Bukan Cinta Terencana (R3)

Bukan Cinta Terencana (R3)
.23-Titik Meragu


__ADS_3

📚.23-Titik Meragu



النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَى وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ


لِتَعَارَفُوا إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ


“Hai manusia! Kami telah menciptakanmu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling mengenal. Sesungguhnya, orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling ber-taqwâ”.


****




Setiap manusia diciptakan dengan keadaan yang berbeda-beda. Tampan,cantik,kaya raya,tinggi,kurang tinggi,dan sebagainya. Lengkap dengan segala kekurangan dan kelebihanya. Namun,terlepas dari semua itu manusia tetaplah sama dihadapan tuhan. Apa yang manusia miliki dan banggakan selama hidup,semata-mata hanyalah barang titipan dari tuhan yang maha esa.


Tuhan menciptakan manusia dengan segala keperluan hidupnya. Kurang atau lebihnya,sudah sesuai batas Qada dan Qadar-Nya. Semuanya tertuang dalam kitab-Nya. Manusia mungkin bisa berbangga diri,ketika didunia ia memiliki harta,tahta dan wanita yang membuatnya berpuas diri. Akan tetapi,pada dasar umumnya sifat manusia tak lah semudah itu berpuas diri. Banyak yang lebih memilih untuk mempertebal kekayaan ketimbang keimanan didunia.


Adanya status diantara umat,memang memunculkan berbagai perbedaan pendapat. Terkadang,adanya perbedaan status/kasta membuat sebuah hubungan urung mendapatkan pengakuan yang layak. Adanya ketidaksetaraan derajat,selalu membuat pembenteng kuat diantara kedua belah pihak. Adanya adat yang dipegang sebagai pengaman nama keluarga,terkadang mengesampingkan sebuah kebahagiaan.


Dunia tempatnya manusia mencari jati dirinya,untuk bekal menuju alam berikutnya. Jika lulus ujian didunia,niscaya surga telah disiapkan untuknya kelak. Namun,jangan lupakan jika fakta dunia itu bisa mengubah jalan pikiran manusia sesaat. Dunia hukanlah untuk selama-lamanya,namun tuk sesaat. Akan tetapi,tipu muslihat didunia amat besar nyatanya.


Didunia manusia diuji dengan penyakit,kesakitan dihati,perbedaan status/suku/ras,dan masalah masalah internal maupun eksternal lainya. Terkadang,ujian itu yang membuat seorang manusia menemukan titik ragu. Titik dimana dirinya dihadapkan pada dua kenyataan yang harus dipilih. Dua langkah yang tentu salah satunya harus dirinya pilih.


"Dia seorang Ohime-sama." Ucapan pria paruh baya yang tetap tampan diusia sama seperti ayahnya itu,terus menerus mengiyang-ngiyang dikepala Arsyad.


Tangan dan otaknya terasa tidak singkron sejak tadi. Pikiranya melanglang buana entah kemana,padahal tanganya masih harus menulis.


Setelah pembicaraanya dengan sang ayah kemarin malam,Arsyad benar benar memutuskan apa yang menurutnya paling baik untuk diambilnya. Malam itu juga,Tyoga membawa Kara terbang ke Singapura untuk menjalani perawatan intensif disalah satu rumah sakit disana. Arsyad juga sempat ikut mengantarkan keberangkatan Kara,walaupun harus meminta izin Tyoga terlebih dahulu.


Pria itu benar benar menepati janjinya,untuk membawa putrinya. Pesawat pribadi miliknya yang tak ubahnya seperti pesawat milik maskapai Garuda Indonesia tersebut,langsung terbang ke Singapura.


Arsyad mengikhlaskan istrinya dibawa oleh sang ayah jika itu memang lebih baik untuknya. Karena saat ini,Arsyad juga tengah menemukan titik paling rumit dalam hidupnya. Bagaimana tidak,dirinya baru menikah dalam kurun waktu tiga hari belakangan. Tapi,ujian demi ujian datang bertubi-tubi menghampiri. Membuatnya bingun sendiri,bagaimana harus bersikap.


