
๐.10-Future Husband
โTerkadang yang kamu butuhkan bukanlah seseorang yang pintar menasihati, tapi seseorang yang tulus mendengarkan dan memahami,โ โ Bacharuddin Jusuf Habibie.
****
Perjalanan seorang laki laki dimulai ketika dia dilahirkan kebumi. Tumbuh menjadi pribadi mandiri yang kelak akan menjadi pemimpin disebuah keluarga. Khodrat lelaki memang sebagai pemimpin. Beranjak remaja hingga mencapai usia aqil balig (manjing umur) mereka masih dalam jangkauan protectif orang tua. Jiwa remaja beranjak dewasa adalah masa transisi. Masa masa dimana mereka tengah mencari jati diri. Proses dimana dipenuhi dan kepenasaran. Hinggapan kecemasan selalu datang bertandang kepada kedua orang tuanya. Takut takut putra mereka salah jalan.
Bagi setiap orang tua,mereka adalah guru pertama bagi buah hatinya. Dimana pembelajaran awal tentang kehidupan berasal darinya. Seorang anak lahir dengan keadaan suci dan bersih. Campur tangan orangtualah yang membentuk pribadi dianak kedepanya.
Pendekatan agama dibekalkan sejak kecil agar mereka kelak hidup sebagai individu yang berketuhanan. Memiliki arahan untuk hindu menjadi manusia yang sholeh dan selalu berada dijalur yang sesuai. Menjaga akhwatnya sebagai lelaki ketika memang masa transisi itu tengah menggila. Dalam sebuah hadist Allah SWT sudah mengingatkan kepada umatnya untuk menjaga nafsunya. Baik lelaki maupun perempuan. Karena pada dasarnya,zina berawal dari akhwat terkecil berupa tatapan lewat kedua mata.
ูููู ููููู ูุคูู ูููููู ููุบูุถูููุง ู ููู ุฃูุจูุตูุงุฑูููู ู ููููุญูููุธููุง ููุฑููุฌูููู ู ุฐููููู ุฃูุฒูููู ููููู ู ุฅูููู ุงูููููู ุฎูุจููุฑู ุจูู ูุง ููุตูููุนูููู. ูููููู ููููู ูุคูู ูููุงุชู ููุบูุถูุถููู ู ููู ุฃูุจูุตูุงุฑูููููู ููููุญูููุธููู ููุฑููุฌูููููู ููููุง ููุจูุฏูููู ุฒููููุชูููููู ุฅููููุง ู ูุง ุธูููุฑู ู ูููููุง
โKatakanlah kepada laki-laki yang beriman: โHendaklah mereka menahan pandangan mereka, dan memelihara kemal*annya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuatโ. Dan katakanlah kepada wanita yang beriman: โHendaklah mereka menahan pandangan mereka, dan memelihara kemal*an mereka, dan janganlah mereka menampakkan perhiasan mereka kecuali yang (biasa) nampak dari mereka.โย (QS an-Nuur: 30-31).
Akan tetapi,ketika seorang lelaki telah matang diarahkan oleh kedua orang tuanya. Membawa etensi bangga tersendiri untuk kedua orangtuanya. Hanya saja,tidak semua jalan selalu mulus seperti jalan tol. Terkadang tuhan memberikan umatnya ujian sebagai salah satu sarana menguji ketebalan imanya juga kekokohan islamnya. Tidak mungkin tuhan memberikan ujian yang tidak sesuai dengan kemampuan mahluknya. Semua telah tercantum dalam kitabnya (lauhmahfuznya). Sesuai dengan ketentuan ketentuan dan takaran-Nya.
Kini,7 orang pria beda usia itu duduk diruangan tersebut dengan pikiran yang berbeda beda. Ada yang tengah sibuk berargumen,ada juga yang tengah sibuk dengan pemikiranya sendiri. Namun yang pasti,mereka disini tengah menunggu kedatangan seseorang.
