Alam Tianwu

Alam Tianwu
Chapter 49. Laut Berlian Biru.


__ADS_3

Chapter 49. Laut Berlian Biru.


Lagi-lagi hasratnya tertunda, saat merasakan kehadiran banyak orang. Zhi Shimo segera berdiri dan melihat ke laut, dimana banyak Kuda Laut yang ditunggangi oleh manusia berekor, mereka melewati Formasi Penghalang Mata Dewa, sehingga tidak mengetahui jika ada Zhi Shimo dan Celestial She.


"Apakah mereka Humanoid?" tanyanya kepada Celestial She yang sedang memeluknya dari belakang.


"Benar. Kalau tidak salah, mereka adalah jenis binatang Kadal Laut (Iguana Laut) yang telah berevolusi. Mungkin Istana Awan Surgawi mengambil kromosom manusia, binatang Buaya dan dimasukkan ke dalam tubuh Kadal Laut. Mereka disebut Warrior Sea!" jawab Celestial She dengan sedikit penjelasan.


Kadal Laut memiliki tubuh manusia berekor duri, kepala tidak berubah dari wujud aslinya lebih mirip kepala Buaya. Jika baju besi dilepas, maka akan terlihat kulit yang kasar dan punggung juga berduri, gigi-gigi tajam dan mampu mencabik-cabik tubuh korbannya.



"Laut yang luas... Seberapa banyak penghuninya?" tanyanya sekali lagi.


Sebelum Celestial She menjawab, Zhi Shimo melihat salah satu Warrior Sea turun dari Kuda Laut, lalu mendekati Formasi dan berjongkok, dia mengendus berulang-ulang aroma daging terbakar dengan meraih segenggam pasir pantai. Kemudian Warrior Sea itu melihat ke depan dan tidak melihat apapun yang mencurigakan, yang dia lihat hanyalah hutan perbatasan pesisir pantai.


"Sebentar lagi, mereka akan tahu keberadaan kita...," jawab Celestial She, dan sebelum masuk ke dalam tubuh Tian Zhi, "oh iya... Jumlah mereka memang banyak, tapi lebih banyak tentara Kepiting!" katanya, dan langsung masuk ke dalam tubuh kekasihnya dan kembali berubah wujud menjadi tato yang melingkari leher Tian Zhi.


Baru saja Celestial She berkata, salah satu Warrior Sea yang menyelidiki aroma daging terbakar segera berdiri, lalu dia berjalan untuk menyelidiki ke dalam hutan. Dia pun terhalangi oleh sesuatu seperti dinding yang tidak terlihat, lalu dia mengangkat tangan kanan yang mengepal.


Bang...


Tentara Kadal Laut itu terkejut saat melihat fluktuasi energi berwarna kebiruan dan dalam sekejap menghilang setelah dihantam. Rekan-rekannya melihat apa yang dilakukannya dan segera turun untuk ikut menyelidiki dinding Formasi Array.


Zhi Shimo menarik nafas dalam-dalam dan hembuskan secara perlahan, dia telah siap untuk bertarung dengan Warrior Sea yang berjumlah seratus prajurit. Kekuatan mereka tidak bisa diremehkan, sekelas Warrior Sea memiliki kekuatan sama dengannya, Earth Immortal.


Kali ini, Zhi Shimo tidak menggunakan skill dari Kitab Kultivasi Delapan Hukum Jiwa (Kekuatan Jiwa) maupun Teknik Perubahan Wujud. Dia menggunakan fisik dan skill beladiri yang lama tidak digunakan, yaitu Teknik Tinju Hati.


Seratus Warrior Sea mengelilingi Formasi, lalu secara kompak melepaskan pukulan untuk menghancurkannya. Suara "Bang... Bang" terus-menerus terdengar.


Namun, sekuat apapun mereka berusaha menghancurkannya, Formasi tidak sedikitpun mengalami keretakan, hanya mengeluarkan fluktuasi energi.


Komandan Warrior Sea segera berhenti, setelah tidak mampu menghancurkan Formasi, lalu dia melihat anggotanya yang berada di sisinya, "segera ambil alat untuk menghancurkan Formasi yang dibawa oleh Perwira Kepiting!" perintahnya.


Sebelum salah satu tentara yang mendapatkan tugas bergerak, tiba-tiba Formasi Penghalang Mata Dewa menghilang dan terlihat seorang pria dari Ras Manusia.


Zhi Shimo tersenyum dan langsung menyerang komandan Warrior Sea yang syok dengan kemunculannya. Komandan itu segera tersadar dan bergerak maju untuk beradu pukulan dengan Zhi Shimo


Bang...