Semalam,Arsyad langsung menanyakan detail masalahnya kepada sang Om-di New york sana via telephone. Dia juga meminta Davian mencari informasi sedetail mungkin soal Kara. Hasilnya,informasi yang ditemukan oleh Davian memang akurat dengan apa yang diutarakan oleh om nya-Galaksi dan Gemintang.


Arsyad hafal betul,apa yang ia bicarakan semalam dengan sang om. Belum lagi soal data data otentik yang telah dibaca dan difahami olehnya.


"Ohime-sama?"


"Ya. Ibu dari istrimu adalah putri seorang Oyabun ternama di Jepang."


"Oyabun,ketua Yakuza?" Kaget Arsyad.


"Hm." Jawab suara disebrang telephone sana.


"Om yakin?"


"Tentu. Istrimu itu cucu dari Oyabun ternama di Jepang pada masanya. Istrimu cucu satu satunya dari pernikahanya dengan Kim Eun Ha."


"Kim Eun Ha?"


"Nenek dari istrimu. Dia seorang wanita korea yang menikah dengan seorang pria jepang,Hitake Wataya. Dua darah berbeda warna,ibaratnya mengalir ditubuh istrimu."


Arsyad menajamkan pendengaranya. Penjelasan sang om itu tentu amat penting baginya. Terumata karena itu menyangkut tentang sang istri dan latar belakangnya.


"Kakek istrimu itu Oyabun ternama pada masanya. Dia juga masih memiliki darah bangsawan,dari garis keturunan kaisar terdahulu yang menguasai Jepang."


Arsyad mengerti,kini satu persatu alasan mulai terbuka. Dia mulai tahu,latar belakang sang istri juga keluarganya.


Jika kakek Kara seorang Oyabun (おやぶん : Oya bun) atau berarti kepala keluarga/kepala dalam organisasi Yakuza. Sedangkan Yakuza sendiri berasal dari bahasa Jepang: (やくざ atau ヤクザ) atau gokudō (極道) adalah nama dari sindikat terorganisir di Jepang. Organisasi ini sering juga disebut mafia Jepang, karena ada kesamaan dengan bentuk organisasi yang asalnya dari Italia tersebut.


Nama Yakuza berasal dari permainan tradisional Oicho-Kabu, semacam permainan kartu blackjack. Ya-ku-za (8-9-3) disebut memiliki arti kehilangan tangan. Oleh karenanya, anggota Yakuza yang bersalah diberi hukuman memotong jarinya sendiri yang disebut yubizume.

__ADS_1


Struktur kekuatan dalam sindikat kejahatan Yakuza berbentuk piramida. Namun, sesuai tradisi Jepang, ada kesetiaan yang wajib dipegang teguh oleh anggotanya. Seperti, seorang oyabun (ayah) harus melindungi kobun (anak), tapi kobun harus rela mati untuk oyabun


Yakuza "mempekerjakan" lebih dari 100 ribu orang, dan menjadikan mereka sindikat kriminal terbesar di dunia. Bahkan setelah Perang Dunia II anggota mereka mencapai 184 ribu, hampir separuh dari anggota kepolisian Jepang yang hanya berjumlah 291.475.


Sejauh ini Arsyad baru mengerti jika fakta Kara itu bukan terlahir dari keluarga sembarangan. Pantas saja ayahnya begitu protectif menjaga dirinya. Status Kara sendiri penting,mengingat ia cucu satu satunya. Penerus bagi sang kakek yang ternyata berkecimpung didunia yang kejam. Ratusan bahkan ribuan yakuza ataupun manusia yang berniat jahat diluaran sana,pasti siap melukai Kara kapanpun.


"Arsyad?" Arsyad tertegun,lalu kembali tersadar.


