BERIKAN AKU SEBERKAS CAHAYA

BERIKAN AKU SEBERKAS CAHAYA
episode 129.


__ADS_3

Kegiatan Sebastian di kantor yang sudah menumpuk membuatnya tidak ada kesempatan untuk berlengah-lengah. Satu persatu,semua dia kerjakan,agar dia bisa cepat menikmati waktu bersama keluarga nya. "Rico,apa pekerjaan ini tidak bisa di sambung esok..?" tanya Sebastian pada Rico yang berdiri diri samping nya.


"Maaf tuan,ini semua sudah harus tuan selesaikan hari ini juga . Karena banyak nya hari penting yang tuan lewatkan saat di negara S. " jelas Rico.


"Huhhhh....!" keluhan nafas Sebastian sembari menyandarkan tubuhnya ke kursi.


Tanpa pertanyaan lagi,dia mengerjakan semua berkas secepat mungkin. Agar tidak menguras terlalu banyak waktu.


Saat makan siang,Rico pergi meninggalkan Sebastian. Dia memilih untuk makan lebih dulu.


Ketika semua berkas itu selesai,Sebastian mencari keberadaan asistennya itu.Tapi tidak mendapatinya sama sekali. Sebastian mencoba menghubungi ponsel nya,tapi tidak di angkat.


Akhirnya Sebastian bangkit dan keluar dari ruangan nya.Dia mencari Rico langsung keruangan nya. ,ternyata disana Rico tidak ada juga Sebastian kembali menghubungi ponsel nya.


Diruangan itu terdengar suara ponsel berdering,ternyata Rico tidak membawa ponsel . Sebastian jadi penasaran "Tidak biasa dia meninggalkan ponsel nya.." batin Sebastian.


Sebastian pun menyerah,dia kembali keruangan nya. Dan meletakkan semua berkas itu di meja nya. Sekarang dia ingin segera pulang kerumah dan berjumpa anak dan istrinya.


Di depan gedung perusahaan,dia meminta pada penjaga untuk memanggil sebuah taksi. Karena kunci mobil yang biasa dia pakai,ada di tangan Rico.


Sebastian masuk kedalam taksi,dan mereka pu berangkat.


Karena jalan dalam keadaan tenang,tak butuh waktu lama. Mereka sudah sampai dikediaman Sebastian. Membuka dompet nya dan mengambil beberapa lembar uang untuk membayar taksi. "Maaf tuan ini terlalu banyak..!" ucap supir taksi.

__ADS_1


"Tidak apa-apa. Kamu ambil saja." jawab Sebastian.


Supir taksi tersebut menerima uang itu dan pergi dengan hati senang. Sebastian berjalan menuju rumah,di taman dia melihat anak-anaknya sedang bermain berdua. Mereka berlarian dan bercanda sesama saudara.


"Hai sayang..!" sapa Sebastian.


Elsa dan Adam menoleh kesumber suara "Papa pulang..?" ucap Sebastian.


Mereka menghambur ke arah Sebastian dan memeluk mereka. "Apa kalian betah dirumah ini..?" tanya Sebastian.


"Kami senang pa tinggal disini. Bisa bermain diluar tanpa takut kenderaan." jawab Elsa.


"Kalian main lah sepuasnya. Papa masuk ke dalam dulu ya..!" ujar Sebastian.


Didal rumah,Jasmin lagi berbincang-bincang bersama Oma. "Kamu sudah pulang..?" tanya Oma.


"Iya Oma,aku mau makan siang dirumah..!" ucap Sebastian.


"Wah,kamu terlambat. Kami baru selesai makan..!" ucap Oma.


"Kenapa tidak menunggu aku Oma. ?" tanya Sebastian.


"Mana Oma tahu,biasa nya siang kamu makan diluar..!" jelas Oma.

__ADS_1


"Sekarang ini berbeda Oma,ada Rosse dan anak-anak..!" ucap Sebastian sedikit kecewa.


Oma diam dan buang muka,tak ingin cerita panjang lebar lagi,


"Biar aku yang siapkan makan nya..!" ucap Rosse.


"Kamu tidak keberatan?" tanya Sebastian dengan rasa senang.


"Tidak," ujar Rosse.


"Hemm.." gumam Sebastian.


Rosse berdiri dan melangkah menuju dapur. Ketika di dapur,beberapa pelayan merasa tak yakin dengan apa yang mereka lihat.Orang yang telah hilang bertahun-tahun akhirnya kembali.


Rosse merasa mata orang tertuju padanya "Kanapa kalian memandang ku seperti itu..?" tanya Rosse.


"Maaf nona,saya hanya tidak menyangka. Nona kan kembali lagi,setelah hilang tanpa jejak..!" jekas pelayan tersebut.


"Apa kalian mengenal ku..?" tanya Rosse.


"Sangat kenal Nona. !" jawab pelayan itu.


Rosse pun menghentikan pembicaraan nya. Setelah selesai menata makanan di piring.

__ADS_1


__ADS_2