BERIKAN AKU SEBERKAS CAHAYA

BERIKAN AKU SEBERKAS CAHAYA
episode 60.


__ADS_3

Diperjalanan,Sebastian hanya terdiam. Begitu juga dengan Rosse. Sebelum memasuki wilayah pedesaan. Sebastian ingin membeli beberapa barang,untuk keperluan mereka ketika disana.


Melihat sebuah mini market,Sebastian memutar setir menuju kehalaman parkir."Apa kamu mau menunggu sebentar?" tanya Sebastian.


"Tuan mau kemana?" tanya Rosse.


"Saya ingin membeli beberapa barang keperluan kita saat di rumah mu nanti..!" jelas Sebastian.


"Baiklah tuan,saya akan menunggu disini saja.! " ucap Rosse.


Sebastian membuka pintu "Saya akan keluar sekarang.Jangan buka pintu,atau berbicara pada orang lain.! " jelas Sebastian.


"Baiklah tuan," jawab Rosse.


Sebastian pun pergi,dia hanya membuka sedikit kaca agar ada udara yang masuk.Berjalan menuju mini market,sesekali dia melihat ke arah mobil. Khawatir ada orang akan berbuat jahat. Setelah didalam,Sebastian mengambil keranjang belanjaan. Dia memilih beberapa bahan untuk dimasak. Dan mini market itu,ada juga menjual pakaian pria dan dan wanita. Dia mengambil beberapa helai baju kaos,untuk dipakai sehari-hari ketika di rumah Rosse. Dan tak lupa untuk Rosse juga,yang tak terlewatkan adalah pakaian dalam. Merasa semua sudah lengkap,dia pun menuju kasir dan membayar semua barang belanjaannya. Ketika akan berjalan keluar mini market,dia melihat susunan minuman beralkohol. Dia ingat disana sangat lah dingin diwaktu malam. Sebastian mengambil satu botol anggur yang paling mahal di antara semua minuman itu. Setelah membayar,dia pun keluar. Sampai dimobil,dia membuka bagasi dan memasukkan semua barang-barang tersebut. Kembali masuk kedalam mobil dan memulai lagi perjalanannya.

__ADS_1


Mereka pun akhirnya sampai ditempat tujuan. Sebastian membawa mobil langsung menuju kediaman Rosse. Tidak seperti sebelumnya. Mobil jauh ditinggal "Kita sudah sampai," ucap Sebastian.


Rosse tidak bisa menyembunyikan rasa senangnya.Terlihat senyum dan wajah kebahagiaan,Sebastian ikut tersenyum melihat kebahagiaan nya. Sebastian mengeluarkan barang-barang bawaan mereka."Tuan,apa ada yang bisa saya bantu?" tanya Rosse ingin membantu.


"Tidak,kamu masuklah lebih dulu. Kamu dekat dengan kandang Coko," jelas Sebastian.


Mendengar ucapan nya,tanpa meraba Rosse bisa tahu berapa langkah yang dia butuhkan untuk sampai kepintu rumah. Dia membuka tas kecil yang gantungkan dibahunya. Setelah mendapatkannya,Rosse bergegas membuka pintu itu. Dia sudah tak sabar ingin masuk ,rindu akan rumah tempat dia dibesarkan.


Sebastian sudah membawa semua barang-barang mereka dan memasukkan nya satu per satu. Ketika masuk,Sebastian sedikit kecewa,karena rumah itu terlihat sedikit kotor.Sarang laba-laba yang menempel di sudut dinding. "Apa iya,aku harus mengerjakannya..!" keluh Sebastian tanpa didengar Rosse.


" Biar saya saja yang masukkan kedalam kamar..!" pinta Rosse.


Sebastian memberikan dua tas yang bisa didorong. Itu adalah punya Sebastian dan Rosse. Rosse meraba sekeliling tas dan mencium aroma nya. Itu adalah cara Rosse mengenali punya nya. Setelah memastikan yang mana punya dia. Rosse mengeluarkan isi tas itu satu persatu dan menyusun nya di lemari tua dengan dua pintu. Masih memakai empat kaki yang terlihat kokoh untuk barang seumuran neneknya. Tas milik Sebastian,dia letakkan disamping meja yang tak jauh dari tempat tidur.Rosse kembali berjalan keluar,dan menghampiri Sebastian " Kalau tuan ingin istirahat,masuk lah kedalam kamar!" ucap Rosse.


Sebastian melihat ke sekeliling,hanya ada satu kamar "Maksud mu,kamar yang kamu masuki tadi?" Tanya Sebastian.

__ADS_1


Rosse menggangguk,dan itu membuat Sebastian sedikit keberatan. Dia harus tinggal dikamar sempit itu dan tidur si ranjang tua yang sebelumnya dipakai Rosse bersama neneknya.


Tapi Sebastian tidak bisa menolak. Tidur didalam kamar adalah lebih baik,dari pada diluar. Dingin nya sampai ketulang.


Dengan berat hati,dia tetap melangkah kan kakinya ke kamar itu. Saat ini selain lelah,karena perjalanan yang cukup jauh,Sebastian juga mulai merasa lapar.


Dia teringat dengan beberapa bahan-bahan yang dia beli. Kembali dia keluar kamar " Rosse,tadi saya belanja beberapa barang keperluan sehari-hari."


"Dimana tuan letakkan?" tanya Rosse.


" Dimeja dapur..!"


"Baiklah tuan,saya akan memasak untuk makan malam," ucap Rosse.


Sebastian pun masuk lagi kedalam kamar. Alas tempat tidur,tercium harum. Ternyata Rosse menggantinya,agar Sebastian bisa tidur disana.

__ADS_1


__ADS_2