"Ya."


Suara pria diujung sana terdengar tertawa kecil,saat mendengar suara Arsyad yang cukup terkejut.


"Kamu terkejut?" Tanyanya.


"Hm." Jawab Arsyad singkat.


"Itu belum seberapa."


"Maksud om?"


Galaksi kembali tertawa kecil dari sebrang sana.


"Om?"


"Ekhem,maaf. Barusan om Gemi ngelawak disini."


"Hm."


"Ok,kita lanjutkan." Ujar suara disebrang.


"Itu baru dari pihak ayah dari ibu istrimu."


Arsyad mengangguk diam-diam.


"Hm"


"Dia adalah putri ningrat yang masih memiliki garis keturunan bangsawan."


"Maksud om?"


"Nenek istrimu itu putri nigrat di Korea,negaranya."


Arsyad kembali terpekur,mendengar satu fakta besar kembali terungkap.


"Namanya yang berawalan Kim,menandakan jika dirinya masih memiliki hubungan dari klan keluarga yang sama yaitu klan Kim Gwangsan."


"Klan Kim Gwangsan,maksudnya keluarga bangsawan kerajaan Korea terdahulu,om?"


"Benar. Klan Kim Gwangsan sendiri merupakan bagian dari keluarga kerajaan Heum Gwang, pangeran ketiga Sinmu dari Silla, yakni raja ke-45 pada Dinasti Silla." Tutur Galaksi detail.


Sumber informasi yang didapatkan olehnya tentu berasal dari sumber yang dapat dijamin kebenaranya. Mantan agen FBI itu memiliki koneksi yang tak terhingga mengenai berbagai informasi. Termasuk soal Informasi tertutup atau tersembunyi sekalipun.


"Dua darah berbeda warna,ibaratnya mengalir ditubuh istrimu."


"Ibu istrimu itu putri satu satunya dari pernikahan Kim Eun Ha dan Hitake Wataya,sebelum keduanya berpisah. Baik kakek atau nenek Kara tidak pernah menikah kembali,mereka juga sepakat jika


Putri mereka akan mewarisi klan Kim juga klan Wataya. Dialah ibu dari Kara-Theresia Kim nama populernya."


Ibu Kara memang memiliki nama jepang juga nama kore dari pemberian kedua orang tuanya. Namun nama populer yang sering digunakanya adalah Theresia Kim . Theresia Kim adalah aktris korea yang namanya melejit pada tahun 90-an. Bahkan dia sempat go internasional karena film film layar lebar yang dibintanginya meledak dipasaran. Dari dunia hiburan pulalah,Theresia Kim mengenal Tyoga-Ayah Kara.


Keduanya dipertemukan tanpa sengaja ditempat syuting karena kontrak kerjasama. Sejak itulah,benang takdir mulai bekerja. Baik Tyoga maupun Thea resmi menjalin hubungan setelah beberapa bulan perkenalan. Namun sayang,kabar bahagia itu ditolak mentah mentah oleh kakek Kara.


Hitake Wataya sudah menjodohkan putrinya tersebut dengan pria dari keluarga terhormat di Jepang. Walaupun begitu,ibunya Thea menolak ide tersebut. Sebagai seorang ibu,ia membebaskan sang putri menikah dengan lelaki yang dicintainya. Asalkan tidak menodai citranya sebagai seorang putri terhormat dari klan Kim.


Tyoga menikahi Thea tanpa restu ayah Thea. Thea yang non muslim juga sudah memeluk agama islam,jauh sebelum Tyoga menikahinya. Hitake Wataya murka,tentu saja. Kehormatanya sebagai orang tua terasa telah dinodai. Putri kesayangan dan kebangganya menikah tampa restu darinya. Hitake Wataya yang murka,langsung menyuruh kobun atau anggota Yakuza yang dipimpinya untuk membawa sang putri kepadanya,namun sering kali menemukan gagal karena kegigihan Tyoga menjaga istrinya.

