Cinta Ku Ada Padamu

Cinta Ku Ada Padamu
Episode 95


__ADS_3

"Tante mau ke rumah mommy Tia"tanya Bela sambil memiringkan kepalanya agar dapat melihat Siska.


"Hmmm"jawab Siska sambil tersenyum sinis karena Bela memanggilnyà tante.


"Horre...Mommy tante itu mau main ke rumah mommy.Bela senang kalau di rumah banyak orang nya"ucap Bela sambil menepuk tangannya.


"Benarkah sayang!"ucap Tia sambil tersenyum karena melihat senyum Bela yang mulai ceria dan Bela pun menganggukkan kepalanya berulang kali.


"Bukan hanya main ke rumah,tapi akan tinggal di rumah itu juga"ucap Siska sambil tersenyum.Siska membuka pintu mobil dan duduk di depan dengan senang namun senyumnya hilang saat melihat Fardan juga masuk ke mobil Brian dan mengambil kendali untuk menyetir.


"Kamu kenapa ikut masuk?"tanya Siska namun Fardan hanya diam saja.


"Sayang...Hati-hati"terdengar suara Brian membukakan pintu untuk Tia membuat Siska menoleh kebelakang.Tia masuk dan duduk bersama Bela.


"Sayang...Masukkan semua tas Bela jangan ada yang tinggal"ucap Tia pada Brian setelah selesai Brian pun masuk ke dalam mobil dan duduk di samping Tia dan Bela.

__ADS_1


"Tia...Kamu duduk di depan biar aku duduk dibelakang"ucap Siska membuat Brian menatapnyaa tajam.


"Diam disitu jika mau pulang naik mobil ku jika tidak,kamu bisa keluar sekarang!"kesabaran Brian sudah habis karena tingkah Siska.Tia langsung menatap Brian dengan menggelengkan kepalanya agar Brian tidak marah di depan Bela.Siska langsung terdiam karena melihat Brian mulai kesal padanya membuat Fardan menggelengkan kepalanya.Mobilpun melaju hampir tiga puluh menit dan mereka memilih untuk diam karena Bela tertidur di pangkuan Tia hingga tidak terasa sudah sampai di depan rumah Brian.


"Siska kamu akan tidur di kamar Reno karena dia sudah pindah ke rumahnya sendiri.Kamu akan tinggal di kamar itu sampai pemulihan kamu selesai"ucap Tia sambil membuka pintu kamar untuk Siska.


"Kamar kalian dimana"tanya Siska mengalihkan pembicaraan nya seraya melihat sekeliling rumah itu dengan kagum bukannya masuk ke kamarnya namun Siska malah berjalan mengelilingi seluruh ruangan di dalam rumah itu.


"Brian...Aku pamit!Jika Siska sudah sembuh,aku akan segera menjemputnya"ucap Fardan sembari menatap Siska yang sudah melangkah ke atas tangga lantai dua.


"Bela..Sayang!Om pulang dulu yah karena om masih banyak pekerjaan.Om janji akan sering datang untuk melihat Bela"ucap Fardan pelan sambil menunduk mengusap kepala Bela dimana Tia sudah duduk di sofa sambil memangku Bela.


"Terima kasih...Hati-hati di jalan yah om!ucap Bela membuat Fardan menjadi sedih,kapan dia akan memberitahu Bela agar dia bisa mendengar Bela memanggilnya papa.Fardan menganggukkan kepalanya dan pergi pulang dari rumah Brian.


"Bela mau lanjut tidurnya sayang!"ucap Tia ingin mengendong Bela masuk ke kamarnya namun Brian langsung mencegahnya.

__ADS_1


"Sayang...Biar Uci yang menidurkan Bela.Kamu harus istirahat juga"ucap Brian khawatir dengan kehamilan Tia.


"Bela mau yah di temani mbak Uci untuk tidur di kamar Bela"tanya Brian sambil mengelus kepala Bela.


"Apa mommy capek?Biar Bela sama mbak Uci saja"ucap Bela seraya mengulurkan tangan nya pada Uci yang sudah berdiri di belakang mereka sejak tadi.


"Mommy...Bela mau tidur sama mbak Uci.Mommy juga harus istirahat biar gak capek ngurus Bela yah"ucap Bela seraya mengecup kening Tia dan Tia pun mengecup kening Bela bergantian.


"Selamat tidur sayang"ucap Tia dan Uci pun membawa Bela masuk ke kamar Bela.


"Tia..Kalian mau kemana"tanya Siska menghampiri mereka begitu Brian dan Tia berjalan ke lantai atas.


"Sayang...Aku tunggu di dalam!".Ucap Brian langsung masuk ke kamar meninggalkan Tia yang masih meladeni Siska berbicara.


"Masuklah ke kamar mu!Aku akan beristirahat"ucap Tia menatap Siska yang berusaha melihat ke dalam kamar Tia dan Brian.

__ADS_1


"Apa ini kamar kalian?Apa aku boleh melihatnya sebentar"ucap Siska namun Tia langsung menutup pintu kamarnya.


__ADS_2