Cinta Ku Ada Padamu

Cinta Ku Ada Padamu
Episode 101


__ADS_3

Pintu terbuka di saat Tia dan Brian sedang bersantai di ruang televisi,Brian sedang asyik menyaksikan siaran sepak bola sambil melempar kulit kacang pada istrinya itu karena Tia fokus memainkan ponselnya.Namun Siska menghampiri mereka dengan wajah sumringah menampakkan gigi putihnya kemudian memeluk Tia dari belakang.


"Tia,aku senang sekali malam ini!"Ucap Siska sembari melepas sepatunya dengan kakinya sendiri.Brian yang melihat intraksi berlebihan Siska langsung mencebikkan bibirnya dengan sinis.


"Apa yang terjadi?Sepertinya kamu sangat bahagia Siska!"Ucap Tia seraya menyuruh Siska duduk sembari menepuk tempat kosong di sampingnya.Namun Siska tersenyum senang.


"Besok pagi aku akan cerita,sekarang aku mau istirahat dulu yah!"Siska melepas pelukannya dan berlalu begitu saja membuat Tia penasaran tingkat akut.Siska cuma tidak ingin bercerita karena ada Brian di samping Tia.


"Hei!Apa tidak bisa cerita sekarang?Aku sangat penasaran Siska"teriak Tia dan bermaksud untuk menyusulnya namun Brian langsung mencegahnya.


'Mau kemana!"Brian tidak ingin istrinya itu dekat dengan Siska.


"Aku penasaran sayang!"Tia dengan berat hati duduk kembali di samping Brian.

__ADS_1


"Jangan terlalu dekat dengannya"Brian menarik tubuh Tia agar semakin dekat dengannya.


"Aku tahu batasanku!Tapi aku memang sangat penasaran,aku yakin kencannya berhasil makanya dia terlihat senang"Tia tersenyum menatap Brian.Siska masuk ke dalam kamarnya langsung berbaring di tempat tidurnya berharap kehidupan masa depannya akan datang menghampirinya,kehidupan yang membawanya ke jalan yang lebih baik lagi.


Siska tidak tahu saja jika besok pagi akan ada kejutan menantinya!


Sementara di kamar Sefi tepatnya di dalam rumah Reno,tampak Roni tengah menatap Sefi dengan rasa kesal,sebab Sefi dengan sekuat tenaga nya menendang milik berharga Roni dengan sangat kuat dengan kedua kaki jenjangnya sehingga membuat Roni jatuh tersungkur dari atas ranjang.


"Kak!Sefi minta maaf tadi benar tidak sengaja"Sefi menghampiri Roni sembari memperbaiki pakaiannya.


"Salah kakak sendiri,mengapa tiba-tiba datang langsung nyosor Sefi,ini rumah kak Reno!Bagaimana jika kak Reno milihat apa yang kakak lakukan?"Ucap Sefi tidak ingin di salahkan.


"Kalau begitu ayo pulang"Roni mengajak Sefi pulang namun Sefi tidak mau pulang untuk malam ini.

__ADS_1


"Kakak saja yang pulang,Sefi nginap di sini saja"Sefi bangkit berdiri dan berjalan ke pintu untuk membuka pintu kamarnya dan menyuruh Roni untuk pulang.


"Aku gak akan pulang jika kamu juga tidak mau pulang,kita tidur disini saja"Roni merebahkan tubuhnya kembali di kasur empuk itu sembari tersenyum menatap Sefi.


"Kemarilah gadis kecilku"Roni menepuk kasur itu agar Sefi mendekat padanya.


"Kak,keluarlah jangan bercanda terus"Sefi masih berdiri di ambang pintu menatap Roni dengan jengah.


"Jalan sendiri kemari atau aku paksa gendong"Roni masih tersenyum melihat Sefi yang mulai kesal.Sefi terdiam saat Roni sudah berjalan menghampirinya.


"Mau apa"ucap Sefi saat Roni ingin menunduk.


"Cuma mau ambil sepatu!Abang pulang yah dek!"Ucap Roni sambil tersenyum senang kerena sudah berhasil membuat hati Sefi kesal.Roni memakai sepatunya dan keluar dari kamar Sefi dan dengan cepat Sefi langsung mengunci pintu kamarnya.

__ADS_1


Terima kasih sudah setia nungguin author update.Author mau tanya nih,cover barunya gimana menurut pembaca setia Tia Rania lebih bagus yang baru ini atau yang pertama.Terima kasih.


__ADS_2