BERIKAN AKU SEBERKAS CAHAYA

BERIKAN AKU SEBERKAS CAHAYA
episode 56.


__ADS_3

Siang ini Sebastian memerintah kan Rico untuk membeli beberapa potong pakaian untuk wanita. Sebastian memberikan kartu kredit unlimited kepada asistennya.


Di jalan Rico merasa pusing dengan permintaan tuan nya itu. Tapi tetap harus menuntaskan misi itu. Dia pergi kesebuah mall terkenal dengan produk-produk bermerek.


Ketika sampai di pintu utama,dia disambut ramah oleh beberapa wanita yang berpakaian seragam. Mereka adalah para SPG " Selamat datang tuan," Sambut para wanita tersebut.


Rico masuk dan melihat-lihat kesekeliling." Saya ingin pakaian model terbaru untuk wanita," minta Rico.


Mendengar permintaan costumer nya,para pegawai mulai memilih beberapa pakaian,gaun dan baju serta celana. Mereka membawa semua nya kehadapan Rico.Mereka memjelaskan produk yang mereka punya. " Sudah,kalian bungkus semua nya," pinta Rico. Para pegawai dan manager nya saling berpandang-pandangan. Mereka merasa bahagia,karena produk terpilih jualan mereka di borong oleh orang berduit.


Setelah melakukan pembayaran "Tolong kirim kekediaman keluarga Leman," minta Rico.


" Baik tuan,kami akan kemas dengan rapi serta mengirimkannya ke alamat," jawab manager.


Sebelum pergi tak lupa Rico mengambil beberapa gambar sebagai bukti untuk diperlihatkan kepada tuannya. Rico pun pergi meninggalkan butik tersebut kembali keperusahaan .


Setelah satu jam ,sebuah mobil kurir berhenti didepan pintu gerbang. Seorang laki-laki keluar dari mobil,penjaga langsung mendekat pada lelaki itu "Cari siapa..?" tanya penjaga.


" Apa ini kediaman keluarga Leman...?" tanya lelaki itu.

__ADS_1


" Iya,ada perlu apa?" tanya penjaga.


"Ada kiriman dari butik ,disini tertulis untuk nona Rosse...!" ujar lelaki itu


"Dari siapa..?" tanya pak penjaga.


" Dari Rico..!" jawabnya.


Penjaga pun membuka kan pintu gerbang tersebut dan mengkontak pelayan yang ada didalam untuk keluar agar mengambil barang.


Seorang pelayan keluar dari dalam rumah.Berlari menuju pos penjaga.


"Mana barangnya pak..?" tanya pak penjaga.


" Saya tidak bisa membawa nya sendiri,saya butuh beberapa orang lagi," keluh pelayan.


Pak penjaga,kembali memanggil beberapa pelayan lainnya. Mereka pun datang termasuk Sonya.


" Ini semua milik nona Rosse,masukkan kekamar tamu. Tunggu tuan Sebastian datang," pinta penjaga.

__ADS_1


Para pelayan membawa satu persatu kotak paket itu. Sonya penasaran isi dari kotak-kotak yang banyak tersebut. Dia menggoncangnya " Sepertinya pakaian," ujar Sonya.


Walau penasaran bagaimana pun,tapi peraturan tetap peraturan. Tidak ada yang berani melanggar itu.Mereka memasukkan nya ke dalam kamar tamu. Kotak itu disusun bertindih.


Hari sudah sore,terdengar suara mobil berhenti di depan. Sebastian terlihat berjalan menuju tangga . Ketika akan menaiki tangga " Tian..!" panggil Oma.


Sebastian menoleh " Ada apa Oma..?" tanya nya.


"Tadi kurir datang mengantarkan barang. Katanya sipengirim adalah Rico," ujar Oma.


"Iya Oma,Tian yang suruh,"


"Semua barang itu ada di kamar tamu. Rosse belum mengetahui tentang itu," jelas Oma.


"Iya,,nanti saja Tian yang memberi tahu dia." ujar Tian dan kembali naik ke atas.


Ketika membuka pintu, tercium aroma parfum Rosse yang membuat perasaan terasa damai .Tidak seperti kemarin,hari ini Rosse sudah memakai pakai dan rapi. Dia mandi lebih awal dari biasa nya.


Sebastian menutup pintu,Rosse mendengar suara pintu. "Tuan sudah pulang..?" tanya Rosse.

__ADS_1


" Ya," jawab Sebastian singkat.


" Baiklah tuan,saya turun ke bawah dulu," Rosse berjalan meninggalkan Sebastian yang masih memandanginya.


__ADS_2