Cinta Ku Ada Padamu

Cinta Ku Ada Padamu
Episode 6


__ADS_3

Brian Alexander


Perjodohan ini bukan kejutan lagi untuk ku.Aku sudah sering menolak bahkan aku sudah menikah hanya untuk menghindari perjodohan.Aku pikir dengan aku menikah,aku bisa menolak perjodohan dari orang tua ku tapi aku salah wanita yang aku nikahi menolak untuk membantuku karena alasan reputasi pekerjaan nya,dari alasan nya tersebut yang tak mau tau urusan pribadi ku,aku memutuskan seluruh askes termasuk memblokir ATM yang ku berikan pada nya.


Hari ini aku akan bertemu dengan nya wanita yang akan di jodoh kan untuk ku.Pertemuan ke dua kami setelah makan malam di rumah nya malam itu.


Dan hari ini aku juga senang bisa bertemu dengan Roni tadi pagi papa memberikan ku kejutan dengan menghadirkan Roni kembali di perusahaan tempat ku bekerja sekarang.Roni sudah ku anggap sebagai kakak bagi ku,dan sekarang aku bisa bersama lagi dengan nya.


Pukul tujuh malam aku akan bertemu dengan nya,karena mama sudah memesan tempat untuk kami,tapi aku tidak datang ke cafe pesanan mama karena aku tau mama pasti akan di sana menguntit ku.Aku pindah ke cafe utami tidak terlalu jauh dari tempat itu.


Setelah menelpon Tia aku menyuruh nya datang.Dan di sini lah kami berdua duduk membicarakan masalah perjodohan yang sudah di atur oleh orang tua kami.

__ADS_1


"Apa kamu setuju dengan perjodohan ini"Tia yang memilih bicara duluan memandang Brian pasal nya mulai dia sampai Brian sibuk dengan benda pipih milik nya.


"Hmmm"Brian hanya mengangguk saja tanpa menoleh.


"Aku akan mengajukan syarat"Tia mulai kesal tapi berhasil membuat Brian melihat nya.


"Itu artinya kau menolak ku?cih,ternyata kau sama saja"ujar Brian dengan tatapan tajam,sesaat mata mereka bertemu.


"Baik lah,apa syarat nya"sambil meneguk air mineral di depan nya.Tanpa memutuskan arah pandangan nya.


"Nanti aku pikir kan dan akan aku tulis sendiri"masih terlihat gugup dan itu tak lepas dari mata tajam itu.

__ADS_1


"Baik lah aku tunggu"berdiri dari duduk nya dan mengambil beberapa uang lembaran merah dari dompet nya meletak kan nya di meja."Pesan kan makanan untuk mu!aku masih ada urusan"Brian beranjak dari duduk nya dan meninggalkan Tia yang masih mematung memandang nya.


Hingga seorang pelayan datang."Mbak pesanan nya,silahkan di nikmati,"ujar pelayan tersebut.


"Terima kasih"Tia makan malam sendiri karena Brian sudah pergi pulang.


"Ada apa dengan ku,mata nya itu kenapa aku selalu mengingat tatapan nya"Tia yang sudah di kamar sedang berbaring.Mencoba memejamkan matanya,tapi tak kunjung bisa tertidur.Hingga Tia turun ke bawah menuju dapur untuk membuat susu dan mengambil beberapa makanan ringan dan membawa ke kamar nya Tia memilih memutar flim kesukaan nya,jadilah Tia begadang.Hingga jam menunjuk angka empat baru lah Tia tertidur.


Kringgggg..bunyi alarm menandakan jam enam tak di dengar lagi karena Tia sudah terlelap dalam mimpi nya yang indah.Sehingga Rosa yang melihat anak gadis nya belum juga turun sarapan menyusul nya ke kamar. Dan membuka pintu kamar Tia karena Tia tidak pernah mengunci kamar nya.


"Tia ya ampun,kamu gak kerja ini udah jam berapa!ayo bangun"Rosa menepuk pipi putri nya itu dengan lembut.

__ADS_1


"Bentar lagi masih ngantuk ma"masih enggan membuka mata.


__ADS_2