Cinta Ku Ada Padamu

Cinta Ku Ada Padamu
Episode 3


__ADS_3

Di kediaman Johan Pradipta tampak ke empat orang tua itu duduk sambil bercerita.Melepas rasa rindu yang sudah lama tidak berjumpa.Pasalnya keluarga Alexander sudah tinggal jauh di luar kota karena ayah dari Wanda Alexander sudah sakit sakitan.jadi mereka memutuskan untuk mengurus kakek nya Brian.Hari ini keluarga Alexander datang berkunjung atas permintaan kakek nya Brian.


"Aku khawatir jika anak anak kita menolak perjodohan ini"Widia ibu nya Brian tau betul sifat anak nya.


"Tenang saja mbak,kita akan bicara pelan pelan,itu Tia udah datang".Menunjuk anak gadis nya yang baru turun dari kamar nya dengan mengenakan piyama tidur.


"Selamat malam tante,om!sapa Tia sambil mengulurkan tangan nya dan mencium punggung tangan ke dua orang tua Brian.


"Tia sini duduk dekat tante"ibu Widia menepuk sofa di samping nya agar Tia duduk.


"Pah.. coba deh telpon lagi Brian,kenapa lama banget nyampe nya"ibu Widia sudah tidak sabar melihat anak nya yang tak kunjung muncul.


"Nah itu dia sudah datang baru saja di omongin,Panjang umur dia"ujar Wanda Alexander papa nya Brian.


"Selamat malam semua,maaf terlambat"sontak semua menoleh ke arah Brian.Dan Brian pun jalan ke arah orang tua Tia,sambil menjabat tangan pak Johan.


"Wah!anak mu sangat tampan Wanda"puji Johan.

__ADS_1


"Terima kasih om"sahut Brian.


"Kenalkan ini istri om wanita yang paling lembut sedunia"ujar Johan memperkenalkan istri nya.


"Apa kabar tante"sapa Brian.


ibu Rosa menyambut uluran tangan Brian.


"Dan ini Tia Rania,putri om satu satu nya"ujar Johan lagi.


"Hai!aku Brian,sendal mu masih sama tapi lebih serasi sekarang dengan baju tidur mu"ucap Brian pelan Tia yang mendengar pun lantas mengibas tangan Brian.


"Ya sudah karena semua sudah di sini,mari kita makan"ajak Rosa.semua menuju ruang makan dan makan dengan tenang.


Selesai makan malam keluarga Alexander pun pulang ke rumah nya yang ada di kota tersebut.


"Tia bagaimana pendapat mu tentang Brian"tanya Rosa.

__ADS_1


"Biasa saja ma,emang kenapa"pasal nya Tia kesal dua kali ketemu dua kali juga di sindir Brian.


"Pasalnya mama sama papa mau jodohin kamu sama Brian".


"Mama yang benar aja masa Tia mau di jodohin,Tia bisa cari sendiri jodoh Tia ma!kenapa harus dia juga sih"mulai mode kesal Tia.


"Cari sendiri sampai kapan nak,sampai sekarang juga masih sendiri kamu nya,mama kan udah kepengen gendong cucu dari kamu,kayak teman mama aja udah punya cucu tiga"mode memelas kayak marmut.


"Ntar deh Tia mikir dulu"gak tahan lihat muka mama yang mau acting menangis.Papa diam aja dari tadi mendengar dua wanita yang di sayangi nya itu bicara.


"Selamat malam pa,ma Tia duluan tidur ya ngantuk ini"pamit Tia pergi ke kamar nya kesempatan menghindar dari mamanya.


"Ma,jangan paksakan Tia kalau gak mau di jodohin"Johan mengelus pundak istri tercinta nya.


"Pa,mama khwatir sama anak kita,mama belum pernah lihat Tia jalan sama pria,Tia selalu sibuk dengan pekerjaannya


gak salah kan kita coba jodohkan dia apa lagi sama Brian,opa nya Tia dulu juga udah jodohkan Tia sama Brian walaupun Tia belum lahir".Rosa mengingatkan Johan pada masa lalu mereka ketika baru menikah.

__ADS_1


__ADS_2