
Malam yang dingin membuat Tia melajukan motor nya sedikit lambat demikian juga Sita."Mbak selamat malam,sampai jumpa besok ya"ucap Sita sedikit berteriak sambil membunyikan klakson motor nya.
"Selamat malam juga"ucap Tia juga berteriak.Mereka berpisah di persimpangan menuju rumah masing masing.Sepi sepanjang jalan di lalui nya hanya ada sesekali mobil yang lewat.
"Apa Brian sudah pulang"gumam Tia sambil melajukan motor nya,pikiran nya sudah melayang memikirkan perkataan suami nya ketika di kantor tadi, Brian mengingat kan nya bahwa dia memiliki tanggung jawab di rumah.Rumah tampak sepi ketika Tia sudah sampai di rumah.
"Kamu baru pulang"tanya Reno.Suara Reno yang berat mengagetkan Tia yang baru saja masuk ke dalam rumah.
Reno berjalan menghampiri nya dan ingin menarik tangan Tia namun terdengar suara batuk Brian,Reno menoleh ke arah Brian yang tertidur di sofa.
"Sialan"umpat Reno.Tia pun berjalan menghampiri Brian yang tertidur di sofa,meninggalkan Reno yang masih berdiri di depan pintu.
"Brian..hei ayo bangun"ucap Tia sambil menunduk, Tia menepuk pipi Brian dengan pelan.
__ADS_1
"Sayang....Kenapa lama sekali pulang nya"ucap Brian begitu melihat Tia di depan nya wajah mereka hanya berjarak beberapa senti saja.
"Ayo..kamu pindah tidur nya di kamar"ucap Tia sambil membantu Brian berdiri,mereka pun pergi ke kamar nya meninggalkan Reno yang masih berdiri di situ menatap mereka berdua dengan tersenyum sinis.
"Sayang kamu sudah makan"tanya Tia sambil berjalan di samping Brian.
"Hmmm...kamu sendiri sudah makan malam"tanya Brian menoleh ke arah Tia sembari membuka pintu kamar.
"Sudah"ucap Tia sambil membuka sepatu nya meletakkan nya begitu saja lalu mengambil baju di lemari dan masuk ke kamar mandi.Brian pun langsung merebahkan tubuh nya di ranjang sembari membuka ponsel Tia yang di ambil nya dari nakas.memeriksa panggilan dan pesan pesan di dalam ponsel Tia namun tidak menemukan apa yang dia cari.Brian meletakkan kembali ponsel itu pada tempat nya ketika pintu kamar mandi terbuka.
"Maaf"ucap Tia pelan,menyadari kesalahan nya.
"Untuk kali ini aku maafkan karena kita sama sama sibuk,banyak pekerjaan yang harus kita urus kan"ucap Brian.
__ADS_1
"Aku juga minta maaf membiarkan mu pulang sendiri"ucap Brian lagi.
"Ya..tidak apa apa juga aku kan bawa motor"ucap Tia.
"Mulai besok kalau tidak terlalu penting sekali jangan lagi naik motor itu,kalau tidak aku akan membuang nya ke laut"ucap Brian sambil menarik tubuh Tia agar semakin merapat.
"Kenapa ke laut,jauh banget"ucap Tia tersenyum.
"Kau ini,tidur lah!"ucap Brian mencium bibir Tia sekilas dan ingin melepas nya namun tangan Tia menahan punggung leher Brian agar tetap mencium nya Tia tidak ingin melepaskan nya.Brian tahu apa yang di ingin kan istri nya itu dengan lembut Brian menyambut nya namun sangat lama.Ciuman nya semakin menuntut dan semakin dalam.
Terima kasih sudah baca karya author,bolong bolong up nya maklum saja sibuk banget tapi masih sempat membaca karya author yang lain hehehe..
Terima kasih
__ADS_1
Terima kasih
Terima kasih.