Blue Lotus Flower

Blue Lotus Flower
4 Pria Tampan


__ADS_3

...Happy reading πŸ’•...


...Hope you enjoyed.....


...----------------...


Sesampainya di rumah Teya..


Javer segera keluar dari mobil lalu membukakan pintu untuk Teya.


"Besok, aku akan menjemputmu" ucap Javer seraya menutup pintu mobil itu kembali.


Teya melirik Javer sekilas. "Terserah" ucap Teya seraya hendak melangkah untuk masuk ke dalam rumah.


Namun, Javer segera menghentikan langkahnya. "Babby.."


"Hmm.."


Saat Teya menoleh pada Javer, pria itu tiba-tiba saja mengecup kening Teya untuk beberapa saat, kemudian mengusak kepala gadis itu dengan gemas.


"Good night babby" ucap Javer lalu segera masuk ke dalam mobil.


Teya pun menatap kepergian Javer dengan tatapan terkejutnya. "Kenapa pergerakan pria itu selalu tidak terduga" ucap Teya.


Tangan gadis itu terangkat untuk memegang keningnya yang barus aja di kecup oleh Javer, dan entah kenapa pipinya tiba-tiba saja terasa panas.


"Oh... sepertinya aku sudah gila" Teya berkata seraya menepuk-nepuk kedua pipinya kemudian segera masuk ke dalam rumah..


.....


Di sisi lain..


Javer melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang, membelah jalanan kota yang terbilang cukup sepi. Hingga tak lama kemudian, Javer meraih ponselnya yang berdering. Setelah melihat nama si pemanggil, pria itu segara mengangkat panggilan masuk tersebut.


"Katakan" ucap Javer.


(......)


"Aku akan tiba dalam 30 menit" pria itu lantas segera mematikan sambungan, lalu segera menambah kecepatan laju mobilnya.


.....


Setibanya di tempat tujuan yang merupakan sebuah club malam, Javer memarkirkan mobilnya di tempat biasanya dia memarkirkan mobil. Saat pria itu turun dari mobil, terlihat ada seorang pria yang juga baru turun dari mobil yang langsung menghampirinya.


"O.. Ho.. Lihatlah pria yang sengaja memberikan misi kepada para sahabatnya agar tidak menghadiri acara pertunangannya.." ucap pria itu seraya tersenyum jahil pada Javer.


__ADS_1


Pict by : Javier Oliver


Pria itu memiliki nama lengkap Enzo Villain, dia merupakan sahabat Javer sejak kecil.. Pria yang kerap di sapa Enzo itu memiliki usia yang hanya terpaut beberapa minggu dengan Javer.


Jika mendengar nama belakang pria itu, kalian pasti sudah bisa menebak tentang siapa orang tua Enzo.


Siapa lagi jika bukan Kendra Villain dan Bella young.. Dan tanpa harus di jelaskan pun kalian sudah pasti tau, tentang seberapa banyak kekayaan yang di miliki oleh pria tampan itu.


Dan seperti kata pepatah, buah jatuh tidak jauh dari pohonnya. Pria dengan tinggi badan 185cm itu kini menjadi pria yang memiliki julukan seperti Ken di masa dulu. Apa lagi jika bukan "Casanova".


Yup.. Pria gagah nan pintar itu memiliki kelakuan yang sama persis seperti Ken di masa dulu.. Bermulut manis dan selalu bergonta ganti wanita..


Yang mana, hal itu membuat Bella sedikit kelimpungan dalam menghadapi tingkah anaknya. Pasalnya, akibat ulah Enzo yang selalu bergonta ganti wanita. Tidak hanya satu atau dua orang gadis yang mendatangi rumahnya dengan berpura-pura hamil untuk meminta pertanggung jawaban dari Enzo.


Andai saja Bella bukan seorang ibu yang cerdas, mungkin saja dia kini sudah memiliki banyak menantu.


Tak jarang, Javer juga ikut merasakan dampaknya. Sebab, Bella sering kali mengeluh kepada Athena. Hingga mau tidak mau, Javer juga harus ikut menyelesaikan permasalahan itu.


Sungguh, jika bukan karena Bella adalah sahabat mommynya, juga jika bukan karena Bella adalah orang yang ikut membesarkannya, Javer tidak akan segan untuk mematahkan leher Enzo.


Tapi, di balik tingkah Enzo yang selalu bergonta ganti wanita, pria itu dapat di andalkan dalam merancang strategi jitu.


Javer lantas menatap Enzo lalu berdecih, kemudian berlalu pergi tanpa menghiraukan ucapan Enzo.


Ketahuilah, bukan Javer bermaksud melarang para sahabatnya untuk menghadiri acara pertunangannya. Hanya saja, misi yang dia berikan jauh lebih penting dari acara pertunangannya. Toh bukankah mereka masih bisa datang ke acara pernikahannya kelak, jadi bukan masalah besar jika mereka tidak menghadiri acara pertunangannya.