Van'ar-pria tampan itu sesekali menepuk bahu tegap putranya yang terlihat kokoh. Padahal dia sendiri tahu jika putra sulungnya itu tengah dilanda kegundahan tiada duanya. Dia memang tidak pernah merasakan berada diposisi putranya. Namun dari sudut pandangnya,ia yakin jika putranya itu mampu melewati semua ini. Van'ar yakin didikanya dan sang istri telah melahirkan jiwa yang tangguh dan penuh tanggungjawab. Melahirkan putra Radityan yang mandiri dan tau tatakrama dalam mengambil keputusan terbaik bagi kebaikan semua orang. Putranya tidak bersalah,hanya saja takdir tengah berkuasa disini.
Masalah mimpi mulia sang putra,Van'ar sendiri menyayangkanya. Bukan sayang akan takdir yang menimpa putranya,namun dia hanya merasa sedikit kecewa jika takdir telah membawa putranya agar menjauh dari mimpi yang paling diinginkanya. Jikalau Arsyad menikah,maka pupuslah sudah harapan putranya. Dikarenakan putranya itu tidak lagi memiliki kesempatan untuk menjadi seorang abdi negara jika sudah menikah. Tapi,Van'ar disini sebagai motivator yang wajib memberikan support kepada putranya.
Memberikan arahan,kemana setidaknya dia harus melangkah. Namun semua keputusan ada ditangan putranya. Yang Van'ar tekankan,seorang Radityan tidak boleh lepas akan tanggungjawabnya. Apalagi jika ia telah tidur dengan seorang gadis yang memang bukanlah muhrimnya. Walaupun 'tidur' dalam artian yang sebenarnya. Bagaimanapun juga itu sudah menjadi tanggungjawabnya,tidak mungkin Van'ar lepas tanggungjawab begitu saja. Bagaimanapun juga,ada saksi lain yang melihat dirinya ada diruangan tersebut selain pak Usรจp dan istrinya. Bisa jadi,karena saksi lain tersebut hal ini bocor kemasyarakat luas dan kehormatan sigadis akan dipertanyakan.
Van'ar tidak pernah seratus persen menyalahkan putranya,karena jelas jelas hal ini murni hasil munipulasi. Putranya ingin menyelamatkan dirinya sendiri,namun saat berada dalam proses tersebut dia dalah menempatkan diri. Hingga berada ditempat tidur seorang gadis tanpa sadar. Yang menadi rumit adalah kehormatan yang dipertanyakan disini.
"Kamu siapa bertanggungjawab bang?" Tanya Van'ar beberapa saat yang lalu sambil menatap putranya.
Lelaki tampan berusia 18 tahun itu menatap manik sang ayah lekat. Van'ar bisa menemukan setitik ragu dan kecewa yang amat mendalam. Ragu akan salah langkah dan kecewa akan takdir yang mulai mempermainkan tujuan awalnya. Akan tetapi terlepas dari semua itu,tanggungjawabnya seorang lelaki dituntut disini. Layaknya korban grebek yang tidak benar benar bersalah,Arsyad tetap harus terikat dengan gadis asing tersebut demi menyelamatkan harga dirinya.
Kelopak matanya yang ditumbuhi bulu mata lentik terpejam sejenak. Meratapi semua keputusan yang sudah ia telaah secara bulat bulat.
"Insaallah,Abang siap Ayah." Ujarnya pada akhirnya mantap.
Satu diantara dua pilihan itu memang harus dipilihnya. Menjadi lelaki lepas tanggung jawab begitu saja,atau melepaskan cita cita yang sudah sangat ia mimpikan. Tinggal menunggu kelulusan 3-4 bulan kemudian,lalu langkah berikutnya dia bisa mendaftar dan mengikuti akademi militer jika semua persyaratan terpenuhi. Tetapi semua itu kini tinggal angan angan,sejak dia dirongrong untuk menikahi gadis yang telah tidur bersamanya.
"Kamu yakin?" Tanya Van'ar memastikan.
"Iya,"
"Mimpimu?"
