Cinta Ku Ada Padamu

Cinta Ku Ada Padamu
Episode 35


__ADS_3

Senyum Tia merekah ketika melihat sebuah bingkai foto di atas meja sebuah foto anak kecil bersama seorang kakek yang menaik kan anak kecil itu di pundak nya sambil mengangkat tangan ke atas.


"Imut sekali"gumam Tia mengambil foto itu lalu mengusap nya.Kemudian Tia mengabsen seluruh yang ada di dinding kamar Brian dimana terdapat bingkai foto yang menempel di dinding.


"Banyak sekali foto nya,hmm banyak gaya ternyata,sok eksis"Tia bicara sendiri sambil berjalan pelan memandangi foto Brian satu persatu.


"Sayang ini sarapan mu!"ucap Brian masuk ke kamar karena Tia tadi tidak menutup kamar nya.Tia menatap Brian dengan tanda tanya di pikiran nya.


"Sayang?Dia dari tadi memang memanggil ku sayang,aku gak salah dengar"gumam Tia.


"Hmm...Letak kan saja di meja,aku mau mandi dulu"ucap Tia masih menatap Brian.


"Apa masih sakit"tanya Brian khawatir.


"Tidak"ucap Tia menggelengkan kepalanya.


"Mandi lah biar aku letak kan ini di meja"ucap Brian meletakkan mampan berisi sarapan untuk istri nya.Brian keluar dari kamar ketika Tia sedang di kamar mandi.Brian turun ke lantai bawah untuk memanggil tante dan sepupu nya untuk sarapan bersama.


"Sefi,panggil semua kita sarapan bersama"ucap Brian saat melihat adik sepupu nya itu baru keluar dari kamar nya.

__ADS_1


"Satu kali di suruh,satu lembar ya kak"ucap Sefi mengangkat jari telunjuk nya.


" Astaga kau ini,cepat lah!"ucap Brian berjalan ke ruang makan.


"Ok kak"ucap Sefi berlalu pergi ke kamar mamanya.Sefi memanggil mama nya dan Reno kakak nya.


"Kakak ipar tidak ikut sarapan kak"Tanya Sefi setelah mereka duduk bersama di ruang makan.


"Kepala nya sakit!Tadi sudah kakak bawakan sarapan nya ke kamar"ucap Brian sambil mengambil segelas air lalu memberikan ke pada tante nya yang duduk di sebelah nya.


"Sakit kepala"tanya Sefi.


"Hmm"jawab Brian.


"Apa kakak ipar hamil?"ucap Sefi berdiri dari duduk nya,membuat Brian tersendak begitu juga Reno.


"Kalian kenapa?minum air itu yang di depan kalian"ucap Sefi heran,kenapa ke dua kakak nya itu sama sama terkejut namun Brian dan Reno masih terdiam.


"Bagaimana bisa hamil,aku saja belum cetak gol"gumam Brian.

__ADS_1


"Sial!Mengapa secepat ini bahkan aku sudah kalah belum berjuang untuk mendapat kan nya lagi"umpat Reno.


"Sefi duduk lah,Reno,Brian ayo lanjut kan makan nya"ucap Lina mama nya Reno.


"Aku sudah selesai dan mau ke kamar ma"ucap Reno dingin, berdiri dari duduk nya dan berjalan ke kamar nya.


"Tante,Brian mau ke kamar juga"Brian juga beranjak dari duduk nya dan berjalan menaiki anak tangga menuju kamar nya.


"Kakak kenapa ma"tanya Sefi namun mama nya hanya menggeleng.


"Brian,apa sudah selesai sarapan nya"ucap Tia yang duduk di sofa kecil sambil melahap sarapan nya,rambut nya masih di gulung dengan handuk kecil.Melihat Brian menutup pintu dan berjalan ke arah nya membuat Tia menghentikan sarapan nya.


"Ada apa"tanya Tia namun Brian diam dan tangan nya menarik sofa ke depan Tia,menggeser sedikit meja kecil tempat sarapan Tia di letak kan tadi lalu duduk menghadap istri nya itu.


"Apa kita bisa melakukan nya sekarang"ucap Brian memajukan wajah nya hingga hidung mereka bersentuhan.


Duaarrrr.


"Hah,melakukan apa"tanya Tia gugup,mata nya terbuka sempurna pikirannya langsung bleng entah kemana.

__ADS_1


"Membuat anak"ucap Brian lembut,membuat Tia bisa merasa kan nafas Brian,lalu mengecup kening istri nya.Mata Tia terpejam setelah bibir Brian turun di kelopak mata Tia,kecupan singkat di lakukan nya pada kedua kelopak mata indah itu,ke dua pipi dan hidung juga tak luput dari sentuhan bibir Brian.Hingga bibir Brian melahap seluruh bibir Tia karena Tia tidak membuka mulut nya.Brian tahu jika istri nya itu mulai kehabisan oksigen,Brian pun mengambil jeda sesaat.


"Kita lanjut kan di tempat tidur"ucap Brian pelan setengah berbisik lalu melahap bibir istri nya lagi sambil menggendong istri nya itu naik ke atas ranjang.


__ADS_2