Cinta Ku Ada Padamu

Cinta Ku Ada Padamu
Episode 155


__ADS_3

Happy reading for you💜💜💜


Terkadang untuk menjalin suatu hubungan baru sangatlah sulit di saat kita masih merasakan betapa sangat membutuhkannya namun kehidupan tetaplah berlanjut,jangan hanya berpaku pada masa lalu,tetaplah berusaha untuk melanjutkan hidup💞.


Dengan dekorasi yang indah,banyaknya bunga mawar putih dengan nuansa yang sangat romantis di dalam sebuah gedung yang sudah di sulap menjadi mewah.Begitu juga para keluarga dan undangan yang hadir saat itu ikut serta menghadiri pernikahan antara Tika Minranda dengan pasangannya Revan Wijaya.Mereka tampak bahagia atas lancarnya acara pernikahan itu hinggga selesai.


"Selamat atas pernikahan kalian,semoga menjadi keluarga yang bahagia sampai selamanya"ucap Tia sembari memeluk Tika sahabatnya.


"Terima kasih sayang kuh,sahabatku yang paling baik"balas Tika dengan mengeratkan pelukannya.


"Revan,selamat berbahagia untuk pernikahan kalian.Semoga kalian bisa cepat mengikuti jejak kami memiliki buah hati yang tampan seperti Bastian "ucap Brian sambil mengulurkan tangannya mengucapkan selamat.


"Terima kasih Brian"ucap Revan.Satu persatu mereka mengucapkan selamat berbahagia pada pasangan itu termasuk Sefi dan Reno juga Roni yang mengikuti pasangan suami istri itu Tia dan Brian.


Setelah mengucapkan selamat pada pasangan Tika Miranda dan Revan Wijaya,Tia dan Brian kemudian menemui para sahabatnya.


"Hai Sita,bagaimana kabarmu"Tia menghampiri mantan sekretarisnya itu yang sekarang sudah menjadi sahabatnya juga.

__ADS_1


Dengan perut yang sudah membuncit,Sita memeluk Tia dengan senang.


"Lihatlah perutku ini semakin membesar,aku jadi semakin sulit untuk berjalan,tadinya aku sangat tidak ingin menghadiri pesta pernikahan ini namun pria dingin itu memaksaku untuk ikut"ucap Sita sembari mengelus perutnya dan melirik suaminya Kevin yang sedang berbicara dengan Brian.


Kevin yang merasa di lirik oleh istrinya itu langsung pamit meninggalkan Brian dan Fardan yang sedang asyik berbicara..!


"Ada apa?Apa kau butuh sesuatu?"tanya Kevin dengan pelan.Walaupun Kevin seorang pria yang berkepribadian dingin namun sepenuh hati ia akan memberikan perhatian yang lebih untuk istrinya itu.


"Tidak,aku hanya lelah saja"ucap Sita dengan suara pelan juga.Kevin langsung saja menuntunnya untuk duduk di kursi yang sudah di sediakan.


"Apa masih ada yang kamu butuhkan?"tanya Kevin sembari mengelus perut Sita.


"Tidak ada,terima kasih "ucap Sita.


"Ya sudah kalau begitu,aku akan menemui mereka lagi.Dan kalau kamu butuh sesuatu katakan saja"ucap Kevin.


Tia yang melihat tingkah mereka berdua hanya tersenyum.

__ADS_1


"Tadi dia bilang apa? Pria dingin,Huh...perhatiannya saja melebihi dari suamiku Brian"ucap Tia setelah Kevin kembali menemui Brian dan Fardan.


"Aslinya dia memang dingin.Dingin bukan berarti tidak peduli"ucap Sita.


"Sudah berapa bulan"tanya Tia lagi sembari mengelus perut Sita.


"Delapan bulan"Sita.


"Jika bayi mu nanti seorang perempuan,mari kita menjodohkan anak-anak kita"ucap Tia dengan senyum lebarnya.


"Benarkah?Aku sangat senang mendengarnya.Aku juga berharap semoga baby yang ada di perutku ini adalah seorang perempuan"ujar Sita.


"Apa kalian tidak pernah USG untuk melihat apakah anak kalian perempuan atau laki-laki"tanya Tia.


Sita menggeleng"Aku ingin sebuah kejutan saat melihat anak ku nanti ketika lahir" ucap Sita.


Tia dan Sita kemudian berbincang banyak tentang masa-masa kehamilan mereka.

__ADS_1


__ADS_2