"Mungkin Allah sudah menyiapkan takdir lain untuk abang,yah." Lirih Arsyad yang tentu masih bisa didengar oleh beberapa orang disana.
__ADS_1
Puk
"Putra Ayah sudah memilih keputusan yang benar." Ujar Van'ar sambil menepuk bahu putranya.
"Ada banyak cara untuk menjadi abdi negara nak. Baik itu lewat militer ataupun lewat medis dan sebagainya. Ayah yakin,kamu bisa berguna untuk bangsa ini suatu saat nanti." Nasihat sang ayah.
"Iya Ayah."
Arsen,Aroon dan Davin menatap kedua anak dan ayah tersebut secara seksama. Pada dasarnya mereka belum mengetahui kenapa Arsyad bisa ada disini. Kenapa juga Arsyad terlihat sangat berbeda,seolah-olah ada sebagian dirinya yang tengah terluka. Hingga kini kebingungan ketiganya belum terbayar,sampai tiga orang berpakaian formal memasuki ruangan tersebut. Satu diantaranya terlihat amat menahan amarahnya,terlihat daru air mukanya yang memerah padam.
Bugh
Tanpa aba aba,ataupun intruksi satu bogeman mentah jatuh kerahang Arsyad. Membuat seisi ruangan shoked dengan apa yang baru saja mereka saksikan.
"T-enang dulu pak!" Lerai pak Usep.
"Are you insane Usรจp? Kenapa bajing*n ini masih hidup?!" Ungkap pri paruh baya dengan beberapa uban dikepalanya tersebut.
"Pak,sabar dulu. Disini banyak orang,kita bisa selesaikan dengan baik baik."
"Baik baik katamu? Putri saya telah dia nodai. Dia-lelaki bej*t yang telah membuat putriku menangis."
"Muhun pak,tapi kita bisa bicarakan secara baik baik. Bapak tenang dulu." Ujar pak Usรจp sibuk menenangkan sang tuan.
Sedangkan Var'ar sudah sigap membantu putranya berdiri. Walaupun Arsyad sendiri sudah dibantu oleh Arsen yang kebetulan sigap membantu.
"Iya,saya Ayahnya." Jawab Van'ar tenang.
"Ck,apa anda tidak bisa mendidik putra anda hingga perilakunya demikian?"
Van'ar masih dengan sikap tenangnya menjawab, "Tidak ada yang salah dengan didikan saya. Akan tetapi,terkadang manusia tidak pernah luput dari dosa."
"Cih," Remeh pria paruh baya tersebut.
Van'ar memang tidak mengenal sosok berjas formal dihadapannya ini. Dilihat dari gesturnya,dia bukanlah orang sembarangan. Terlihat dari dua bodyguard yang datang mengawalnya sejak tiba disini.
"Kita bisa bicarakan ini secara baik baik pak. Semua masalah selalu memiliki solusi sebagai jalan keluarnya." Usul Van'ar.
"Iya pak,sebaiknya kita bicarakan baik baik secara kekeluargaan."
Walaupun pembicaraan cukup alot diawalnya,akhirnya si tuan besar mau menyanggupi untuk berbicara secara kekeluargaan. Mereka kini berbicara berempat diruangan tersebut. Sisanya,penghulu,saksi,dua bodyguard,Arsen,Aroon dan Davin berada diluar ruangan. Meninggalkan รจmpat pria berbeda usia tersebut disana.
Pria berjas hitam mahal itu menatap future husband putri kecilnya meneliti. Dari bawah keatas berulang kali dengan mata tajamnya.
"Punya apa kamu mau menikahi putri saya?" Tanyanya pada akhirnya.
"Saya bisa melihat,jika materi bukanlah point utama untukmu. Apalagi cinta,kamu saja orang asing dihidup putri saya." Cibir pria tersebut.
__ADS_1
"Pak-" Lirih pak Usรจp tidak enak.
"Jangan menyela sรจp. Saya tahu kamu menganggap putri saya seperti putrimu sendiri. Tapi,jika dia berniat untuk bertanggungjawab dengan menikahi putriku,maka dia harus memiliki segala kriteria yang mumpuni."
