
Happy reading..!
Seperti biasa Sita bangun pukul lima pagi walaupun tanpa ada yang membangunkannya.Sita merentangkan tangannya dan membuka matanya kemudian menoleh wajah Kevin ,sedikit demi sedikit ia bergeser mendekati Kevin yang masih tertidur.Sita memberanikan diri menyentuh wajah Kevin dengan jarinya.
"Sangat tampan,walaupun masih tidur"gumam Sita namun tangannya masih menyusuri lekuk wajah Kevin.
Sita mendekatkan wajahnya tepat di hidung mereka hampir bersentuhan,Sita dapat merasakan hembusan napas Kevin yang teratur.
"Apa aku sudah gila!Aku tidak tahan ingin menciumnya"gumam Sita ia bermonolog sendiri sambil menatap bibir Kevin.
"Tidak apa -apa! Ayo cium lah Sita,dia masih tertidur dan tidak akan tahu apa yang akan kau lakukan!"gumam Sita lagi.Sita mulai mendaratkan bibirnya dan mengecup pelan.
"Ok,dia tidak bangun"gumam Sita lagi.Dan Sita mulai melancarkan aksinya ia kembali mengecup bibir Kevin namun dengan cepat Kevin membalik keadaan Kevin menahan kepala Sita agar kecupan itu bertahan lama dan ia mulai membuka mulutnya.Sita langsung mendorong dada Kevin agar sedikit berjarak.
"Kevin"seru Sita baru sadar jika Kevin sudah bangun.
Kevin tersenyum melihat wajah Sita yang sudah mulai menahan malu,karena ketahuan mencuri ciuman dari suaminya itu.
"Kenapa berhenti"ucap Kevin.
"Maaf,aku tidak sengaja"ucap Sita dan ingin bangkit dari tidurnya.
__ADS_1
"Mau kemana"tanya Kevin sambil menahan Sita.
"Aku mau ke kamar mandi"ucap Sita.
"Kamu boleh ke kamar mandi,tapi setelah kamu tanggung jawab dulu"ucap Kevin.
Kevin langsung menindih tubuh Sita dan mengukungnya.
"Ta-tanggung jawab apa"tanya Sita berbata karena sekarang ia sudah berada di bawah Kevin.
"Kita lanjutkan yang tadi"ucap Kevin tak ingin kehilangan kesempatan ia langsung melahap bibir Sita hingga melupakan mengambil napas.Melu matnya dengan lembut dan mengabsen seluruh yang ada di dalam.Kemudian melepasnya dan menatap wajah Sita dengan rasa menginginkan lebih.
"Sita,aku menginginkan lebih dari ciuman.Apa boleh kita melakukannya"tanya Kevin.
Kevin kembali membungkuk dan melu mat bibir Sita namun tangannya tidak tinggal diam,ia membuka satu persatu penghalang yang mampu menghalangi aktivitas paginya dan membuangnya begitu saja.Kini Sita juga Kevin tampak polos tanpa sehelai benang pun.Taulah yah apa yang mereka lakukan,tanpa di terangkan😄.
Sementara itu di ruang makan,tampak Kinar dan kedua putrinya Dea dan Revi sedang menunggu dua sejoli itu untuk sarapan bersama.
"Dea,panggilkan sekali lagi kakakmu sama kakak iparmu.Kenapa mereka lama sekali"ucap Kinar menyuruh putri bungsunya itu kembali mengetuk pintu kamar Kevin.
"Baik,ma!biar Dea panggilkan lagi"ucap Dea sambil berjalan menaiki anak tangga.
__ADS_1
"Ma, Revi buatkan sarapan mama yah"ucap Revi sambil mengisi sarapan di piring mamanya.
"Bagaimana,apa mereka sudah bangun?"tanya Revi begitu melihat Dea datang sendiri.Mata Kinar mengikuti arah Revi berbicara dengan Dea.
"Sebaiknya kita duluan sarapan,biarkan mereka nanti menyusul"ucap mama Kinar pada akhirnya.Mereka bertiga pun sarapan bersama.
"Apa hubungan mereka sudah ada perubahan,kalau memang benar,itu adalah kabar baik"gumam kinar sambil tersenyum.
Di dalam kamar tampak Sita sudah kembali terlelap setelah ia membersihkan dirinya.Kelelahan karena sudah melayani suaminya itu untuk pertama kalinya.Kevin keluar dari kamarnya setelah memakai pakaiannya dan berjalan menuju dapur untuk mengambil sarapan buat Sita.
"Kamu gak ke kantor, Kevin!tanya Kinar begitu melihat Kevin membuat sarapan di atas mampan.
"Hari ini Kevin kerja dari rumah saja,ma!ucap Kevin.
"Sita mana,mama juga gak lihat dia dari tadi"tanya kinar lagi.
'Sita juga tidak kerja,dia masih tidur!Kevin melihat mamanya.
"Apa Sita sakit?"tanya Kinar lagi.
"Kelelahan mungkin"jawab Kevin asal.
__ADS_1
"Oh,kalau begitu kamu urus dia dengan baik.akhir-akhir ini dia kelihatan semakin kurus,kamu kasih dia makan yang banyak yah"ucap Kinar sambil menepuk bahu Kevin.