__ADS_1


"Hubungan ayah mertuamu dengan kakek Kara memanglah tidak baik sejak dulu. Mereka tidak pernah akur,walaupun setelah ibu Kara meninggal."


Ya,ibu Kara meregang nyawa secara tragis didepan mata Kara sendiri. Kara yang masih kecil kala itu tak bisa berbuat apa apa,saat ibunya berulang kali ditikam dihadapanya. Pelaku pembunuhan keji itu tak lain merupakan seseorang yang memiliki dendam kepada Kakek Kara.


"Walaupun begitu,istrimu adalah cucu satu satunya digaris keturunan Hitake Wataya dan Kim Eun Ha. Setelah kematian ibu dari istrimu,maka kemungkinan besarnya semua aset kekayaan yang dimiliki ibunya jatuh kepada putrinya yaitu istrimu."


"Kamu tahu sendiri baik dari pihak kakek maupun neneknya,mereka bukanlah orang biasa. Selalu ada konsfirasi politik yang mengintai anak cucu keduanya,apalagi pewaris utama bagi keduanya."


Arsyad mengerti dengan pasti. Walaupun penjabaran itu amat mendetail,tentu akan ada secuil rasa bingung jika tidak menelaahnya secara mendalam.


"Istrimu bukan gadis biasa. Dia bisa saja mati dengan mudah,jika tidak dijaga dengan amat protectif. Itulah alasan kenapa ayah mertuamu begitu protectif kepadanya."


"Iya. Arsyad mengerti om."


"Bagus. Om tahu kamu jenius,seperti ayahmu. Kamu pasti bisa menelaah semuanya. Kamu pasti bisa memilih apa yang harus kamu pilih untuk kedepanya."


"Iya Om. Terimakasih atas informasinya."


"Hm,tidak perlu sungkan. Asalkan kamu mau pikirkan tawaran dari om untuk bergabung."


"Insaallah,akan Arsyad pikirkan om."


"Good. Om tidak sabar,melatih little Biglear sepertimu."


"Ok,kalau begitu sekarang kamu pikirkan baik baik. Jangan lupakan apa yang telah om paparkan tadi. Ingat juga,jika ayah mertuamu itu juga bukan orang sembarangan."


"Iya om,Arsyad mengerti."


Iya,Arsyad mengerti dengan semua kepelikan ini. Hingga kini,ia bahkan masih memikirkan pembicaraan malam kemarin bersama Galaksi tersebut. Pembicaraan soal identitas sang istri,yang ternyata memiliki berbagai darah bangsawan yang mengalir ditubuhnya. Ya,kini Arsyad berada dititik paling meragukan didalam hidupnya. Pertanyaan paling besarnya adalah,apakah ia bisa menjaga seorang Ohime-sama 'seorang putri' yang amat berarti?


Apakah Arsyad sanggup?!


Sumber : Google


****


TBC


Hello,bang Arsyad update yo guys 🖐🖑


Gimana,ada yang ngeeh Kara bakal memiliki latar belakang begini? belum lagi ayahnya Duren or Duda Keren yang dijuluki The Crazy Rich on Surabayan.


Cung,yang nyampe kesini pikiranya✋


Ok,itu sebagian materi diambil dari google dan cukup otentik. Yang sebagian lagi,soal Oyabun dan seperangkatnya hasil riset baca artikel dan beberapa buku 😀


Aku butuh seharian buat bikin part iniz😖😖


Tapi hasilnya,alhamdulillah menurutku.


Kedepanya ujian Arsyad akan lebih pelik lagi yo'


Ok,jadi aku minta komentarnya yo:')


Vote,dan like jika ikhlas.


Nih,Ohime-sama kita👑



Makin puyeng deh babang Ganteng



Sukabumi 05 Nove 2020

__ADS_1


__ADS_2