Cinta Ku Ada Padamu

Cinta Ku Ada Padamu
Episode 103


__ADS_3

Pagi hari di kediaman Alexander tampak Tia sedang sibuk di dapur membuatkan sarapan untuk suaminya yang sudah menunggunya di ruang makan.Brian sedang mengajak Bela bercerita sambil memainkan piring dan sendoknya,mengadukan kedua benda itu hingga terdengar bunyi berdenting,mereka berdua tampak senang seraya tertawa bersama.Tia melihat mereka berdua yag tidak sabaran menunggu sarapannya datang berusaha fokus dengan apa yang di buatnya.


"Dad,coba ketuk yang ini"seru Bela seraya mengambil gelas di depannya.


"Mengapa mommy meletakkan gelasnya banyak sekali,apa kita ada tamu?"gerutu Bela sambil menyusun gelas itu sejajar dengan piringnya agar berbaris.Dan menyuruh Brian untuk memainkan benda itu agar terdengar seperti alunan nada.


Bela ikut melakukannya seraya menggoyangkan kepalanya.


"Dad,mommy cantikkan kalau lagi masak gitu,mommy lagi buat apa"ucap Bela seraya menunjuk Tia di dapur.


"Hmm...Sepertinya mommy lagi buat bubur deh.Bela mau bubur buatan mommy,bukan."Ucap Brian sambil memainkan sendoknya.


"Mau dong bubur buatan mommy"ucap Bela dengan menggoyangkan kedua kakinya.


"Kalau begitu,ayo teriak biar mommy cepat buat sarapannya"ajak Brian pada Bela,dengan hitungan ketiga mereka serentak memanggil Tia yang sibuk di dapur.

__ADS_1


"Mommy sayang!I love you!Mana sarapan kami"teriak mereka berdua seraya memainkan sendoknya.Mendengar suara piring berdenting sontak Tia langsung menghampiri mereka berdua sambil membawa dua mangkuk sarapan untuk Brian dan Bela.


"Apa yang kalian lakukan"Tia menggelengkan kepalanya saat melihat gelas sudah tidak di tempatnya lagi."Jangan bermain di meja makan,sayang mengapa tidak melarangnya"ucap Tia seraya menyiapkan sarapan di meja itu.


"Iya mommy,maaf"ucap Brian dan Bela bersamaan.Dan begitu Tia berdiri di samping Brian dengan cepat Brian berdiri juga dan mengecup kening istrinya itu seraya mengelus perut Tia."Duduk lah,kamu juga harus sarapan"ucap Brian seraya menuntun Tia agar duduk di sampingnya.


"Bela juga harus makan yang banyak,biar cepat besar"ucap Brian.Merekapun sarapan bersama sambil bercerita.


"Selamat pagi semua"Roni dan Sefi bersamaan membuat Brian menatap mereka dengan penuh tanda tanya.


"Selamat pagi semua"sapa Siska sembari menarik kursinya dan duduk di sebelah Sefi.


"Ini minumnya mbak"Uci meladeni mereka satu persatu dan membuatkan sarapan untuk Siska.


Sementara itu dikamar Tika sudah terbangun dan tampak sedang memegang kepalanya yang terasa sakit seraya melihat sekelilingnya.Tika tampak bingung dan menyibakkan selimutnya kemudian terduduk.

__ADS_1


"Aku dimana ini?"gumam Tika sambil bangkit dan berjalan menuju pintu dan membukanya."Apa aku di rumah Tia?Sepertinya memang benar"Tika berjalan dengan pelan mencari asal suara yang di dengarnya.


"Selamat pagi Tia,maaf aku terlambat bangun"ucap Tika sambil memegang kepalanya membuat semua menoleh termasuk Siska.


"Selamat pagi juga Tika,duduklah"ucap Tia.


"Tunggu"ucap Siska seraya bangkit berdiri membuat Tika menghentikan tangannya yang ingin menarik kursi.


"Kau,kau disini?Apa yang kau lakukan disini"ucap Tika menatap Siska dengan terkejut karena tadi ia tidak memperhatikannya.


"Seharusnya aku yang tanya,mengapa kau ada di sini"ucap Siska menunjuk Tika dengan jari telunjuknya.


"Kau,wanita itu bukan?Wanita yang sudah merebut Dean dariku"ucap Tika menghampiri Siska dengan tangan mengepal.Sementara Tia,Brian dan juga Sefi dan Reno menatap mereka dengan bingung seraya menyimak apa yang di bicarakan oleh Siska dan Tika.Uci dengan cepat membawa Bela masuk ke kamarnya agar tidak melihat kejadian itu.


"Mau apa kamu,jangan macam-macam padaku"ucap Siska sambil memundurkan langkahnya karena Tika seolah ingin menghajarnya.

__ADS_1


__ADS_2