BERIKAN AKU SEBERKAS CAHAYA

BERIKAN AKU SEBERKAS CAHAYA
episode 114.


__ADS_3

Sebastian kembali ke hotel,dia mengambil beberapa barang yang masih tertinggal disana.


Jasmin dan kedua anak nya ikut serta mengantarkan Sebastian ke bandara .


Setelah sampai disana. Mereka semua masuk kedalam bandara. Elsa terlihat ingin menangis saat Sebastian melambaikan tangan nya. Melihat nya, Sebastian merasa tidak sampai hati. Dia kembali mendekati Elsa yang mulai sesenggukan. " Jangan sedih,papa akan kembali menjemput kalian semua. Jangan menangis lagi ya..!"bujuk Sebastian.


Sebastian mengusap air mata putrinya. Dan mencium pipi putri kecil nya. Elsa mulai terlihat tenang


Adam mendekat dan mengelus pundak adik nya "Jangan menangis lagi ,papa pasti akan kembali lagi ,"rayu Adam.


" Kakak tidak bohong kan..?" tanya Elsa.


"Kakak pastikan,papa akan datang lagi..!" ucap Adam.


Beberapa saat lagi,pesawat tujuan negara X akan lepas landas. Sebastian pun segera mengakhiri perjumpaan dengan anak-anak nya. Jasmin hanya bisa melihat sembari melambaikan tangan.

__ADS_1


Anak-anak nya pun melambaikan tangan. Sampai Sebastian tidak terlihat lagi,Jasmin pun mengajak anak-anak nya untuk pergi. Mereka kembali kerumah . Setelah siang ini,Adam dan Elsa akan kembali belajar di pendidikan anak usia dini.


"Baiklah Elsa,jangan menangis lagi. Papa mu akan kembali dalam waktu dekat. Do'a kan agar pekerjaannya cepat selesai. " ujar Jasmin.


"Ya Tuhan,bantu papa Elsa agar urusan nya cepat selesai. Aku ingin bertemu dengan papa lagi.!" Elsa berdo'a.


Jasmin tersenyum melihat polah tingkah anak nya yang satu ini. Adam tidak banyak bicara semenjak mereka dari bandara tadi. Tapi di hatinya,tidak menolak kehadiran papa kandung nya tersebut.Hanya saja dia tidak bertindak terlalu berlebihan seperti Elsa.


Ketika sampai dirumah,Adam dan Elsa segera mandi dan mengganti baju nya . Sementara Jasmin menyiapkan makanan untuk bekal anak-anak nya nanti.


Adam memilih untuk duduk jauh dari Elsa. Di ruang belajar ,ketika guru tidak ada,Elsa bercerita kepada teman-temannya bahwa dia mempunya papa yang tampan.Semua teman-teman nya mendengar kan cerita Elsa. Yang ada di fikiran teman-teman nya adalah papa yang di ceritakan oleh Elaa itu adalah Edrik. Salah satu teman Elsa kemudian bersuara "Yang kamu maksud papa Edrik mu itu..?" tanya teman nya


"Bukan,papa kandung saya. Namanya bukan Edrik,siapa ya namanya..!" Elsa lupa menyebutkan nama papa nya. Elsa berjalan mendekati Adam "Siapa nama nya..?" tanya Elsa.


Adam terlihat malas untuk menanggapi pertanyaan Elsa. "Hayolah...kamu pasti ingat. Beritahu saya..!" rengek Elsa.

__ADS_1


Karena tak ingin mendegar rengekan Elsa,Adam pun mengalah "Papa Sebastian..!" jawab Adam.


"Kalian dengar kan teman-teman. Nama papa saya Sebastian. " ucap Elsa pada teman nya.


"Dimana sekarang papa mu,kenapa dia tidak ikut mengantar kalian ke sini..?" tanya teman lainnya.


"Dia harus kembali kenegara X,karena urusan pekerjaan. Kata nya akan menjemput kami ketika pekerjaan nya sudah selesai..." jelas Elsa.


"Kamu pembohong..!" ledek temannya.


Mendengar ucapan teman nya tak percaya,Elsa merasa sedih "Aku tidak bohong,dia akan datang. Saya akan tunjukkan kepada kalian,saat dia ada disini.!" jawab Elsa dengan polos nya.


Teman-teman nya terlihat tidak percaya dengan ucapan Elsa. Melihat adik nya hampir meneteskan air mata,Adam menghampiri "Sudah lah,jangan bersedih. Mereka tidak akan percaya. Papa pasti akan datang..!" bujuk Adam menenangkan adik nya.


Elsa pun meninggalkan kumpulan teman-teman nya. Dan memilih duduk bersama Adam.

__ADS_1


__ADS_2