BERIKAN AKU SEBERKAS CAHAYA

BERIKAN AKU SEBERKAS CAHAYA
episode 105.


__ADS_3

Setelah mengantarkan anaknya ke tempat belajar,Jasmin harus segera ke toko bunga dan membuka nya. Setelah disana,Jasmin mulai sibuk dengan kegiatan nya. Beberapa orang sudah memesan karangan bunga,jauh hari sebelum nya. Semua itu dia lakukan sendiri,dia memiliki seorang karyawan yang membantunya Tapi pekerjaan nya hanya mengatur dan merawat bunga-bunga yang mereka tanam. Di sini,mereka menanam sendiri bunganya. Dan ada juga yang sengaja didatangkan dari luar. Tergantung pada permintaan konsumen.


Jasmin sudah hampir tiga jam,menyelesaikan rangkaian bunga nya. Satu jam lagi,anak-anak nya harus segera di jemput.


"Rin,jaga toko ya. Saya mau menjemput anak-anak..!" pinta Jasmin pada Karin asistennya.


"Baik..!" jawab Karin.


Jasmin pun pergi dengan mengendarai mobil menuju ketempat anak nya.


Ketika dia sampai disana,Jasmin buru-buru keluar dan masuk kedalam ruangan. Dia mencari keberadaan anak nya,namun tidak menemukan nya. Dia pun panik,Jasmin mencari ibu guru nya. "Maaf bu,anak-anak saya kemana..?" tanya Jasmin.


"Mereka sudah pergi bersama papa nya..!" jawab giri tersebut.

__ADS_1


Jasmin pun tak tinggal diam. Dia mengambil ponsel dan menghubungi Edrik "Apa anak-anak bersama mu..?" tanya Jasmin.


"Iya,mereka bersama ku. Tadi saya bertepatan leeat dari sekolah nya. Dan singgah disana menjemput mereka...!" jawab Edrik.


"Saya cemas mereka hilang. Kenapa kamu tidak memberitahu aku dulu..?" ucap Jasmin.


"Maaf, aku lupa, Kami lagi makan es krim,kamu mau ikut..?" canda Edrik.


"Tidak,saya masih ada pekerjaan lain..!" jawab Jasmin. "Setelah lah selesai,tolong antarkan mereka kerumah. Saya masih ada urusan..!"


Anak-anak Jasmin memang dekat dengan Edrik. Mereka sudah seperti ayah dan anak kandung. Hal itu dikarenakan Edrik lah menjadi andalan mereka semenjak terlahir kedunia ini.


Setelah kecelakaan yang di alami Jasmin,dia tidak mengingat apa pun lagi. Pada saat itu,Edrik tidak mengetahui bahwa Rosse sedang hamil. Ketika sudah dirumah sakit,dokter menjelaskan kondisi ibu dan anak baik-baik saja. Hanya butuh waktu untuk memulihkan kesehatan nya.

__ADS_1


Karena kehamilan itu lah,Edrik tidak bisa berbohong pada Jasmin. Didalam hatinya,dia memiliki rasa spesial terhadap Rosse ketika awal berjumpa. Wajah kecil dan memiliki senyuman termanis,menarik hati Edrik untuk memiliki nya.


Tapi kehadiran anak-anak itu,tidak bisa dia akui serta merta. Karena bagi nya,anak-anak itu tetap milik Sebastian. Sampai saat ini,Jasmin belum bisa menerima hati nya,walau Edrik sudah berulang kali menyatakan rasa suka nya.


Tapi tidak menyurutkan perhatian nya pada Jasmin dan anak-anak nya.


Saat ini Jasmin menuju kerumah sakit untuk melihat keadaan Sebastian.Dia membawa beberapa macam buah dan buket bunga. Setelah sampai,Jasmin segera menuju ruangan Sebastian.


Jasmin membuka pintu secara perlahan. Sebastian terlihat tidur pulas. Bunga itu dia letakkan diatas meja di samping tempat tidur.


Jasmin memandangi Sebastian,hati nya berdegup kencang. Tak mengerti kenapa detakan itu terasa kencang. Jasmin memegang dada nya. Dia mengalihkan pandangan nya ke bawah. Ketika dia berbalik badan,tangan nya di tarik oleh Sebastian. Ternyata Sebastian pura-pura tertidur.


Jasmin terkejut dan hampir berteriak "Tuan baik-baik saja..?" tanya Jasmin.

__ADS_1


"Saya tidak apa-apa...!" jawab Sebastian dan melepaskan genggamannya.


__ADS_2