Pak Usรจp mengangguk lemah. Iniliah yang ditakutkan olehnya jika tuan besarnya tahu soal ini. Walaupun dia tidak memberi tahu,tetap saja tuanya itu akan mengetahuinya dengan caranya sendiri.
"Husband material? Apa yang kamu miliki dari rincian tersebut?"
Van'ar nampak hendak angkat bicara,sebelum selaan kembali mengurungkan niatanya.
"Anda seorang abdi negara,bukanlah tidak adil jika seseorang yang bersalah dihakimi dengan seharusnya?"
"Putra anda yang bersalah. Biarkan dia menyuarakan pembelaanya sendiri." Pungkas pria tersebut.
"Jadi,apa yang kamu miliki selain tanggungjawab yang mau membuatmu menikahi putriku yang berharga?"
Arsyad angkat bicara,menatap lawan bicaranya tak gentar.
"Saya memiliki keyakinan,jika saya harus menikahi seorang perempuan yang auratnya telah saya lihat diberapa titik yang tidak seharusnya saya lihat karena berarti kehormatanya telah saya rampas tanpa sengaja. Dalam ajaran yang orang tua saja berikan pula demikian. Saya mungkin bersalah karena tidur dengan putri bapak tanpa sadar,tapi semua itu diluar kendali saya. Saya menikahinya karena ingin bertanggungjawab dan menjaga kehormatanya tetap utuh tanpa dipertanyakan nantinya." Ungkap Arsyad dengan lancar.
"Saya menikahi putri bapak memang karena tanggungjawab. Terlepas dari itu,saya ingin menjadi suami putri bapak karena semata mata Allah mungkin menempatkan saya dijalan ini karena takdirnya. Mungkin,putri bapak adalah tulang rusuk yang Allah datangkan secara cepat untuk saya. Masalah perasaan,itu pasti akan datang pada masanya. Namun saya berjanji,saya akan berusaha menjadi suami yang baik dan bertanggunjawab untuk putri bapak."
Van'ar diam diam bangga akan jawab sang putra. Pemikiran putranya itu telah matang dan dewasa sejauh ini. Dia mampu membuat calon ayah mertuanya yang tadinya berapi-api kini diam tak berarti.
Tyoga Yosep Djjuarta-diam diam mempertimbangkan ucapan lelaki muda dihadapanya. Usianya memanglah bisa dibilang muda,namun untuk pemikiranya patut ia acungi jempol. Walaupun Tyoga belum sepenuhnya yakin melepas sang putri. Tapi mau bagaimana lagi,kehormatan putrinya bisa dipertanyakan nanti. Mereka hidup dengan budaya timur,akan memunculkan banyak pertanyaan jika masyarakat mengetahui hal ini.
Apalagi tentang status putri sematawayangnya. Putri tercintanya yang tiada dua didunia. Tyoga akan pastikan jika putrinya aman dan nyaman juga selalu merasa bahagia. Walaupun dirinya sendiri mengurung putrinya didalam kemewahan yang dimiliknya,agar orang orang luar tidak bisa menyentuh atau bahkan mencoba menyakiti putri tercintanya.
****
TBC
Selamat siang readers^^
BCT Update lagi yo๐
Note : Kemarin dikomentar ada yang nanya supaya cari tahu dulu siapa pelaku yang buat bang Arsyad sampe gak sadar. walaupun pelakunya ditemukan,tetap saja bang Arsyad bakal dirongrong sama tanggungjawab. Soalnya ayah angkat si cewek juga orangnya taat agama. Jadi dicerita ini,gimanapun hasilnya mereka bakal tetep menikah.
Sok,kira kira sekarang ada yang nanya pagi gak? biar gak mumet pas bacanya๐ค๐ค
Kalau ada jangan lupa komentar ya^^
Jan lupa vote atau share jika berkenan:)
Future Husbanya ciapa ayoo๐๐
__ADS_1
Sukabumi 15 Okt 2020