BERIKAN AKU SEBERKAS CAHAYA

BERIKAN AKU SEBERKAS CAHAYA
episode 124.


__ADS_3

Sudah lebih satu minggu Sebastian tinggal bersama Jasmin. Dan itu semua karena permintaan anak mereka. Jasmin juga mulai merasa tak asing dengan kehadiran Sebastian. Hati nya seperti merindu sosok seorang lelaki disampingnya. Walau Edrik dekat dengan nya,tapi tidak sedikit pun rasa nya seperti kepada Sebastian.


Sebastian ikut bersama Jasmin ke toko . Jasmin sudah mulai terbiasa dengan kehadiran Sebastian . Ketika mereka lagi menikmati minuman dimeja depan "Jasmin,apa kamu sudah membuat keputusan?" tanya Sebastian.


Jasmin memandang wajah Sebastian "Maksudnya..?" tanya Jasmin.


"Maksud saya,kapan kalian akan ikut bersama ku..?" tanya Sebastian.


"Masalah itu,aku masih berfikir lagi..!" jawab Jasmin dengan enteng.


"Aku tidak bisa berlama-lama disini. Ada pekerjaan yang harus aku jalankan. !" jelas Sebastian.


Jasmin menundukkan pandangan nya melihat cangkir yang ada didepan nya "Kalau aku ikut bersama mu,bagaimana dengan toko ku..?" tanya Jasmin sambil memandangi sekeliling toko nya .


"Apa kamu sangat suka membuka toko bunga.?" tanya Sebastian.


"Iya,aku sangat menyukai nya." jawab Jasmin.

__ADS_1


"Apa kamu tau,dirumah ku ada sebuah rumah kaca. Dan didalamnya lengkap beragam macam bunga. Itu semua adalah permintaanmu..!" jelas Sebastian.


"Siapa yang menanam bunga-bunga itu..?" tanya Jasmin.


"Kamu yang menanam nya. Aku melengkapi rumah kaca itu dengan semua alat yang memudahkan mu dalam merawat bunga-bunga itu." ucap Sebastian.


"Apa sekarang bunga-bunga itu ada..?" tanya Jasmin.


"Aku sendiri yang merawatnya dan bisa dipastikan bunga-bunga itu masih tumbuh sampai sekarang..!" ujar Sebastian meyakinkan.


Mendengar ucapan Sebastian,Jasmin merasa tidak ada keraguan "Beri aku waktu tiga hari ini. Aku akan memberitahu keputusan ku..!" ucap Jasmin.


Sore itu,mereka kembali kerumah bersama-sama. Anak-anak segera masuk kedalam kamar dan mandi sore.


Jasmin memilih sibuk didapur menyiapkan makan malam. Sebastian membantu memotong beberapa sayuran. Jasmin merasa terbantu dengan pertolongan Sebastian.


Jam tujuh malam,semua sudah berkumpul dimeja makan. Elsa terlihat lahap menyantap makanan nya. Adam pun begitu juga. Jasmin dan Sebastian merasa senang melihat anak-anaknya tidak memilih makanan.

__ADS_1


Mereka sekeluarga begitu menikmati suasana yang damai itu.


Saat ingin tidur malam,Sebastian satu kamar dengan anak laki-laki nya. Dia hanya tidur beralaskan kasur tipis yang baru dibeli semenjak Sebastian memutuskan untuk tinggal disana. Sementara Adam tidur di atas ranjang.


Tiga hari berlalu,Jasmin sudah berjanji akan memberikan jawaban atas keputusan untuk ikut atau tidak bersama Sebastian kenegeri X.


Ketika bangun pagi,Sebastian mengingat dengan janji Jasmin. Dia menghampiri Jasmin yang duduk sendiri diruang tamu dan duduk di sebelah nya. "Bagaimana dengan keputusan mu..?" tanya Sebastian.


"Ah.. Aku sudah putuskan akan ikut bersama mu. Dan aku masih harus mengurus beberapa pekerjaan . Karena toko tidak akan aku jual,aku menyerahkan nya pada Asisten. Dan sewaktu-waktu aku akan datang kembali.!" ucap Jasmin.


Sebastian merasa senang,sehingga dia tidak bisa menyembunyikan perasaan nya.


"Kapan kita akan berangkat..? " tanya Sebastian.


"Setelah urusan ku selesai,dan juga mengurus pemindahan sekolah anak-anak..!" jawab Jasmin.


"Baiklah,aku akan memberitahu Oma. Kalau kita akan segera kembali kenegara X." ucap Sebastian.

__ADS_1


"Heeh..!" gumam Jasmin. Dia pun bangkit dari duduk nya . Bersiap-siap akan berangkat ketoko.


__ADS_2