BERIKAN AKU SEBERKAS CAHAYA

BERIKAN AKU SEBERKAS CAHAYA
episode 72.


__ADS_3

Beberapa hari dirawat,akhirnya Rosse sudah diperbolehkan pulang. Sebastian menghubungi asistennya "Rico,siang ini jemput kami di rumah sakit," ucap nya dan telepon pun berakhir.


Sonya yang sebelumnya dihubungi oleh Sebastian untuk menemani Rosse dirumah sakit. Dia mulai membereskan barang-barang milik tuannya. Dan membantu Rosse untuk bersiap-siap.


Setelah siang,Rico pun datang. Dia masuk ke dalam ruangan Rosse "Mana barang yang harus dibawa..?" tanya Rico.


"Ini tuan.." jawab Sonya menunjuk sebuah tas yang diletakkan di sofa.


Rico mengambil tas itu dan membawanya keluar. Dan beberapa barang lainnya di bawa oleh Sonya.


Ketika Rosse ingin berjalan keluar kamar "Tunggu dulu." langkahnya dihentikan oleh Sebastian. "Kamu pakai ini saja," Sebastian membantu Rosse duduk di kursi roda.


"Saya masih bisa berjalan," keluh Rosse.


"Sudah,jangan membantah..!" ketus Sebastian sedikit kesal.


Sebastian mendorong kursi menuju lobi rumah sakit.Beberapa dokter disana memberi hormat ketika melihat Sebastin. Dia adalah pemilik hospital itu. Tidak ada satu orang pun dokter yang tak mengenalnya di negeri X tersebut.

__ADS_1


Saat akan keluar dari rumah sakit,terlihat sekilas wajah seorang wanita yang masuk kedalam mobil tak jauh dari posisi Sebastian berdiri. Dia merasa mengenal wanita itu,Ayana Ellison.Dia adalah pacar Sebastian yang dulu. Berpacaran lama,namun akhirnya harus terpisah karena orang tua Ayana.


Sebastian hanya melihati kepergian mobil itu. Walau sudah lama berlalu,ketika melihat Ayana. Hati Sebastian tetap bisa berdegup kencang. "Tuan,silahkan masuk," suara Rico membuyarkan lamunan Sebastian.


Setelah masuk,mobil pun jalan. Di dalam mobil Sebastian terlihat melamun,wajahnya memandang kosong ke kaca mobil. Rico menyadari apa yang terjadi pada tuan nya tersebut. Bukan hanya Sebastian yang menyadari kehadiran Ayana. Rico juga melihat Ayana keluar dari rumah sakit.


Rico sudah menebak,kehadiran Ayana adalah sebuah kutukan untuk kehidupan Sebastian. Pertama kali Ayana pergi meninggalkan nya dulu,Sebastian lebih banyak diam. Emosi nya tak stabil. Setiap didunia bisnis nya terjadi kecurangan,maka tanpa ampun Sebastian akan membuat orang itu menjadi miskin tak tersisa. Setelah berusaha dengan keras agar tidak terhanyut dalam masa lalu. Sedikit demi sedikit,dia kembali bisa berubah.


Sekarang,setelah Sebastian memiliki istri dan terlihat cukup bahagia. Cobaan itu datang kembali. Orang yang dulu pertama kali mengisi hati nya.


Oma memeluk Rosse "Selamat datang sayang," ucap Oma.


Rosse membalas pelukan itu "Terima kasih Oma."


Sebastian membopong tubuh Rosse masuk kedalam "Kamu istirahat dikamar saja." ucap Sebastian.


Rosse menggeleng "Saya bosan dari kemarin terbaring terus. Aku masih ingin berbincang-bincang dengan Oma..!"

__ADS_1


"Baiklah,tapi kalau kamu merasa lelah istirahatlah," ucap Sebastian. "Saya ada di ruang kerja.Kalau ada apa-apa panggil saja." tambahnya.


Sebastian meninggalkan Oma dan Rosse diruang keluarga. Oma terlihat berbunga-bunga setelah kepulangan Rosse dari rumah sakit "Oma sangat bahagia,setelah mendengar kehamilanmu."


"Ah...Oma." Rosse pun tersenyum.


Sementara Oma dan Rosse masih menikmati perjumpaan mereka. Sebastian disibukkan dengan berkas-berkas yang membutuhkan tanda tangannya. Satu persatu berkas itu dia periksa,dan membubuhkan tanda tangannya.


Hari hampir gelap ,Sebastian sudah menyiapkan sebagian berkas-berkas itu. Lama duduk membuatnya merasa bosan. Dia berjalan keluar dan menuju ke lantai atas.


Disana sudah terlihat Rosse yang tengah santai dengan ponselnya. Sebastian menghampiri "Kamu sudah mandi..?" tanya Sebastian.


"Sudah..! " jawab Rosse.


Sebastian memeluk tubuh mungil istrinya. Semenjak mengetahui kehamilan Rosse,Sebastian tidak sungkan lagi untuk berbicara dengan Rosse,bahkan memeluk nya sekalipun.


Sebastian mendaratkan ciuman di kening istrinya. Rosse merasakan perubahan pada suaminya,dan itu membuat Rosse mulai merasakan jatuh cinta untuk yang pertama kali dalam hidupnya.

__ADS_1


__ADS_2