BERIKAN AKU SEBERKAS CAHAYA

BERIKAN AKU SEBERKAS CAHAYA
episode 128.


__ADS_3

Keesokan hari nya,semua orang sudah bangun. Sebastian bangun lebih dulu dan memilih segera naik ke kamar atas. Dia takut,Oma mengetahui bahwa dia dan Rosse tidur terpisah.


Ketika dikamar,tanpa sengaja dia melihat pemandangan yang sudah lama tidak dia nikmati.


Rosse yang selesai mandi terperanjat dengan kehadiran Sebastian yang tiba-tiba. "Apa yang kamu lakukan..?" tanya Rosse.


"Maaf,sa-saya tidak tahu kamu lagi mandi..;" jawab Sebastian sambil membelakangi Rosse.


"Kamu begitu dulu,aku mau pakai baju.." ucap Rosse.


Dengan cepat dia mengambil pakaian yang ada didalam tas yang dia bawa. "Kalau kamu tidak memiliki baju,didalam lemari masih banyak baju-baju mu yang lama..!" ujar Sebastian.


"Tidak apa-apa. Aku pakai baju yang di bawa saja. " jawab Rosse.


Setelah menunggu "Kamu berbalik lah..!" ucap Rosse.


Sebastian pun berbalik,dengan pandangan ke bawah. "Aku sudah pakai pakaian lengkap..!" ujar Rosse.


"Kamu turunlah lebih dulu. Mungkin Oma sudah menunggu untuk sarapan. !" ucap Sebastian.


"Baiklah," jawab Rosse dan pergi meninggalkan keluar dari kamar.


Sebastian pun segera membuka seluruh pakaian nya dan mandi.

__ADS_1


Di bawah,Oma dengan senyum khas nya sangat gembira melihat kehadiran Rosse. Sosok yang sudah beberapa tahun ini dia rindukan. Dan bahkan dia berfikir,Rosse mungkin sudah tidak ada lagi didunia ini.


Rosse berjalan lambat,sembari melihat sekeliling rumah. Berharap ada sesuatu yang bisa membuat dia ingat kembali. "Kamu seperti mencari sesuatu..?" tanya Oma.


"Ah,bukan. Saya hanya takjub dengan rumah nya.." alasan Rosse.


"Duduk lah dekat Oma.Agar aku bisa melihat wajah yang kurindukan ini lebih puas lagi..!" suruh Oma.


Rosse duduk di bangku sebelah Oma. "Bagaimana keadaan Oma. ?" tanya Rosse ramah.


"Seperti yang kau lihat,Oma kesusahan dalam berjalan. Semenjak kehilangan mu,kesehatan Oma terus menurun. " keluh Oma.


Mendengar cerita Oma ,Rosse sedikit terharu. Tak menyangka,masih ada lagi orang yang mengharap kan kehadiran nya. Walau sudah bertahun-tahun hilang.


"Tidak apa-apa. Pelan-pelan saja,kamu pasti akan ingat kembali.!" ucap Oma.


"Terima kasih Oma atas pengertiannya..!" balas Rosse.


Oma hanya senyum sembari memegang hangat tangan Rosse.


Sebastian pun turun setelah selesai mandi. "Mana anak-anak..?" tanya Sebastian.


"Mereka belum bangun?" tanya Rosse heran.

__ADS_1


"Biarkan saja mereka,masih kecil butuh waktu istirahat yang lama." ucap Oma.


"Mari kita makan lebih dulu..!" ajak Oma.


Mereka pun akhirnya makan tanpa anak-anak. "Hari ini,aku harus berangkat ke kantor. Karena banyak pekerjaan yang tertunda!" ucap Sebastian.


"Pergi lah. Rosse dan Oma akan menunggu kamu kembali." jawab Oma.


"Baiklah Oma,aku pergi dulu. Kalau kamu butuh sesuatu jangan segan untuk meminta pada pelayan atau Oma." ucap Sebastian.


" Baiklah." jawab Rosse.


Sebastian pun pergi menuju mobil yang sudah menunggunya sedari tadi. Riko terlihat bersemangat setelah kedatangan Sebastian ke negeri X. Permasalahan di perusahaan tidak bisa semua dia tangani. Maka dari itu kehadiran Sebastian sangat dibutuhkan dan di nanti.


"Tuan, sepertinya hari ini begitu spesial.!" ujar Rico.


" Maksudmu?" tanya Sebastian.


"Tidak seperti biasanya, Tuan tanpa senyum." ujar Riko..


"Apa selama ini kamu memperhatikan aku?" tanya Sebastian.


Rico tak menjawab pertanyaan tuan nya. Hanya senyum sumringah yang terlihat dari bibir nya.

__ADS_1


__ADS_2