Saat Javer dan Enzo sudah memasuki ruangan VIP, terlihat 3 orang pria lain yang sudah menunggu kedatangan mereka.


"Hey bung.. Apa aku perlu mengucapkan selamat untuk status baru mu?" tanya salah satu pria yang tengah menyalakan sebatang rokok yang di apit jarinya.



Pict by : Cristiant Costin


Pria yang kini mulai menghisap sebatang rokok itu memiliki nama lengkap Liam Thonson yang juga merupakan sahabat baik Javer sejak kecil.


Apa kalian sudah bisa menebak tentang siapakah orang tua pria itu?


Ya.. Dia adalah anak pertama dari pasangan Leon Thonson dan Calista Viandra.


Pria yang kerap di sapa Liam itu kini tumbuh menjadi pria tampan yang memiliki tubuh kekar dengan tinggi badan 187cm. Berbeda dengan sang Ayah yang menggeluti dunia medis, Liam yang kini berusia 29 tahun itu justru menggeluti dunia otomotif.


Tidak hanya itu saja, pria itu juga memiliki sifat yang sangat jauh berbeda dengan sang ayah yang memiliki sifat acuh tak acuh terhadap wanita. Yang mana, pria itu justru memiliki sifat yang tidak jauh berbeda Enzo, bermulut manis dan sering bergonta ganti wanita. Tapi bedanya, Liam sedikit lebih berhati-hati dalam memilih pasangan.


Namun, pria yang juga memiliki julukan sebagai Casanova itu berhasil membangun perusahaan otomotif dengan jerih payahnya sendiri. Hingga kini, perusahaannya mampu menggeser perusahan otomotif terbesar no3 di seluruh daratan Eropa.


Javer pun hanya menanggapinya dengan mengangkat gelas wishky yang di pegangnya.

__ADS_1


Setelah meneguk minumannya, Javer menatap pria yang juga kini tengah menatapnya dengan menyandarkan tubuhnya pada tembok.



Pict by : Emanuel Cirstea


Pria tampan berusia 29 tahun yang memiliki nama lengkap Kheil Robinson itu juga merupakan sahabat baik Javer sejak kecil.


Bagaikan anak yang tertukar dengan Liam, anak dari pasangan Alex Robinson dan Keisha Rattalia yang memiliki tinggi badan 183cm itu justru menuruni jejak dan sifat yang di miliki oleh Leon. Yang mana, pria dengan sifat sedikit acuh tak acuh terhadap wanita itu kini menjadi hacker handal yang juga gemar menggeluti dunia medis.


"Kau tidak akan mengatakan sesuatu?" tanya Javer kemudian.


Kheil mengangkat bahunya acuh. "Tidak ada yang perlu aku katakan"


"Lalu, apa kau sudah mendapatkan informasi tentang pengejaran di Nhelvades*?" Javer kembali bertanya.


*Nhelvades : nama jalan yang menuju bukit, itu bukan nama asli ya wakk.. Itu cuma nama jalan yang tiba-tiba terlintas di otak sensi.


"Mereka hanya sekelompok perampok kelas teri, aku sudah memerintahkan beberapa anak buah untuk membereskan kekacauannya" jawab Kheil lalu duduk di samping Liam.


"Tapi, ada kemungkinan beberapa anggota dari kelompok mereka kembali mendatangi tempat itu untuk mencari tau tentang siapa yang sudah membunuh anggota mereka" ucap Liam.


"Aku akan mengurusnya" sahut Enzo cepat.


Liam lantas menatap Javer. "Mulai sekarang, kau harus memperketat penjagaan terhadap Teya. Gadis itu kini tengah di incar oleh kelompok Hanarui."


Javer terlihat mengangguk-anggukan kepalanya.


"Dan untuk transaksi di Jepang, kau harus menanganinya sendiri. Mr. Yokotama terlalu bersikukuh untuk bertransaksi secara langsung denganmu" ucap Kheil.


Mendengar perkataan Kheil, seketika membuat Enzo terkekeh seraya menatap Javer. "Bahkan setelah mengetahui kabar pertunanganmu dengan Teya, pria tua itu tetap bersikukuh untuk mengenalkan jalangnya padamu"


"Apa aku harus mengurusnya?" tanya Liam.


Javer tidak segera menjawab pertanyaan Liam, pria itu melihat ke arah jam yang ada di pergelangan tangannya lalu beranjak dari duduknya.


"Aku akan mengurusnya sendiri" ucap Javer kemudian berlalu pergi dari sana.


...-TBC-...


Thanks for reading..


Jangan lupa kritik dan saran..


Salam sayang dari sensi πŸ’•


Bye bye..

__ADS_1


__ADS_2