Cinta Ku Ada Padamu

Cinta Ku Ada Padamu
Episode 78


__ADS_3

Setelah semua keluarga berkumpul di ruang tamu termasuk Tia dan Brian.Wanda pun membuka pembicaraan dengan raut wajah khawatir.


"Maafkan aku"ucap Wanda takut jika besan nya itu akan marah namun siapa sangka Kakek Tia langsung bicara dan mengungkapkan yang selama ini di simpan nya.


"Bisa papa jelaskan apa yang terjadi,sampai sekarang aku belum mengerti"ucap Johan setelah mendengar apa yang di katakan papa nya .Tia yang juga mendengar penjelasan kakek nya tidak bisa menahan air mata nya."Betapa bodohnya kamu Tia.Ternyata anak yang selama ini aku sayangi adalah anak dari Brian dan Siska.Aku tidak masalah menjadi istri keduamu tapi bagaimana dengan anak itu kalian bahkan meninggalkan nya di panti Asuhan"gumam Tia.


"Pa..jangan memperpanjang masalah.Nanti mama yang jelaskan lagi"ucap Rosa pada suaminya.


"Bagaimana keputusan mu Brian"tanya Rosa lagi karena tidak ingin melihat putri nya menangis.


"Aku akan selesaikan masalah ku.Kalian tidak boleh membawa nya pulang.Tia istriku tidak boleh melangkah sedikitpun keluar dari rumah ini"ucap Brian menatap Tia sambil menghapus sedikit darah dari ujung bibir nya.


"Sayang...apa keputusan mu"tanya Wanda.


"Jika aku tidak boleh keluar dari rumah ini berarti Brian yang harus keluar"ucap Tia menunduk.

__ADS_1


"Sayang apa kau sudah memikirkan nya baik baik.Bagaimana mungkin kita hidup terpisah.Aku janji akan selesaikan semuanya dengan Siska.Aku akan menceraikan nya"ucap Brian menahan emosi nya.


"Menyelesaikan nya bagaimana Brian?Gak mungkin kalian berceraikan,bagaimana dengan anak kalian"ucap Tia pelan.


"Anak?Aku tidak mengerti apa maksudmu sayang"ucap Brian terkejut semua juga yang ada di ruangan itu juga terkejut.


"Anak?Kau memiliki anak dengan wanita itu"ucap Reno sambil menarik baju Brian dan melayangkan pukulan bertubi tubi.Emosi yang sudah di tahan nya sejak tadi akhirnya terpuaskan.


"Reno...Apa yang kau lakukan?"Tia bangkit berdiri menghalau pergulatan antara Brian dan Reno.Tanpa sengaja Reno mendorong Tia hingga terjatuh.


"Aaakkk..."teriak Tia karena ia terjatuh di lantai dengan tertelungkup membuat nya menghantam lantai dengan kuat.


"Uci apa yang terjadi,kemana semua orang!Mengapa juga anak anak panti kamu suruh cepat pulang"tanya Tika begitu datang dari taman sambil menggendong Bela.


"Mereka semua ada di ruang itu,tapi Non jangan kesana deh..mungkin ada masalah keluarga yang harus di selesaikan"ucap Uci sambil mengambil Bela dari gendongan Tika dan menyuruh Tika juga pulang.

__ADS_1


Roni yang sedang membawa Siska keluar dari rumah itu menyuruh Siska agar meninggalkan kediaman Alexander dengan raut wajah kesal Siska pun pergi begitu saja.Tanpa Siska sadari mobil nya di ikuti oleh seseorang yang sudah memperhatikan nya sejak masih di rumah Brian.


"Cepat ikuti dia.Aku tidak salah wanita itu memanglah dia yang selama ini sudah membuat hidupku berantakan".ucap Pria itu saat menyuruh Asisten nya mengikuti mobil milik Siska.


Didalam mobil Siska mendumel sendiri dan tertawa sendiri sambil melajukan mobilnya.


"Brian.....Brian...Aku semakin tertantang untuk mendapatkanmu.Istrimu sudah mengetahui semuanya bahkan keluarga mu juga itu artinya kapan pun aku sudah bisa menemuimu dimana saja.Haa...haa....Brian kasihan nya dirimu.Kau begitu bodoh menjadi pria terhormat dan di segani banyak kalangan?CIH...lihatlah dirimu sekarang...Kau sangat pengecut.Siska kusuma memang hebat tiada duanya,hanya karena video itu kau harus mengikuti keinginanku.Haa...haa....Brian...Video itu tidak ada aku hanya berpura pura agar bisa mengancammu dan memerasmu itu saja".ucap Siska sambil tertawa.


"Bagaimana dengan pria sialan itu,dia sudah berjanji akan menemaniku datang ke acara itu.Tapi ternyata dia mengingkarinya,Siska kau juga harus memberi nya pelajaran"ucap Siska lagi sambil menginjak rem mobil nya karena mobil nya di serempet oleh mobil di sampingnya.


Terima kasih sudah setia menunggu episode Tia Rania untuk Up.


Kasih like dan komen nya yah...


Terima kasih

__ADS_1


Terima kasih


Terima kasih.


__ADS_2