Cinta Ku Ada Padamu

Cinta Ku Ada Padamu
Episode 41


__ADS_3

Brian melihat jam di dinding kamar nya tepat pukul sebelas malam."Ada apa dengan Bela"gumam Brian.


"Sayang..Bela mau bicara"Brian memberikan ponsel itu pada istri nya dan Tia pun langsung duduk bersama Brian masih di atas tempat tidur dan mengambil ponsel itu dari tangan Brian.


"Bela sayang,kamu baik baik aja kan?"tanya Tia.


"Mommy sehat kan,Bela kangen mommy"ucap Bela.


"Mommy Tia juga kangen Bela,Bela juga sehat kan"usapan tangan Brian di pundak Tia mampu membuat Tia tenang."Apa Bela sakit lagi"gumam Tia karena Tia tau jika Bela sakit pasti cari ibu nya.


" Mommy kata mbak Siti,mommy kalau pulang nanti bawak dedek kecil untuk Bela ya,cepat pulang nya ya mommy,Bela udah ngantuk lagi da...Dah mommy sayang"ucap Bela menutup panggilan nya tanpa mendengar jawaban Tia dulu.


"Hah"Tia melongo mendengar ucapan Bela.


"Ada apa?Apa Bela baik baik saja"tanya Brian.Tia hanya mengangguk kan kepala nya dan menyimpan benda pipih itu lagi di atas nakas,kembali meringsut masuk ke dalam selimut di ikuti oleh Brian,mereka kembali tertidur agar besok bisa ke rumah sakit lagi.

__ADS_1


"Terima kasih nek"ucap Bela memberikan ponsel bu Retno.


"Mommy baik baik saja kan,Bela boleh tidur lagi ya".ucap bu Retno dan Bela pun kembali tertidur dengan lelap.


Sementara itu masih di rumah sakit yang sama namun ruangan yang berbeda Reno tampak terduduk di ranjang nya di temani oleh Roni yang sudah terlelap di sofa panjang dengan selimut yang tertutup hingga kepala.Kedua orang tua Reno telah kembali bersama Sefi adik nya karena Sefi masih sekolah. Karena itu Jodi papa nya Reno meminta Roni menemani anak nya di rumah sakit,Roni tidak bisa menolak nya karena tidak ada lagi yang bisa menemani Reno.


"Tia,mengapa jadi seperti ini,apa kamu ingin membalas ku"gumam Reno.Reno mengenang saat saat dimana Tia dulu yang magang di perusahaan Jodi papa nya Reno,saat itu lah hubungan mereka terjalin namun Reno yang pada dasar nya seorang playboy memilih bermain api dengan teman Tia yang sama sama magang di perusahaan itu.


"Tia,aku masih mencintai mu,aku akan selalu ada untuk mu walaupun kamu sudah menikah,maaf kan aku,semua ini memang salah ku dan aku akan memperbaiki nya."janji Reno sambil memandang wallpaper di ponsel nya dimana Tia sedang tersenyum dengan seorang nenek tua.Foto itu di ambil nya ketika nenek Reno masih hidup karena Tia sangat dekat dengan nenek nya Reno.


"hei!Roni kampret bangun!"ucap Reno mengoyangkan kepala Roni yang tertutup selimut.Roni pun bangun membuka sedikit ujung selimut nya hanya terlihat ujung kepala dan mata nya saja.


"Ada apa"ucap nya sambil melirik ke pintu.


"Ambil minum dong,aku haus"ucap Reno.

__ADS_1


"Itu kan ada"Roni menunjuk tempat air minum yang ada di sudut meja.


"Habis,ambil kan di ruangan kakek saja di sebelah biar dekat"ucap Reno lagi.


"Hah!Enak saja kamu,entar ketemu hantu gimana?"ucap Roni sambil melihat jam tangan nya tepat pukul nol nol menandakan jam dua belas malam.


"Emang udah jam berapa"tanya Reno.


"Dua belas dan orang bilang kalau jam dua belas malam banyak hantu yang gentayangan"jawab Roni ingin menutup lagi kepala nya dengan selimut namun di cegah oleh Reno.


"Apa lagi"tanya Roni.


"Kamu dapat selimut dari mana,aku juga mau tidur pakai selimut"ucap Reno.


"Noh,ambil disana"Roni menunjuk sebuah lemari putih dengan cepat Reno berjalan dan mengambil selimut tebal dan kembali ke ranjang pasien untuk tidur lagi."Ah..Nyaman"ucap Reno menarik selimut nya hingga kepala seperti yang di lakukan Roni dan tertidur hingga terlelap.

__ADS_1


__ADS_2