
Persyaratan pernikahan.
1.Tidak mencampuri urusan pribadi masing masing.
2.Atas nama Tia rania masih di perbolehkan bekerja.
3.Tidur tidak sekamar
4.Tidak ada kontak fisik.
5.Akan ada tambahan lagi karena masih di pikir kan.
Senyum Brian terbit setelah membaca persyaratan pernikahan dari Tia"wanita aneh,aku pikir dia akan minta setengah dari hartaku"gumam Brian.
Begitulah isi persyaratan yang sudah di buat Tia.Tia mengirim nya melalui ponsel nya.
"Baiklah aku setuju besok antar kan ke kantor ku"ujar Brian membalas pesan dari Tia.
"Aku malas ke kantor mu!sangat jauh aku capek naik motor,saat kita menikah nanti aku akan memberikan nya dan selamat malam!"balas nya.Tia langsung mematikan ponsel nya agar tak ada yang mengganggu.
__ADS_1
"Besok mama akan menemanimu membeli gaun pernikahan,usahakan datang pagi"Brian yang mengirim pesan tapi tak ada lagi balasan dari Tia tampak kesal dan Brian berusaha mengubungi tapi tak aktif
Pagi hari yang indah,sinar matahari yang cerah,secerah wajah Rosa ibunya Tia yang tampak bahagia.Rosa melangkah kan kaki jenjang nya menuju kamar Tia.Masuk begitu saja tanpa mengetuk pintu karena sudah tau kalau Tia tidak pernah mengunci pintu kamar nya."Tumben kamar Tia udah rapi,dan mana dia"Rosa mengabsen seluruh ruang termasuk kamar mandi namun tak menemukan Tia.Rosa kembali ke ruang makan dengan bingung."Bik lihat Tia"tanya Rosa pada asisten rumah nya.
"Tadi pagi sekali sudah pergi nyonya,katanya mau ke panti"
"Ya sudah bik"sambil melihat ponsel Tia yang tertinggal di kamar tadi,Rosa mengambil nya dan memasuk kan ke dalam tas nya.
"Aku akan menyuruh Brian menjemput nya"mencari nama Brian di ponsel nya dan menekan tombol panggil.
"Brian kamu harus jemput Tia ke panti asuhan KASIH RANIA,Tia ada di sana dan ponsel nya tinggal di rumah"ujar Rosa
"Baik,tante"jawab Brian.
"Ya tante"panggilan pun berakhir dan Brian pun langsung pergi dari kantor nya setelah menyuruh Roni menghandel rapat hari ini.
"Kasih RANIA,ini dia"gumam nya sambil membelok kan mobil nya mencari parkiran yang pas.Dan Brian pun turun dan di hampiri oleh satpam.
"Selamat pagi tuan mau ke temu buk Retno ya"sapa satpam tersebut.
__ADS_1
"Bukan,saya mencari Tia"ujar Brian.
"Nona Tia nya tadi ada tuan tapi sudah pergi lagi"ujar satpam itu lagi.
"Apa dia ingin kabur"gumam Brian.
"Pergi kemana"Brian mulai kesal waktunya habis hanya untuk menjemput wanita itu.
"Tadi mereka buru buru membawa bela ke rumah sakit.Sakit nya bela kayak nya kambuh lagi"penjelasan satpam itu sedikit membuat hati Brian tenang.
Dan kembali masuk ke mobil nya menyusul Tia ke rumah sakit.Setelah satpam itu memberikan alamat nya.perjalanan yang membutuhkan waktu sepuluh menit.Brian akhirnya sampai juga,dan saat ini Brian sedang bertanya pada resepsionis di rumah sakit tersebut.
"Pasien bernama Bela ada di ruang berapa"tanya Brian.
"Anda keluarga pasien"
"Hmmm,ya aku paman nya"sahut Brian.
"Bela ada di ruang icu sekarang dan keluarga nya masih menunggu di sana"
__ADS_1
"Baik lah terima kasih"ucap Brian.
Brian mencari Tia di ruangan tersebut dan melihat Tia yang sedang jalan bolak balik tampak gelisah dan cemas.Brian pun menghampiri nya dan memanggil nya.