BERIKAN AKU SEBERKAS CAHAYA

BERIKAN AKU SEBERKAS CAHAYA
episode 95.


__ADS_3

Mereka pun sampai dialamat yang dituju. Kawasan itu terlihat tenang,tak ada kerumunan orang-orang atau pun aktifitas. Sebastian melangkahkan kakinya menuju sebuah rumah. "Tok...tok...tok...!" Sebastian mengetuk pintu.


"Sebentar...!" sebuah suara dari dalam rumah.


Dan pintu pun terbuka ,keluar seorang wanita yang terlihat lebih muda dari nya "Cari siapa...?" tanya wanita itu


"Apa Roberto ada disini...? " tanya Sebastian.


"Tunggu sebentar..!" ucap wanita itu dan masuk kedalam.


Tak berapa lama,Roberto keluar . Roberto begitu waspada terhadap orang yang sedang mencari nya. Roberto mengintip dari balik jendela. Tapi sebastian sudah bersembunyi di dibagian samping. Karena tidak menemukan orang ,Roberto pun membuka pintu . Dia tidak melihat siapa pun disana,ketika dia akan kembali masuk. Sebastian menarik nya hingga tubuhnya terdorong kebelakang.


Melihat siapa yang menarik tangannya,Roberto menjadi panik dan ketakutan.Dia berusaha melepaskan diri ingin lari. Semakin kuat Roberto melawan,semakin kuat pula Sebastian mencengkram tangan nya.Tak sabar,Sebastian memelintir tangan Roberto. Sehingga membuat Roberto tertunduk "Kemana kau bawa Rosse..?" tanya Sebastian.


"Rosse...Rosse mana..?" tanya Roberto.

__ADS_1


"Kamu masih pura-pura tidak tahu..!" hardik Sebastian.


Kembali Sebastian menguatkan pelintiran tangan Roberto "Sungguh aku tidak tahu,siapa Rosse...!" teriak Roberto.


"Wanita buta yang kalian culik dari mobil..!" jelas Sebastian.


"Wanita...wanita itu,saya tidak tahu. Tiger yang melakukan penculikan. Saya tidak mengetahui apa-apa..?" Roberto membela diri.


Mendengar Roberto berkelit,kesabaran Sebastian pun sampai dititik nya. "Rico,kamu selesaikan...!" perintah Sebastian.


Rico mendekat dan mengambil alih,dia memukul bagian bahu Roberto sehingga membuat dia pingsan.


Rico membawa tubuh Roberto dan meletakkan nya di bagasi mobil dan menutupnya.Mereka berdua kembali masuk kedalam mobil dan pergi menuju sebuah jurang yang jauh dari rumah dan jalan itu jarang di lalui.


Setelah sampai mereka mengeluarkan Roberto. Sebastian menyiramkan air di botol yang dia pegang.Roberto pun terbangun,Sebastian berjongkok didepan Roberto "Apa kamu tidak mau menjawab..?" tanya Sebastian.

__ADS_1


"Saya sungguh tidak mengetahui dimana dia berada. Tiger semua yang punya rencana..."


Karena tidak mendapatkan jawaban,Sebastian merasa semua sia-sia. Sebastian melangkah mundur dan Rico maju kedepan. tanpa aba-aba,Rico membekap mulut dan hidung Roberto. Setelah memastikan dia tidak bergerak lagi. Rico menolak tubuh Roberto ketepi jurang.


Sebastian belum merasa puas sebelum melihat istrinya.Setelah menyelesaikan pekerjaan nya.Mereka kembali ke rumah yang mereka tinggalin untuk sementara.


Anak buah Joe juga sudah berusaha mencari dimana keberadaan Rosse. Mereka juga tidak menemukan nya.


Karena usaha yang sia-sia,Sebastian dan Rico kembali kenegara X. Sesampainya disana,Sebastian sudah harusn disibukkan dengan pekerjaan kantornya yang beberapa bulan dia tinggalkan. Semua pekerjaan dia serahkan kepada sekertaris nya Diana.


Diana selama beberapa bulan ini merasa terbebani dengan semua pekerjaan .Sebagai sekertaris juga merangkap sebagai pemimpin sementara. Ketika ada dokumen yang memerlukan tanda tangan Sebastian,maka Diana lah yang menandatangani.


Hari ini,Sebastian sudah masuk kerja seperti biasa . Diana terlihat senang,dan Rico ditugaskan oleh sebastian untuk mengurus proyek yang berada di negara H. Beberapa minggu sekali,Sebastian akan berkunjung ke negara H. Untuk memantau pekerjaan disana. Pencarian Rosse mulai longgar,ketua kelompok Tiger pun tidak ditemukan. Sebastian tetap mencari ke beberapa bandara yang ada di negara X. Tapi ,tetap tidak menemukan kabar nya.


Sebastian sudah merasa putus asa. Untuk menghilang pemikirannya tentang istrinya,Sebastian menyibukkan diri dengan pekerjaan nya.

__ADS_1


Ketika berada dirumah,dia kembali terlihat sedih. Dikamar mereka hanya tersisa baju dan parfum yang khas sekali dengan Rosse. Sebastian tidak membuang nya. Dia menyuruh pelayan untuk menyimpan nya di kamar tamu. Dan kamar tamu itu tidak dibenarkan siapa pun untuk tidur disana. Termasuk tamu dari mana pun.


__ADS_2