BERIKAN AKU SEBERKAS CAHAYA

BERIKAN AKU SEBERKAS CAHAYA
episode 89.


__ADS_3

Dinegeri H,Sebastian terus disibukkan oleh pekerja an nya. Waktu untuk menghubungi istrinya sangat jarang sekali. Sehingga membuat Rosse kembali merasakan kesepian.


Dokter Johan,yang selalu datang ke kediaman Sebastian. Sering melakukan pemeriksaan terhadapnya. Saat umur kehamilan memasuki empat bulan. Dokter Johan sendiri yang memberi tahu nya. Bahwa kandungan nya sangat sehat. Berbanding terbalik dengan Rosse yang selama kehamilan terlihat menyedihkan.


"Bulan depan ,saya harap nona Rosse bisa datang kerumah sakit. Agar di lakukan pemeriksaan secara keseluruhan." saran Dokter Johan.


"Baik dokter..!" jawab Rosse.


Setelah melakukan pemeriksaan,dokter Johan pun pergi meninggalkan rumah tersebut. Dia hanya meresepkan beberapa obat dan vitamin untuk Rosse.


Sementara,di tempat Sebastian di negeri H,hari sudah malam. Sebastian yang baru selesai mandi,sudah terlihat segar.


Tante Berta yang bertanggung jawab atas rumah tersebut. Di minta oleh Sebastian untuk menjadi asisten rumah tangganya sementara.Dia menyiapkan makanan untuk Sebastian dan Rico. Dan juga bertugas untuk membersihkan rumah tersebut.


Sehabis makan malam,Sebastian memegang ponsel nya. Dia menghubungi Rosse "Tut...tut...tut...!" suara di ponsel.


"Hallo..!" jawab Rosse.


"Kamu sedang apa..?" tanya Sebastian.


"Didalam kamar,tidak lagi ngapa-ngapain...!" jawab Rosse


"Apa kamu sudah menerima pemberian ku..?" tanya Sebastian.

__ADS_1


"Sudah,dan itu sungguh indah. Saya menyukainya." balas Rosse. "Terima kasih atas hadiahnya. Kenapa bukan kamu sendiri yang memberikan nya..?" tanya Rosse.


"Masalah itu,saya lupa meninggalkan nya di kantong baju. Ketika akan berangkat. Saya ingat,dan meminta pada Sonya untuk memberikannya setelah saya sampai di negeri H." jelas Sebastian.


Rosse tersenyum,mendengar penjelasan Sebastian yang lebih mirip dengan anak-anak.


"Bagaimana dengan kandungan mu..?" tanya Sebastian.


"Dokter Johan menyarankan,agar bulan depan saya harus kerumah sakit untuk pemeriksaan..!" jawab Rosse.


"Saya merasa bersalah,karena tidak bisa mendampingi mu.!" ujar Sebastian.


"Tidak perlu merasa bersalah. Semoga sebelum lahiran,saya harap kamu bisa menemani ku disini.!" pinta Rosse.


"Saya akan berusaha,agar pekerjaan disini cepat selesai." jawab Sebastian."Baiklah,saya harus menutup teleponnya. Disini sudah larut malam. Dan saya ingin tidur..!" jelas Sebastian.


Hari berlalu,kehamilan Rosse sudah memasuki lima bulan. Hari ini adalah jadwal Rosse untuk melakukan pemeriksaa. Sonya sudah bersiap-siap ingin pergi. Dengan memakai gaun selutut dan agak besar,menutupi kehamilan nya. Dia berjalan ke bawah,Sonya yang akan menemani nya pun sudah terlihat rapi. Sonya merasa senang,ketika Rosse mengajaknya untuk menemaninya.


Sonya membantu Rosse berjalan keluar. Disana pak supir sudah menunggu kehadiran mereka. Rosse dan Sonya pun berangkat.


Mobil terus berjalan menuju rumah sakit.


Ketika mereka berada dilampu merah,sebuah mobil berwarna hitam berkaca gelap berhenti tepat di samping. Dua orang laki-laki keluar dari mobil dan mendekat ke arah mobil Rosse naiki.

__ADS_1


Kedua lelaki itu berusaha membuka pintu mobil Rosse dengan paksa. Sonya yang melihat itu hanya menjerit dan ketika pak supir ingin melajukan mobilnya. Seorang dari lelaki itu memecahkan kaca mobil dan membuka pintu dengan keras. Dia menarik Rosse keluar dari dalam mobil.


Supir keluar dari dalam mobil dan berusaha melawan. Laki-laki satu nya malah melepaskan tembakan, dan mengenai dada sang supir.


Rosse merasa ketakukan,dia hanya bisa menangis dan berteriak saat mendengar tembakan. Sonya hanya bisa membungkuk kan badan nya,merasa ketakukan. Penjahat itu membawa tubuh Rosse di pundak nya.


Beberapa orang yang melihat kejadian itu,semoat mengambil video. Dan mereka mempublikasikannya di laman insta story mereka. Dan laman itu berlanjut dari tangan ke tangan.


Dokter Johan,masih menunggu kedatangan Rosse.Setelah beberapa jam,tak juga menunjukkan kabar.


Dia ambil ponsel nya dan menghubungi ponsel Rosse. Ponsel itu berbunyi tapi tidak ada yang mengangkat.


Dokter Johan membuka laman insta story nya. Terlihat sebuah posting seseorang tentang penculikan. Ketika video itu menunjukkan wajah wnaita yang ditarik keluar,dia menatap nanar tak percaya. Wanita yang ada didalam video itu adalah Rosse.


Dokter Johan menyimpan video itu. Dengan rasa semraut,dia kirimkan video itu pada Sebastian.


Saat ini Sebastian sedang berada dikamar mandi. Setelah pulang kerja,dia memilih untuk beristirahat.


Keluar dari kamar mandi,dia melihat layar ponsel nya hidup. Dia buka ponsel nya,banyak panggilan tak terjawab dari Johan.


Merasa itu suatu yang penting,Sebastian kembali menghubungi ,dan telepon pun terhubung.


"Ada apa menghubungi ku..? " tanya Sebastian.

__ADS_1


"Lihat lah video yang aku kirim ke ian..!" pinta Johan.


"Baiklah," jawab Sebastian dan menutup teleponnya.


__ADS_2