Cinta Ku Ada Padamu

Cinta Ku Ada Padamu
Episode 105


__ADS_3

Setelah ke rumah sakit untuk memeriksa kehamilan Tia.Mereka pun menuju resort milik Tia.Brian mengantar Tia setelah itu ia sendiri menuju kantornya.


"Selamat pagi bumil,wah penampilan nya beda yah"goda Sita yang melihat Tia dengan intens dari ujung kaki hingga kepala.


"Sita,jangan menggoda ku"ucap Tia malu,Tia hari ini berangkat ke kantornya berpenampilan tidak seperti biasa yang suka memakai rok sepan di padukan oleh blazer dan sepatu hak tinggi.Namun sekarang hanya memakai dress selutut dengan sepatu tapak tahu.


"Aaa,aku kangen!"Sita memeluk Tia dengan senang.


"Jangan memeluknya terlalu kuat,nanti perutnya tertekan"ucap Kevin ketus saat melihat Sita memeluk Tia dengan erat.Kevin berjalan dengan santainya menuju meja Tia meletakkan beberapa berkas di meja itu kemudian duduk di kursi nya sendiri


"Mbak Tia hamil"Tia mengangguk saat Sita mengelus perutnya."Selamat ya mbak Tia,aku turut senang.Semoga nular sama aku yah"Sita masih mengelus perut Tia kemudian beralih ke perutnya.Membuat Kevin menatap Sita tajam dengan perasaan tak menentu.


"Kamu kan belum nikah Sita,mengapa bicara seperti itu"ucap Tia yang tahu bagaimana perasaan Sita saat ini.

__ADS_1


"Mana tahu ada yang hamili Sita terus ngajak nikah"ucap Sita asal karena sakit hatinya.Cinta bertepuk sebelah tangan.Kevin menatap Sita tajam karena lagi-lagi membuatnya tidak mengerti akan perasaannya.


"Kamu kalau bicara jangan sembarangan,mari kita kerja"Tia mengajak Sita duduk di sofa untuk membahas pekerjaannya karena lebih merasa nyaman.Sekitar satu jam membahas pekerjaannya Tia pun merasa lelah,entah mengapa ia menjadi merindukan suaminya itu padahal belum ada sehari berpisah.


Tia mengambil ponselnya kemudian menelpon suaminya itu.Berulang kali ia menekan panggilan namun tidak di jawab.Tia mulai kesal dan meletakkan kembali ponselnya di meja.


"Sita,aku butuh kopi sama camilan"renggek Tia asal membuat Sita dan Kevin yang sejak tadi serius bekerja menghentikan pekerjaannya sesaat.


"Bumil gak di anjurkan minum kopi sama makan camilan,semua itu tidak sehat untuk adek bayinya"sahut Sita karena ia malas keluar mencari camilan.


"Jangan menertawaiku,nanti kalau kamu sudah nikah dan hamil seperti ku akan tahu rasanya,tidak ingin jauh dengan suami"ucap Tia membuat Kevin tersenyum.


"Kevin!Ada apa dengan mu?mengapa senyum begitu"ucap Tia melihat Kevin dengan senyum manisnya.

__ADS_1


"Apa kamu sedang membayangkan tunangan mu itu nantinya jika sudah menikah"tanya Sita langsung membuat Kevin ke mode datarnya.Padahal Kevin sedang membayangkan bagaimana jika Sita hamil dan merindukannya,pasti sangat menggemaskan.


"Sita"panggil Tia yang mengerti dengan situasi.


"Aku mau keluar sekalian mau beli camilan"ucap Sita bangkit dari duduknya dan keluar begitu saja.Meninggalkan Kevin dan Tia di ruangan itu.


"Kevin apa Om Gilang sudah mengembalikan perusahaan tante Kinar"tanya Tia yang sudah tahu alasan Kevin terpaksa menerima syarat itu untuk menikahi putri pamannya yang tamak.


"Belum Tia.Aku masih mencari dimana mama menyimpan semua surat-suratnya.Aku sudah mengulur waktu dengan meminta tunangan dulu"ucap Kevin dengan lugas.


"Aku akan siap membantumu jadi jangan sungkan padaku"ucap Tia.


"Apa tante Kinar sudah sembuh,mengapa tidak menanyakannya langsung saja"tanya Tia lagi.

__ADS_1


"Mama masih proses pemulihan.Sejak kecelakaan itu mama melupakan segalanya,karena itu Om Gilang mengambil alih semuanya milik mama"ucap Kevin.Tidak bisa di pungkiri jika Kevin sangat menyesal atas tindakannya beberapa tahun yang lalu yang memilih membiarkan mamanya mengurus perusahaan mendiang papanya yang bergerak di bidang elektronik.Kevin memilih pergi keluar Negri untuk menenangkan diri atas meninggalnya papanya.Kevin pergi meninggalkan mamanya bersama kedua adik perempuannya.Dan setelah mamanya kecelakaan barulah ia sadar dan pulang,namun sayangnya setelah ia pulang semua sudah berubah.Mama dan kedua adiknya tidak lagi tinggal di rumah utama melainkan di rumah belakang.Rumah utama sudah di tempati oleh paman Gilangnya.Kevin sendiri memilih tinggal di apartmentnya agar tidak menyusahkan mama dan kedua adiknya.Kevin memilih bekerja bersama Tia karena Tia adalah anak dari sahabat papanya,namun kepulangannya di ketahui oleh pamannya Gilang dan langsung saja pamannya itu mencarinya dan tidak ingin keponakannya itu untuk merebut perusahaan yang di pegangnya saat ini.Gilang berencana menikahkan putrinya dengan Kevin agar ia bisa menguasai perusahaan itu seutuhnya.


__ADS_2