Cinta Ku Ada Padamu

Cinta Ku Ada Padamu
Episode 49


__ADS_3

Saat ini di kediaman keluarga Alexander tampak ramai oleh orang terdekat keluarga Alexander berdatangan mereka untuk melihat kakek Brian terakhir kalinya.Begitu juga keluarga Pradipta mereka sudah berada di kediaman Alexander. Rosa memeluk Widia dengan rasa haru yang mendalam,kakek Tia juga ikut serta,walaupun kakek Tia sudah tak sanggup lagi berjalan hanya memakai kursi roda,dia tetap datang melihat sahabat nya itu untuk terakhir kalinya.Kakek Tia pun memberikan semangat untuk keluarga Alexander yang di tinggalkan.


Setelah melihat keluarga semua nya sudah datang,mereka pun mengadakan acara keluarga sebelum pemakaman,setelah itu mereka membawa jenazah kakek Brian ke pemakaman.


WILLY ALEXANDER.Widia mengusap nama di salib itu berulang kali,air matanya tak mau berhenti mengalir.


"Papa...Selamat jalan...Tenang lah di sana..Papa sudah sembuh..Papa tidak merasakan sakit lagi ketika dokter memeriksa mu.Papa.. sudah senang bertemu mama kan"ucap Widia menangis.


"Ma,sudah ya!Ayo kita pulang"ajak Brian menunduk sambil membantu Widia berdiri,memapah nya berjalan ke mobil.Mereka pun pulang setelah selesai acara pemakaman.


Kediaman Alexander cukup besar sehingga seluruh keluarga bisa menginap di rumah itu,tidak ada keluarga yang pulang di hari itu juga karena mereka saling menghargai,para rekan media juga sudah pulang begitu juga pelayat lain nya,tinggal lah keluarga terdekat Alexander.


" Om..Tante,ayo kita makan malam bersama,semua sudah menunggu"panggil Sefi pada Wannda dan Widia yang sedang istirahat di kamar nya.

__ADS_1


"Baik lah sayang,tante akan datang"ucap Widia.


Mereka pun keluar dari kamar nya dan melihat para pria sedang menggeser sofa dan membentangkan karpet,mereka akan makan bersama duduk di karpet yang sudah di bentangkan karena mereka sangat ramai,kursi ruang makan tidak cukup untuk mereka.Sementara para wanita membawa makanan ke karpet tersebut dan menata nya di sana,tidak ada di layani dan melayani mereka bekerja sama semua.


"Ini lah keluarga ku"ucap Widia menitikkan air matanya,keluarga yang sangat baik dan peduli.Widia dan Wanda masih berdiri di ambang pintu melihat mereka semua dengan rasa haru.


"Ma,ayo duduk lah"ucap Brian.Mereka pun duduk bersama di karpet itu membentuk lingkaran panjang.Brian yang duduk jauh dari istri nya itu menatap Tia yang masih sibuk mengisi air minum di dalam gelas.


"Kenapa dia belum makan"gumam Brian.


"Sayang,kenapa belum makan"ucap Brian pindah dari duduk nya sambil membawa piring nya dan duduk di sebelah istri nya itu.


Brian tidak peduli Sefi sudah protes karena Brian menggesernya.

__ADS_1


"Iihh...Kakak..Kenapa menghimpit Sefi,sempit tau"ucap Sefi.


"Anak kecil,geser dikit"ucap Brian menoleh sebentar lalu menatap istri nya itu lagi.


" Sayang..Makanlah,biar aku yang bagi air minum nya"ucap Brian lalu memberikan piring nasi nya untuk Tia.Brian berdiri dari menunduk memberikan satu persatu air minum di dalam gelas itu.Setelah selesai Brian kembali duduk di samping Tia


dan ikut makan bersama.


Terima kasih sudah baca karya author yang masih belajar menghalu,maaf kalau masih banyak tipo di sana sini.


Kasih like nya juga ya,biar tetap semangat up nya.


Terima kasih

__ADS_1


Terima kasih


Terima kasih.


__ADS_2