukkannya yang berbeda-beda.
"Yang penting ada wanita cantiknya!" jawab Tian Zhi dan membuat Kepala desa tertawa.
Bagi Tian Zhi, tanpa wanita hidup itu hambar, terlalu banyak pria juga terlalu asin. Intinya, wanita adalah bagian dari hidupnya.
"Semua tempat akan ada wanitanya. Tapi, jika kamu lemah, miskin dan tanpa prestasi, mana ada wanita yang mau denganmu, walaupun kamu tampan! Ketampanan tidak akan berarti jika kamu tidak memiliki manfaat dan tidak bisa melindungi apa yang kamu milik!" tutur Kepala desa agar Tian Zhi termotivasi.
"Tenang saja, kelebihan ku bisa membuat banyak keturunan," kata Zhi Shimo dan kembali membuat Kepala desa tertawa.
"Ya, ya, terserah kamu...," kata Kepala desa, lalu dia mengambil sebuah gulungan kosong yang terbuat dari bambu, dia menuliskan sesuatu.
Setelah beberapa saat menulis, dia memberikan gulungan bambu kepada Zhi Shimo, lalu berkata, "ini adalah surat rekomendasi untuk kamu menjadi anggota Paviliun Penakluk Siluman. Besok kamu bersama Ming dan Shu bersama-sama menuju Paviliun Penakluk Siluman. Mereka berdua telah menjadi anggotanya dan telah memiliki identitas Baja."
Penjelasan Kepala desa mudah dipahami oleh Zhi Shimo dengan mengangguk. Lalu Zhi Shimo bertanya, "apakah Kepala desa tahu keberadaan ibuku?"
"Ibumu memiliki tugas khusus! Di Alam Tianwu, semua orang akan berlomba-lomba mengukir prestasi, kecuali kamu yang suka bermalas-malasan. Segera kamu persiapkan diri. Pesanku, rajinlah berkultivasi dan jangan permalukan Desa Chang kita!" ucap Kepala desa dengan memberikan dua keping emas.
"Aku tidak bisa memberikan kamu banyak modal, gunakan itu sebaik mungkin. Besok pagi kamu harus berada disini," sambungnya.
Zhi Shimo tidak menolak pemberian Kepala desa, walaupun dua keping emas tidak berarti apa-apa baginya. Lalu Zhi Shimo berpamitan. Kepala desa melihat punggung Zhi Shimo.
__ADS_1
"Kenapa aku merasakan energi unik pada dirinya!" batinnya saat merasakan fluktuasi energi kekuatan jiwa, tapi kepala desa tidak tahu jika itu kekuatan jiwa.
Zhi Shimo berjalan-jalan mengelilingi Desa Chang, setiap kali berpapasan dengan pemuda-pemudi desa, dia selalu mendapatkan hinaan. Tapi, Zhi Shimo hanya tersenyum dan menganggap mereka hanya nyamuk yang berdengung.
"Yang Mulia, hamba telah mengumpulkan gadis muda dari usia 17 tahun hingga 100 tahun yang masih suci, termasuk Xiao Yue" lapor Kepala pelayan istana kepada Zhi Shimo dengan suara telepati.
"Berapa orang?"
"Untuk sementara ini lima puluh gadis pilihan, Yang Mulia!" jawab Kepala pelayan istana.
"Rawat mereka dengan baik! Katakan kepada mereka, aku akan menjadi mereka Selir, sedangkan Xiao Yue akan aku jadikan permaisuri. Lalu bagaimana kabar keluargamu?" perintah Zhi Shimo dan bertanya.
Kepala pelayan istana tidak tidak segera menjawab dan Zhi Shimo pun diam. Setelah beberapa saat Nayoung berbicara.
"Maaf Yang Mulia. Suami hamba telah melanggar batas wilayah Pohon Pemangsa Jiwa ...!"
Zhi Shimo berhenti berjalan, dia menahan emosinya saat tahu larangannya telah dilanggar. Kemudian dia kembali berjalan sambil berpikir.
Suami Kepala pelayan istana telah dimakan oleh Pohon Pemangsa Jiwa, hanya menyisakan tulangnya saja. Kejadiannya sebenarnya sudah lama setelah Benua Kelahiran dimasukkan ke dalam Dunia Jiwa.
Sebenarnya Zhi Shimo telah memberikan tanda batas larangan, tetapi tetap saja tidak dipatuhi oleh suami Kepala pelayan istana. Zhi Shimo juga sengaja hanya memberikan tanda pembatas dan bukan Formasi Penghalang, tujuannya agar Pohon Pemangsa Jiwa melahap orang-orang yang serakah.
"Persiapkan dirimu untuk menjadi permaisuri ku dan cari penggantimu yang terbaik," kata Zhi Shimo.
Kepala pelayan istana seketika kegirangan dengan melompat-lompat seperti gadis kecil. Zhi Shimo tersenyum melihat Nayoung menjadi bahagia.
Swosh...
Tiba-tiba Zhi Shimo diserang pria Ming yang masih tidak terima dikalahkan, tapi dia dengan mudah menghindari tendangan pria Ming. Zhi Shimo tidak berniat membalas serangannya, dia hanya menghindari saja.
Pria Ming terkejut serangannya tidak sedikitpun menyentuh pakaian Zhi Shimo, dia heran dengan kecepatan lawannya yang seperti petir, padahal basis kultivasinya termasuk tinggi di Desa Chang.
"Kamu bukan lawan ku!" ucap Zhi Shimo dengan berteleportasi sejauh seratus meter.
Semua orang yang melihatnya melongo dan pria Ming seketika berhenti. Cara pandang wanita Shu seketika berubah menjadi kagum melihat Zhi Shimo mampu menghindari kekasihnya.
"Jika kita bukan satu tempat, aku sudah sejak lama memukuli tanpa bisa dikenali lagi!" alasan pria Ming yang tidak ingin malu dihadapan banyak orang.
Zhi Shimo tersenyum, dia tiba-tiba menghilang dan muncul di depan pria Ming. Sontak si Ming kaget dengan mengayunkan tangannya untuk memukul wajahnya, tapi Zhi Shimo terlebih dahulu mengangkat lututnya.
Bukk...
"Arghh! Uhuk... Uhuk!" teriak si Ming dan terbatuk-batuk saat perutnya terkena serangan lutut, dia sampai membungkuk.
Zhi Shimo tersenyum dan berjalan menuju kediamannya, meninggalkan si Ming dan semua orang yang melongo melihat putra Tian Liew menjadi kuat.
Kepala desa geleng-geleng dan masuk kembali ke dalam rumahnya. "Anak ini akan cepat melampaui rekan-rekannya!" batinnya sambil menutup pintu rumah.
__ADS_1