Cerita Cinta Di Dunia Sihir

Cerita Cinta Di Dunia Sihir
EPISODE 21. Identitas asli keluarga


__ADS_3

"Sesuai S&K dunia sihir, jika ada yang menikah beda dunia, maka salah satunya harus mati, atau mereka harus memilih untuk pergi dari dunia sihir ini. Yahh... Master Jun Yeo sebelumnya pernah membuat Eksperimen membuat 7 portal sumur, salah satunya yang berhubungan langsung dengan bumi. Jadi mereka tinggal di sana, bumi.." Lanjutnya lagi.


Selama Deon Li menjelaskan Lukas memperhatikan dan mencerna semua perkataan nya. Cukup mudah bagi Lukas untuk mencerna apa yang dia dengar, ya kalian tau kan Lukas orangnya memang pintar😌. Deon Li kembali menceritakan semuanya, selama bertahun-tahun ia telah menyembunyikan ini semua dari semua orang.


"Mereka kemudian di karuniai seorang anak laki-laki, yaitu ayahnya Alin. Ayah Alin sebenarnya Master Ketua yang ke 2 bersamaan dengan ku. Saat kami kecil, kami bertemu, bermain serta menceritakan dunia kami masing-masing dan kami pun menjadi sahabat." sambung Deon Li.


"apa ayahnya Alin dulunya pernah kemari?" tanya Lukas penasaran.


"ya kau benar, Master Ketua Lio Jun Yeo lah yang memperkenalkan kami berdua" jawab Deon Li sambil sedikit menundukkan kepalanya.!


"Setelah dewasa, dia di jodohkan oleh nenek Alin dengan wanita berdarah kerajaan Dunia Sihir merah. Awalnya mereka tidak saling mencintai tapi kelamaan mereka saling mencintai. Ibunya Alin berbeda dengan nenek Alin yang memiliki hati yang baik walaupun berasal dari dunia sihir merah. Lalu Alin pun lahir dan mewarisi sifat Ayahnya, sayang nya...Lio Woon Yeo telah mendahului ku." Jelas Deon Li.


"pantasan saja...saat aku bertemu dengan ibunya Alin aura Sihir merah nya sangat pekat" gumam Lukas dengan suara pelan.


Namun Deon Li mendengar nya lalu menjawab gumaman Lukas. "kamu benar, Lukas...Ayah mau kamu melupakan Anita dan mulai membukakan hati mu untuk Alin." pinta Deon Li seraya memegang kedua pundak Lukas.


"entahlah, akan ku coba. Aku...tidak tahu bisa atau tidak untuk melupakan dia" sahut Lukas seraya berjalan pergi dari perpustakaan dengan wajah yang sedikit sedih.


Deon Li menghela nafas kasar, karena ia sudah tau kalau Lukas mungkin akan menolaknya. Dia pun duduk sendirian di perpustakaan dan melamun sejenak.


"Lio Woon Yeo...doakan aku agar aku bisa mempersatukan anak kita. sesuai janji kita dulu. Aku yakin Alin pasti adalah wanita yang tepat untuk Lukas.😊" batin Deon Li sambil mengenang masa-masa kecilnya dengan ayahnya Alin dulu.


*beberapa hari kemudian...


Ada seorang pria yang tampan masuk ke dalam istana. Saat ia masuk orang-orang membungkuk dan memberi hormat padanya.

__ADS_1


Ia pun berjalan menuju aula istana, saat ia berada di dalam aula istana semua pejabat berkumpul dan Alin juga berada di sana.


"selamat datang kembali Pangeran Gion" ucap semuanya sambil membungkuk.


Alin keheranan saat melihat semua orang membungkuk dan memberi hormat kepada orang itu.


*acaranya selesai...


Setelah acara itu selesai, Alin pergi ke kamar nya untuk beristirahat. Dia melamun dan memikirkan orang yang waktu itu dia liat.


"siapa yah orang yang tidak tadi itu. tapi...dia sangat tampan dan kelihatannya sangat ramah😊. Mungkin aku akan menanyakannya kepada Lukas atau Reyhan." batin Alin sambil senyum-senyum sendiri.


...tiba-tiba......


"se-sedang apa kamu di sini" tanya Alin ketakutan.


"seharusnya aku yang menanyakan itu ke padamu gadis manis, kamu sedang apa di kamarku?" tanya Gion dengan nada yang lembut dan dengan senyuman nya yang manis. perlahan Gion mendekat kan wajahnya ke wajah Alin, dan hal itu tentu saja membuat Alin takut sekaligus tegang.


Tiba-tiba Lukas masuk kamar Alin juga, Lukas pun berdiri di depan Alin untuk mencegah Gion menakuti nya lagi.


"Apa yang kamu lakukan?" tanya Lukas dengan nada yang dingin.


"seharusnya aku yang menanyakan itu, kenapa kalian di kamarku?" tanya Gion balik dengan ketus.


"Ayah sudah memindahkan kamarmu, sekarang kamarmu di dekat kamar Sarah." Jelas Lukas.

__ADS_1


"oh...Kenapa gadis ini di tempat kan di samping kamar adik kecilku?" tanya Gion lagi.


Alin yang mendengar Gion menyebut Lukas "Adik kecilku" pun bingung sekaligus terkejut. Ia hanya memperhatikan mereka berbicara dengan Lukas yang masih berdiri depannya.


"Adik kecilku? Apa Lukas memiliki saudara" batin Alin penasaran.


"aku di masukkan ke dalam tim Regental, Misiku untuk melindungi dan menjaganya." jawab Lukas lagi.


"baiklah aku tidak masalah, jalankan misimu dengan baik yah dik" ucap Gion dengan senyuman yang terlihat hangat dan bersahabat, lalu pergi meninggalkan mereka berdua.


Setelah Gion keluar, Lukas duduk di samping Alin sebentar. Lukas menanyakan apa yang Gion lakukan padanya tadi.


"kamu gapapa kan?" tanya Lukas.


"iya" jawabnya singkat.


"Regental? Kamu masuk ke bagian Regental dan...misimu untuk melindungi ku?" tanya Alin penasaran.


"hm" Jawab Lukas.


"Jadi berusahalah untuk tidak merepotkan ku, jangan melakukan hal bukan kewajiban mu" tegas Lukas dengan serius.


"hm, baik lah. Aku akan berusaha tidak akan merepotkan mu" Ucap Alin dengan semangat dan Senyum yang lebar.


Lukas pun Keluar dari kamar Alin dan pergi beristirahat juga ke kamarnya.

__ADS_1


__ADS_2