__ADS_1


Komandan Warrior Sea terhuyung-huyung kebelakang setelah kalah beradu fisik dengan Zhi Shimo. Melihat komandannya kalah, semua Warrior Sea serempak mengeluarkan senjata kapak dan menyerang.


Bang... Bang...


Satu per satu Warrior Sea dihajar oleh Zhi Shimo, mereka terpental berbagai arah; terpental ke atas, kebelakang maupun kesamping kanan dan kiri. Bahkan sebelum senjata mereka mengenai sasaran, Zhi Shimo terlebih dahulu melayangkan pukulan serta tendangan keras.


"Cepat bangkit dan jangan lemah seperti betina!" teriak komandan Warrior Sea agar anak buahnya kembali menyerang, padahal dia sendiri bersembunyi dibelakang anak buahnya dan hanya koar-koar.


Kepalan tangan komandan Warrior Sea masih merasakan rasa sakit setelah berbenturan dengan Zhi Shimo, dia seakan-akan memukul batang baja hingga membuat tangannya berdenyut-denyut.


Namun, setelah Warrior Sea bangkit dan menyerang lagi, mereka tetap saja seperti bahan latihan tinju dan tendangan bagi Zhi Shimo.


Setelah puas menghajar Warrior Sea, Zhi Shimo meraih salah satu senjata kapak dan mengayunkannya. Lalu dengan sadis, Zhi Shimo menebas tubuh Warrior Sea; ada yang terpenggal lehernya, perut terburai mengeluarkan isinya, kaki terpotong dan tangan lepas dari tubuhnya.


Komandan Warrior Sea ketakutan melihat keganasan Zhi Shimo yang membantai anak buahnya, dia segera mengeluarkan sebuah bambu peringatan, lalu melepaskan penutup bambu yang mengarah ke atas.


Blarr...


Sinyal bala bantuan pun meletus di atas laut. Zhi Shimo yang tahu, segera melemparkan kapaknya yang berlumuran darah ke arah komandan Warrior Sea. Kapak pun melesat sangat cepat dan menancap di kepalanya, seketika komandan Warrior Sea tewas.


Setelah bambu sinyal meletus, gemuruh air terdengar dan Zhi Shimo membalikkan badan. Terlihat gelombang air setinggi lima meter bergulung-gulung dan perlahan mulai terlihat ribuan Kuda Laut yang ditunggangi oleh Warrior Sea, lalu dibelakangnya terlihat tentara Kepiting yang mengikuti.


Zhi Shimo melihat ke bawah dan terlihat ribuan Warrior Sea dan tentara Kepiting. Saat mengetahui kekuatan tentara Kepiting, dia terkejut, pasalnya mereka memiliki kekuatan Celestial Immortal dan lebih kuat dari Earth Immortal.


"Ini masih tentara Kepiting, bagaimana dengan tentara yang lainnya?" gumamnya sambil melewati ribuan tentara laut.


Untung saja dia segera meninggalkan pesisir pantai dan tidak harus melawan sebegitu banyaknya tentara laut. Zhi Shimo akhirnya melewati barisan tentara laut dengan kecepatan penuh tanpa terdeteksi mereka.


"Yang lebih kamu waspadai adalah pasukan Perwira Hiu, Paus Pembunuh, Raja Kura-kura, Kaisar Naga Samudera dan Wali Pelindung. Khususnya Wali Pelindung, binatang air yang pertama kali kamu lihat saat baru tiba di Dunia Mistik!" sahut Celestial She yang ikut melihat tentara Kepiting dan Warrior Sea.


"Kunpeng!" seruan Zhi Shimo yang tidak menyangka binatang air yang bisa melayang paling berbahaya. Tapi dia merasa aneh jika Kunpeng melewati batas Laut Berlian Biru.


"She'er, apakah Kunpeng penguasa Dunia mistik?" tanyanya dengan rasa penasaran.


"Bukan. Setahuku, hanya ada tiga penguasa di Dunia Mistik, semuanya adalah Wali Pelindung. Pertama adalah Kunpeng di Laut Berlian Biru. Sebelum Kunpeng bergerak, biasanya Kaisar Naga Samudera yang akan mengatasi berbagai masalah terlebih dahulu...," jawab Celestial She dan menceritakan tentang Dunia Mistik sebatas yang diketahuinya.


Jika Kaisar Naga Samudera tidak mampu mengatasi masalah, maka Wali Pelindung Kunpeng yang akan bertindak. Namun, Kaisar Naga Samudera terlebih dahulu memerintahkan bawahannya untuk bergerak, yaitu King Turtle dan Jenderal Paus Pembunuh. Jenderal Paus Pembunuh akan memerintahkan Perwira Hiu untuk bergerak terlebih dahulu dan seterusnya.


