
Satu minggu berlalu,Elsa masih menunggu kedatangan Sebastian. Setiap hari dia akan bertanya pada mamanya.Kapan papa nya akan datang.
Hari ini,dia memutuskan untuk tidak pergi ikut bimbingan belajar,dia merasa malas. Karena teman-teman nya terus saja bertanya pada nya tentang papa yang dia maksud. "Elsa,siap-siap sayang. Mama akan antar kalian.." ucap Jasmin.
Elsa mendekati Jasmin "Ma,hari ini Elsa malas pergi belajar..! " ucapnya.
"Kenapa..?" tanya Jasmin heran.
Elsa tidak menjawab,Adam menghampiri "Teman-teman nya selalu bertanya tentang papa. Dan mereka terkadang mengejek. " jawab Adam.
Jasmin hanya bisa terdiam,dia memeluk Elsa "Tidak usah hiraukan kata teman-teman mu. Untuk saat ini,papa mungkin sedang sibuk. Mana tahu beberapa hari lagi,papa memang akan datang..! " bujuk Jasmin.
Wajah Elsa yang sebelumnya terlihat murung,berubah gembira ketika mendengar kata-kata Jasmin. Dia pun bangkit dan melepas pelukan mama nya "Baiklah ma,Elsa akan pergi belajar..!" ucap nya dengan semangat.
__ADS_1
Jasmin tersenyum "Nah..begitu dong anak mama..!" ucap Jasmin.
Setelah Elsa selesai,Jasmin pun mengantar mereka ke tempat belajar. Setelah sampai,tak lupa pelukan Elsa memeluk mamanya. Adam hanya bersalaman tangan saja. Setelah menginjak umur empat tahun,Adam semakin terlihat dewasa diumur yang terbilang masih muda.
"Belajar yang rajin ya,dan Elsa jangan dengar kan kata teman-teman nya kalau mereka mengejekmu..!" nasehat Jasmin.
"Oke ma, da..da ma..! " ucap Elsa dan berlari menuju ruangan nya .
Jasmin berangkat ke toko bunga. Ketika disana beberapa memo sudah terletak di meja kerja nya. Itu adalah kertas catatan orang-orang yang memesan bunga dari nya. Asistennya yang meletakkan,agar lebih mudah di lihat dan ingat. Dia melihat satu persatu memo itu. Jasmin mengurutkan nya dari yang lebih dulu dibuat. Karena tanggal pengiriman dan pengambilan berbeda-beda.
Sementara dikediaman Sebastian,dia berniat untuk kembali ke tempat Jasmin dan anak-anak nya tinggal. Semua masalah diperusahaan nya sudah bisa di selesaikan. "Rico,siapkan pesawat sekarang. Aku akan berangkat untuk menjemput anak dan istri ku.!" ucap Sebastian.
"Tuan akan pergi sekarang..? " tanya Rico.
__ADS_1
"Iya..! " jawab nya.
Rico pun segera pergi menuju penerbangan untuk memastikan kondisi jet nya baik-baik saja. Dia memerintah kan seorang mekanik ahli untuk memeriksa mesin demi keselamatan tuan nya. Mekanik itu sudah memastikan,semua aman. Rico pun kembali ke kantor untuk menghadap Sebastian.
"Semua baik-baik saja tuan. Mekanik sudah melakukan pemeriksaan menyeluruh." lapor Rico.
"Baiklah,saya titip perusahaan pada mu. Jangan sampai ada masalah yang serius .." ucap Sebastian.
"Baik tuan,saya akan pastikan. Selama tuan disana,disini akan baik-baik saja." jawab Rico.
Sebastian mengambil jas yang sebelum nya dia letak kan di sandaran kursi nya dan memakai nya "Kalau Oma tanya keberadaan saya. Kamu jawab saja urusan bisnis..! " ucap Sebastian.
"Baik tuan..! " jawab Rico.
__ADS_1
Sebastian pun pergi menuju penerbangan. Dia pergi tanpa membawa apa pun. Di perjalanan,dia merasa gembira,karena akan segera berkumpul bersama istri dan anak-anak nya. Dia pun akan mendaftarkan pernikahan nya secara resmi. Karena Jasmin dinikahi hanya di hadiri keluarga dan para pelayan dirumahnya saja.