
Sudah ke sekian kali nya Brian mengubungi istri nya itu namun tak juga ada jawaban,membuat Brian memijit pangkal hidung nya berulang kali.
Di dalam Mobil itu tampak sepi karena tidak seorang pun yang bicara.Brian tampak sibuk dengan ponsel nya dan Reno memilih memejam kan mata nya dan Roni tampak fokus menyetir mobil.karena merasa bosan apalagi jalanan tampak macet Roni pun menyalakan Radio dan memilih siaran yang enak di dengar.
Selamat pagi semua pendengar setia Rania fm,seperti yang sudah Tia janjikan tadi Tia akan terima telpon dulu dan yang mau telpon silahkan di nomor enam dua lima delapan sekian sekian,dan yang mau kirim salam juga boleh,Tia tunggu yah.sudah ada yang telpon nih Tia angkat yah."halo selamat pagi Rania fm,dengan siapa?dimana"ucap Tia menyapa penelpon pertama nya.
Mendengar suara yang sangat tak asing itu sontak Reno membuka mata nya,begitu juga Brian dan Roni mereka bertiga saling berpandangan.
"Apa itu suara Tia"ucap Brian membuat Roni mengangguk dengan cepat.
"Pantas telponku tidak di angkat"ucap Brian lagi.
"Coba telpon lagi kalau tidak di angkat ke nomor kantor nya saja hubungi"ucap Roni.
"Kau benar kak,aku telpon kantor nya saja biar jadi kejutan"ucap Brian sambil menghubungi nomor yang di sebutkan tadi.Hingga sudah beberapa kali mencoba barulah telpon nya terhubung.
*Sa*tu penelpon lagi sebelum Tia putarkan lagu yang sudah di request yah..
__ADS_1
Dengan cepat Brian menyuruh Roni mengecilkan volume Radio nya.
"hallo selamat pagi,dengan siapa dimana"ucap Tia.
"Datang ke kantor ku sekarang!"ucap Brian dengan dingin.
Deg
"Perasaan ku tidak enak,Brian menelpon ku?"gumam Tia.
Tia yang sudah hapal dengan suara Brian dengan cepat langsung mematikan telpon nya.kembali Tia menyapa pendengar nya.
"Sial di matikan lagi"ucap Brian.Dan beberapa saat kemudian ponsel di tangan nya berdering namun Brian membiarkan nya.
"Kenapa tidak di angkat"tanya Roni yang melihat Brian hanya menatap ponsel di tangan nya.
"Aku mau lihat sampai di mana perjuangan nya menghubungiku"ucap Brian tersenyum.
__ADS_1
"Asal tidak menyesal saja ujung nya"ucap Roni membuat Brian dengan cepat mengangkat ponsel nya.Roni yang melihat tingkah Brian hanya menggeleng namun Reno hanya diam menyimak pembicaraan mereka.
"Brian,maaf tadi aku buru buru"ucap Tia.
"Datang ke kantor ku sekarang"ucap Brian.
"Gak bisa Brian...eh..sayang!kerja ku banyak sudah menumpuk"ujar Tia.
"Aku bilang datang ke kantor sekarang"ucap Brian lagi dan langsung mematikan ponsel nya dengan tersenyum senang.
"Hah..di matikan lagi,terus gimana aku masih kerja"ucap Tia bicara sendiri dengan menatap ponsel nya.
"Ada apa Beb..Kenapa muka nya gitu,gak senang yah lihat aku datang"ucap Tika sahabat Tia.
"Tika....syukur lah kau tepat waktu,kau memang malaikat ku,sahabat terbaik ku"ucap Tia memeluk sahabat nya.
"Hei...kamu Kenapa"ucap Tika sambil melepas pelukan nya.
__ADS_1
"Ganti kan aku siaran yah...please! aku mau ke kantor Brian sebentar".ucap Tia.