
Di saat Tia dan Brian sedang membereskan meja makan bersama,ponsel Brian pun berdering lalu Brian pun mengambil ponsel nya dan melihat panggilan dari mamanya Brian pun cepat cepat menekan tombol hijau di layar ponsel nya.
"Halo ma,apa kabar?"jawab Brian.
"Mama sama papa sehat koq sayang,tapi kakek mu Brian,sakit nya semakin parah saja,kakek mu bilang kamu harus lihat kakek sekarang,kamu sama Tia datang ya lihat kakek mu"ucap Widia.
"Ma,ini udah jam tujuh malam,apa tidak bisa besok pagi saja"ujar Brian sambil menarik tangan Tia karena Tia ingin meninggal kan nya di dapur seorang diri.
"Ajak Roni saja kalau kamu lelah membawa mobil bisa gantian kan,mama sekarang ada di rumah sakit"ucap Widia.
"Ya sudah ma,kami akan datang"ucap Brian sambil berjalan ke kamar dengan menarik satu tangan Tia dan Tia pun menurut saja.Brian pun mengakhiri panggilan dari mamanya.
"Ada apa"tanya Tia begitu sampai di kamar mereka.
__ADS_1
"Kita harus lihat kakek sekarang,aku akan ambil kan koper,kamu yang masuk kan pakaian"ucap Brian.
"Kakek sakit lagi"tanya Tia mengikuti kemana langkah Brian.Namun Brian hanya mengangguk kan kepala nya.
"Baik lah aku akan ambil kan beberapa pakaian,cukup satu koper aja kan untuk kita berdua"ujar Tia.Dan Tia pun menyiap kan apa yang akan di bawa.Sementara itu Brian menghubungi Roni untuk datang menjemput mereka.setelah menunggu sekitar dua puluh menit Roni pun sampai di rumah Brian mereka pun masuk ke mobil,Brian dan Tia duduk di belakang.Dan mereka pun berangkat ke kota x untuk melihat kakek Brian.
"Brian,apa rumah kakek jauh"tanya Tia yang belum tau dimana rumah kakek Brian.
"Kemari lah"ucap Brian menepuk paha nya agar Tia bisa tidur di pangkuan nya.Tia pun menurut saja meletakkan kepalanya di paha Brian.
"Hadap sini,biar kamu tidak menghirup bau mobil"ucap Brian mengangkat kepala Tia agar menghadap ke perut Brian dan Tia bisa mencium parfum di baju Brian.
"Kak Roni tolong putar kan musik ya"ucap Tia sambil memejamkan matanya.
__ADS_1
"Mau musik apa Pop atau Dangdut"ucap Roni karena Roni hanya menyukai kedua musik itu.
"Lagu india aja"ucap Tia masih memejamkan matanya agar tidak pusing.Brian hanya diam sebagai pendengar saja menahan sesuatu di bawah sana,pasalnya kepala Tia tidak mau diam.
"Hah!Aku gak punya,lagian kenapa harus lagu india yang ada nanti kamu gak bisa tidur"ucap Roni sambil menoleh sebentar kebelakang sontak membuat Brian protes.
"Lihat kedepan kak"ucap Brian.
"Iya ya,cuma lihat doang pun"ucap Roni tersenyum sambil memutar lagu pop.Dan Brian melihat Tia masih susah untuk tidur walaupun sudah ada musik terdengar Brian pun khwatir.
"Kenapa lagi"ucap Brian.Tia hanya menggeleng.Brian pun mengusap usap rambut Tia agar tertidur,benar saja setelah beberapa saat Tia pun tertidur begitu juga Brian ikut tertidur menyandar kan kepala nya di kursi duduk nya.Roni yang melihat mereka berdua tertidur dengan Tia yang meluruskan kaki nya di kursi dan kepala nya di paha Brian wajah nya menghadap perut Brian dan Brian yang merangkul Tia dengan kedua tangan nya agar tidak terjatuh membuat Roni tersenyum sambil geleng geleng kepala.
"Romantis sekali,tapi sayang anak orang kaya gak tahan naik mobi hahaha"Roni tertawa dalam hati takut membangun kan mereka berdua yang tertidur.
__ADS_1