
Setelah mengantar Brian di bandara,Roni melajukan mobilnya ke rumah sakit.
"Tia"panggil Roni saat mereka di dalam mobil Roni mengajak Tia berbicara karena melihat nya diam saja.
"Ada apa kak"Tia menoleh melihat Roni.Tia memilih duduk di depan bersama Roni supaya tidak terlalu pusing.
"Aku melihat mu begitu tegar menghadapi semua masalah yang baru-baru ini terjadi.Apa kamu terlalu mencintai Brian sehingga begitu mudah untuk memaafkannya!"Roni melirik Tia sesaat kemudian melihat kedepan lagi.
"Bukan begitu kak..Aku harus memikirkan orang tua ku,anak yang ku kandung juga apalagi pesan terakhir kakek Willy sebelum meninggal.Beliau berpesan padaku apa pun yang terjadi di kemudian hari,aku harus kuat dan bertahan.Sekarang aku tahu apa maksud semua perkataan kakek waktu itu"ucap Tia seraya menatap ke depan.
__ADS_1
"Brian orang yang baik,Tia apa kau mau tahu cerita tentang Brian saat di jebak oleh Siska"ucap Roni dan Tia pun menggeleng karena sama sekali tidak tahu apa yang terjadi.
"Siska menjebak Brian saat menghadiri suatu acara,saat itu Brian di paksa teman nya untuk minum dan akhirnya karena merasa tidak enak pada teman nya Brian pun minum sampai mabuk dan begitu Brian bangun dia sudah berada di hotel bersama Siska.Siska mengancam akan menyebar sebuah video yang dia rekam sendiri dimana Brian sedang tidak memakai apapun saat itu.Siska mengatakan mereka sudah melakukan nya,tapi Brian tidak merasa seperti itu.Singkat cerita Siska mengajak Brian menikah entah apa yang terjadi aku sudah menyelidiki semuanya namun pernikahan mereka tidak tercatat di catatan sipil maupun di gereja.Pernikahan mereka jalan di tempat tidak ada mencampuri urusan masing masing kecuali uang bulanan Siska selalu berjalan lancar.Brian tidak mencintai Siska begitu juga sebaliknya.Tidak ada ikatan yang spesial bagi mereka tapi entah mengapa Siska datang kemari menyusulnya"Roni menyudahi ceritanya saat mobil sudah sampai di depan rumah sakit.
"Terima kasih kak karena sudah mau bercerita padaku dan aku mengerti sekarang,aku akan selalu ada untuk nya"ucap Tia seraya membuka pintu mobil.
"Baiklah...Kau memang harus mengetahuinya"ucap Roni sambil keluar juga dari mobil.Mereka berjalan bersama-sama masuk ke dalam mencari dimana ruangan rawat Bela juga Siska.
"Aku hanya ingin selalu bersama anakku,dan dokter sekarang sedang memeriksanya"jawab Fardan melihat Tia dengan mata yang mulai mengantuk.
__ADS_1
"Aku akan menjaganya di sini,jadi pergilah istirahat!Aku janji akan mengabarimu jika Bela sudah siuman"ucap Tia membujuk Fardan karena dia bersikukuh ingin menjaga Bela walaupun keadaannya sendiri sudah ngantuk berat.
"Baiklah aku akan pulang untuk istirahat sebentar"ucap Fardan pada akhirnya karena memang dia tidak sanggup lagi menahan kantuknya.
"Kak Roni juga pergilah ke kantor,nanti aku kabari jika mau pulang,kak Roni juga harus jemput Sefi dari kampusnya"ucap Tia pada Roni.
"Aku pergi yah...Setelah menjemput Sefi aku akan datang bersamanya nanti sore"ucap Roni kemudian pergi ke kantor meninggalkan Tia sendiri di rumah sakit menunggu Bela dan Siska.
Tinggalkan like dan komen nya yah...!
__ADS_1
Terima kasih banyak.