
Ruangan yang nyaman dengan di setiap sudut terdapat tanaman hias yang besar membuat ruangan itu tidak memerlukan pendingin ruangan.Karena jendela kaca sudah terbuka lebar,angin sejuk menerpa setiap isi ruangan.
Namun semua itu tidak lah mampu mengubah hati seorang Brian yang sudah terlihat menahan amarah nya.Perdebatan terus berlanjut tidak ada yang mengalah.
"Dengar Brian..apa pun yang terjadi,aku tetaplah istri mu!Aku tidak peduli dengan semua itu,karena aku tidak butuh cinta darimu."Siska menunjuk Brian dengan ujung jari telunjuk nya.
"Lakukan apa yang ingin kau lakukan!.Tapi jangan pernah muncul di depan istri ku,atau...kau akan tahu akibatnya"ucap Brian penuh penekanan.
"Kau tidak akan tahu apa yang akan ku lakukan Brian.Karena aku akan memaksa si tua bangka itu untuk membujuk mu menerima aku"batin Siska.
"Dan satu lagi pulihkan semua kartu ATM ku. Kalau tidak,aku akan datang ke rumah mu.Brian sayang...aku merindukan mu!bagaimana jika malam ini kita tidur bersama."ucap Siska mulai mendekati Brian dan mengelus rahang Brian yang mengeras.
"Kondisikan tangan mu."Ucap Brian.Namun Siska semakin menjadi.Semakin mendekati Brian dengan senyum manja nya.
"Ayolah Brian,apa kamu tidak merindukan aku?"ucap Siska duduk di meja menghadap Brian sambil menarik sedikit pakaian nya menunjukkan sesuatu yang akan membuat Brian tertarik.
"Ups...!apa aku mengganggu kalian?"tanya Reno yang tiba tiba datang membuat Brian sontak mendorong Siska dengan kasar.Brian memang menyuruh Reno untuk menemui nya di ruang rapat namun Brian tidak menyangka Reno akan datang cepat.
__ADS_1
"Auww..Brian kau menyakitiku"ucap Siska.
"Apa kalian sudah selesai?"tanya Reno dengan tersenyum sinis.
"Cih !tidak seperti yang kau pikir kan"ucap Brian tak kalah sinis.
"Kamu keluarlah!urusan kita sudah selesai"ucap Brian menyuruh Siska keluar.
"Aku tidak mau keluar sebelum kamu pulihkan keuangan ku"ucap Siska.
"Reno ikut aku ke ruangan ku"ucap Brian berjalan meninggalkan Siska di ruangan itu sendiri.Dan Reno pun mengikuti Brian ke ruangan Brian.
"Aku harus ke rumah si tua bangka itu sekarang!aku tidak peduli dia menerima aku atau tidak"ucap Siska sambil mengepalkan tangan nya.Siska masuk ke dalam mobil nya dan melajukan mobil nya menuju perumahan tempat orang tua nya tinggal.
Tit..ti...ti...tit(anggap itu suara klakson mobil yah).Seorang satpam berlari menuju gerbang karena melihat sebuah mobil ingin masuk ke rumah besar itu.
"Hei...kamu bukakan gerbang nya"ucap Siska sembari mengeluarkan kepala nya dari kaca jendela mobil nya.
__ADS_1
"Non Siska"ucap satpam itu terkejut dan langsung membukakan gerbang nya.Siska pun melajukan mobil nya menuju halaman rumah besar keluarga Kusuma.
"Hai..semuanya!mengapa tidak mengajakku makan.Mama apa kalian tidak merindukan aku"ucap Siska begitu masuk ke rumah besar itu dan langsung menuju ruang makan karena kedua orang tua nya sedang makan.
"Mau apa kamu kembali"ucap Yogi Kusuma sambil berdiri dari duduk nya.
"Aku sudah pernah bilang jangan pernah masuk ke rumah ku lagi"ucap Yogi Kusuma dengan tegas membuat Siska tersenyum sinis.
Selamat Tahun Baru buat semuanya,semoga Tahun ini membawa berkat untuk kita semua.
Terima kasih sudah baca karya author yang receh ini.
Kasih like dan komen juga yah.
Terima kasih
Terima kasih
__ADS_1
Terima kasih.