BERIKAN AKU SEBERKAS CAHAYA

BERIKAN AKU SEBERKAS CAHAYA
episode 83.


__ADS_3

Tidak terasa waktu cepat berlalu. Sebastian mengira pekerjaan nya akan selesai hanya dalam hitungan minggu. Ternyata memakan lebih banyak waktu,lebih dari yang dia perkirakan.


Sudah satu bulan lebih Sebastian dinegara H.Hari-hari yang bisa melalukan video call dengan istri dan Oma.


Rosse yang sudah merasakn rindu,merasa bosan . Di kamar hanya sendiri,hanya bisa melihat Sebastian melalui video call.


Hari ini,Sebastian berencana ingin segera memantau pekerjaan nya. Dia berangkat ke proyek yang bakalan jadi bangunan super mewah dan mahal. Rico dan supir sudah bersiap-siap menunggu. Sebastian keluar dari kamar menuju pintu depan. Mereka pun berangkat,di jalan Rico memperlihatkan sesuatu di ponsel nya. Itu adalah video James bersama Roberto. Mereka terlihat akrab di sebuah restoran.


Melihat video itu,membuat Sebastian naik emosi. "Dari mana video ini..?" tanya Sebastian.


"Anak buah saya yang mengirim tuan..! " jawab Rico.


"Ternyata Roberto berada di negara ini..!" ujar Sebastian.


"Dia sudah beberapa bulan disini tuan. Dan dia tinggal bersama James,salah satu investor di proyek ini..!" jelas Sebastian.

__ADS_1


Sebastian hanya diam,didalam hatinya mengetahui bahwa orang yang ada di balik semua kejadian ada hubungannya dengan Roberto.


Mereka pun sampai di proyek,Sebastian melakukan beberapa pemeriksaan terhadap pekerjaan disana.Sekedar memastikan kesiapan nya. Pekerjaan itu membuat Sebastian merasa bosan tanpa bisa bertemu istrinya.


Sementara di kediaman Sebastian,Rosse sering sakit. Tapi kabar itu tidak pernah dia beritahukan pada Sebastian.Tidak ingin mengganggu pekerjaannya.


Hari ini,Rosse terlihat pucat,Oma menyarankan agar dia dibawa kerumah sakit.Agar dokter bisa mengetahui apa penyebabnya.Tapi Rosse tidak mau. Dia merasa hanya seperti sakit biasa saja.


Semakin hari tubuhnya semakin lemah dan kurus.Dokter Johan yang menjadi dokter keluarga. Merasa sedih melihat kondisinya . Dokter Johan menyarankan untuk memberi tahu Sebastian agar dia segera kembali. Mereka mengira ,karena kepergian Sebastian lah Rosse menjadi seperti ini.


Karena tidak tahan melihat kondisi Rosse.Dokter Johan diam-diam menghubungi Sebastian.Dia mengambil foto Rosse yang tengah berbaring. Dan mengirimkan nya kepada Sebastian.


Dalam keadaan sibuk,Sebastian tidak menyadari bahwa ponsel nya berdering.


Jam sudah menunjukkan jam dua belas siang. Matahari tepat berada di atas kepala. Sebuah lonceng berbunyi,tanda jam istirahat. Para pekerja menghentikan semua pekerjaan nya. Sebastian dan Rico pun pergi menuju sebuah restoran.

__ADS_1


Ketika mereka sedang menyantap makanannya. Seorang wanita menghampiri mereka "Kebetulan kita jumpa disini..?" ucap Ayana.


Sebastian menoleh kesamping,seketika makan nya terhenti menatap wanita itu. Dia tidak berkata apa pun. Rico menatap sinis ke arah Sebastian.


Ayana tanpa dipersilahkan mengambil sebuah kursi dan meletakkan tepat di samping Sebastian dan duduk.


Melihat itu,Sebastian segera bangkit dari duduk nya. Ketika akan pergi,tangannya di tarik oleh Ayana. Sebastian menghentikan langkahnya,melirik pada tangan itu dan melepaskan nya.


"Apa yang kamu lakukan membuat saya tidak nyaman. Dan saya mohon tidak usah merasa terlalu dekat..!" ucap Sebastian.


Mendengar ucapan Sebastian,Ayana pun berdiri dan mendekat tepat didepannya. Sebastian mundur selangkah kebelakang.Rico pun berdiri memberi isyarat pada Sebastian.


Sebastian pun mengerti,mereka pergi meninggal kan Ayana sendiri.


Ayana menjadi geram,karena Sebastian tidak memperdulikan nya.

__ADS_1


__ADS_2