Kedua adalah Wali Pelindung Naga Langit. Naga Langit hampir menguasai seluruh jalur udara di wilayah Utara, Timur, Barat dan sebagian wilayah Selatan hampir seluruhnya dikuasai, pusatnya berada di wilayah Utara di Gunung Jīngshén.

__ADS_1


Zhi Shimo melihat ke Utara dan memang terlihat puncak Gunung Jīngshén yang terselimuti kabut tebal, diperkirakan ketinggiannya mencapai tujuh ribu meter dari atas permukaan laut.


Dan ketiga adalah Wali Pelindung Naga Tanah penguasa daratan. Daratan sebagai besar dihuni tentara Semut Merah yang bersarang di bawah tanah dan hampir di seluruh Dunia Mistik selalu ada. Ada juga tentara Pangolin (Trenggiling), Banteng, Kuda, Macan dan masih banyak lagi jenisnya.


Setelah Celestial She berbicara, Zhi Shimo melihat daratan kecil di tengah samudera, ada banyak pohon dengan batang menjulang tinggi dengan ukuran yang sama, bentuk daun panjang sejajar yang berbeda dengan tanaman lain, terlihat buah yang mempunyai struktur berlapis-lapis, berwarna hijau muda dan ada juga yang berwarna coklat.


Segera Zhi Shimo mendarat di dekat pohon yang roboh, lalu mengeluarkan peta serta kuas dari bulu Angsa, lalu melengkapi peta sesuai apa yang dikatakan oleh Celestial She.


Setelah selesai, Zhi Shimo bertanya, "bagaimana dengan wilayah Selatan?"


Celestial She tidak menjawab, tampak sedang tertidur pulas setelah makan terlalu banyak daging kepiting. Lalu Zhi Shimo melihat buah yang terjatuh dari pohon di sebelah kanan, dia mengambilnya. Dan ternyata, kulit buah cukup keras, sehingga dia mengalirkan energi spiritual yang terpusat di dua jarinya.


Dua jari telunjuk dan tengah membentuk sebuah pedang energi, kemudian dia gunakan untuk membelah buah tersebut. Saat terbelah, buah itu berserabut dan keluar air dari dalamnya. Segera Zhi Shimo mencicipi air dari dalam buah, rasanya manis dan gurih.


Karena rasa air buah itu enak, Zhi Shimo mengambil banyak buah lagi dan seperti sebelumnya, dia sedikit membelah buah agar air tidak terjatuh. Setelah air di dalam buah habis, Zhi Shimo melihat didalamnya berwarna putih, dengan penasaran dia pun sedikit mencongkelnya.


"Lembut dan kenyal...," gumamnya saat merasakan tekstur daging buah, lalu dia memakannya, "humph! Ini juga manis, bagus untuk pengobatan dan airnya lebih bermanfaat untuk penyembuhan." lanjutnya dengan menilai manfaat buah yang belum diketahui namanya.


Dengan semangat, Zhi Shimo mengambil banyak buah dan menyimpannya di dalam Dunia Jiwa untuk di budidayakan. Karena keasikan mengambil buah dan sesekali meminum isinya, Zhi Shimo melupakan saat masih berada di lokasi yang berbahaya.


Zhi Shimo belum menyadari jika sedang diawasi oleh beberapa Humanoid yang bersembunyi di dalam pepohonan. Tubuhnya gemuk berwarna hijau, mata besar berwarna merah, memiliki kumis yang juga berwarna hijau, jari-jarinya tajam dan kakinya pendek. Humanoid itu adalah Frog Sea, Humanoid Monster Frog Sea.



Ketika Zhi Shimo duduk dan akan membelah buah, dua sosok bertubuh gemuk berwarna hijau melepaskan serangan jarak jauh dengan energi.


Zhi Shimo yang merasakan bahaya dari belakang, segera melompat ke depan sambil memutar tubuhnya, dia terkejut saat melihat dua lingkaran api berbentuk cakram melesat ke arahnya.


"Firefly Energi Defense!" teriak Zhi Shimo.


Kemudian bermunculan energi Kunang-kunang melindungi Zhi Shimo sebelum terkena dua serangan.


Boom... Boom...


Benturan energi pun tak terelakkan lagi dengan suara ledakan memekakkan telinga. Zhi Shimo terpental kebelakang dan tercebur ke dalam laut.


"Dia memiliki Kekuatan Jiwa, cepat tangkap dia!" perintah salah satu Humanoid kepada anggotanya, dia tampak serakah saat merasakan Kekuatan Jiwa yang dimiliki oleh Zhi Shimo.


Segera keluar banyak Humanoid mengejar Zhi Shimo yang tercebur ke laut...

__ADS_1


__ADS_2