BERIKAN AKU SEBERKAS CAHAYA

BERIKAN AKU SEBERKAS CAHAYA
episode 132.


__ADS_3

Saat malam hari,ketika akan tidur. Rosse lebih dulu masuk kedalam kamar. Dia mengunci pintu dari dalam. Saat Sebastian akan masuk,dia tidak bisa membuka pintu kamar "Tok..tok..tok...!" dia ketuk pintu.


Rosse pun membuka pintu nya separuh "Ada apa..?" tanyanya.


"Kenapa pintunya kamu tutup..?" tanya Sebastian.


"Bukan kah kamar ini hanya saya sendiri..?" tanya Rosse.


"Bukan,kamar ini untuk kita berdua..!" jawab Sebastian dengan nada menggoda.


Rosse kembali merasa malu "Kamu cari kamar lain saja..!" ucap Rosse.


"Buat apa,sementara istri ku ada disini..!" rayu Sebastian lagi.

__ADS_1


Rosse tidak bisa beralasan lagi,dia membuka lebar pintu kamar nya. "Kenapa kamu tidak bersama anak-anak saja..?" tanya Rosse.


"Saya ingin bersama mu..!" Sebastian berjalan mendekatkan diri ke hadapan Rosse.


Perlahan Rosse mundur,selangkah demi selangkah. Ketika dia sudah disisi tembok,dia merasa semakin terpojok. Sebastian dengan tatapan lapar,membuat Rosse merasa gelisah. Sebastian merangkul pinggang Rosse dan mendekapkan ke tubuhnya. Mata bertemu mata,ketika bibir nya hampir mendekat,Rosse melepaskan diri dan berjalan keluar kamar.


Sebastian terlepas pada mangsa,dia hanya bisa tersenyum karena kegagalan.


Rosse berjalan keluar dari rumah. Dia menuju balkon yang ada dilantai bawah yang dikelilingi pagar. Rosse bersandar ditepi balkon dan menatap bintang yang terlihat terang di atas langit.


Rosse berjalan kembali kedalam kamar,dia ingin bertanya pada Sebastian. Ketika dia masuk ke kamar,dia tidak menemukan Sebastian. Entah dari mana,ternyata Sebastian sudah berada di belakangnya ,hanya mengenakan handuk menutupi dari pinggang sampai atas lutut. Rosse berbalik tubuh,ketika melihat pemandangan di hadapan nya. Dengan cepat dia membuang muka.


"Apa kamu mencari aku..?" tanya Sebastian.

__ADS_1


"Iya,tapi kamu berpakaian dulu. Saya akan keluar." ucap Rosse.


Ketika akan melangkah pergi,Sebastian menahan tangan nya "Apa yang kamu lakukan..?" tanya Rosse.


"Apa yang aku lakukan?" tanya Sebastian "Apa pun yang aku lakukan yang pasti nya karena kamu..!" rayu Sebastian.


Rosse ingin melepaskan cengkraman tangan Sebastian,tapi dia tidak memiliki kemampuan cukup untuk melawan.


Sekarang posisi mereka berhadapan,detak jantung Rosse semakin kencang. Nafas nya mulai tidak beraturan. "Apa kamu tahu,semenjak kehilangan mu. Rindu ku semakin dalam,dan rasa cinta ku semakin besar. Tiga tahun aku mencarimu dengan segala cara. Tapi aku tidak menemukan mu. Sampailah kita bertemu di negara S. " ucap Sebastian disela-sela telinga Rosse yang ditutupi rambut panjang nya.


"Selama kehilangan ku,kenapa kamu tidak mencari wanita lain? " tanya Rosse.


"Tidak mudah bagi ku,karena cinta ku itu mahal. Bukan datang begitu saja. " jelas Sebastian.

__ADS_1


Sebastian semakin mendekat ke bagian leher,Rosse merasakan hembusan nafas yang terasa hangat . Sebastian terus melakukan hal-hal yang membuat Rosse semakin tak karuan. Pada akhirnya,pertahanan Rosse gugur ditengah jalan. Malam itu mereka lewatkan dengan suasana hangat. Sebastian melepaskan semua rasa kerinduan yang dia pendam selama lima tahun.


Setelah masing-masing melepaskan perasaannya,Rosse mulai melunak dan tidak lagi menghindar ketika berhadapan dengan Sebastian.


__ADS_2