
"Ayo masuk "ucap Brian membuka pintu mobil nya dan Tia pun masuk dan duduk di samping Brian dan mobil pun melaju dengan kecepatan sedang.
"Brian"panggil Tia.
"Hmm"jawab Brian.
"Kantor ku sangat jauh nanti kamu terlambat jika mengantar ku lebih dulu"ujar Tia.
"Hmm"jawab Brian.Namun masih fokus menyetir.
"Aku turun di depan saja tidak usah mengantarku"ujar Tia merasa tidak enak karena Tia tidak biasa di antar ke kantor.
"Ada apa dengan mu?Apa kamu malu ku antar sampai kantor mu"ujar Brian.
"Bukan begitu"ucap Tia.
"Kalau bukan begitu,biar kan aku mengantarmu"ucap Brian."Mana mungkin aku membiarkan mu naik taxi dengan rok selutut begitu"gumam Brian.
__ADS_1
Tia pun hanya mengangguk saja dan ponsel nya pun berdering.
"Hallo"ucap Tia.
"Alamat nya sudah ketemu tapi tak seorang pun tinggal di rumah itu"ucap Dery dan Dery pun menjelaskan hasil penyelidikan nya dan kening Tia tampak berkerut dan tangan nya memijit ujung kening nya.Dan Tia pun mengakhiri percakapan nya setelah mengatakan akan menangani semua nya.
"Apa ada masalah"ucap Brian.
"Masalah Kantor"ucap Tia.Dan Brian pun mengangguk mengerti.Namun Tia memikir kan bagaimana cara nya lagi mencari ibunya Bela.Hingga tak sadar mobil pun sudah berhenti.
"Tia sudah sampai"ucap Brian.
"Terima kasih dan hati hati di jalan"ucap Tia ingin turun namun tangan nya di tahan oleh Brian.
"Apa begitu cara mu pamit pada suamimu"ucap Brian.Dan Brian pun menarik Tia agar mendekat mencium nya hingga ******* bibir Tia dengan sedikit menuntut.Lalu melepaskan nya dan memandang wajah Tia yang sudah memerah.
"Baik lah aku pergi dulu"ucap Brian setelah merasa puas membuat lipstick Tia terhapus tak tersisa.Tia pun keluar dari mobil dengan perasaan malu dan Brian pun melajukan mobil nya kembali.
__ADS_1
"Pagi non,pak Ari Kamal sudah menunggu di taman"ucap asisten nya bernama Kevin sambil mengikuti nya dari belakang.Dan Ari Kamal adalah paman Tia dari ibu nya.
"Baik lah apa paman menyuruh ku ke taman"ucap Tia.
"Iya Non,seperti nya ada yang sangat penting"mereka pun Langsung menuju taman dimana sudah di tunggu oleh Ari Kamal paman nya Tia.
"Selamat pagi paman,kenapa menunggu ku di taman"ucap Tia menyapa paman nya yang sudah duduk sambil menikmati teh nya.
"Paman mu ini sudah tua,bekerja sambil menghirup udara segar seperti ini bisa membuat jantung ku sehat"ucap Ari yang memang kalau masalah pekerjaan dia selalu professional tidak memandang dengan siapa dia bekerja sama.
"Ada masalah paman"ucap Tia.
"Tidak,aku hanya melihat taman mu ini,apa yang perlu di tambah dan di perbaiki itu saja dan aku juga sudah survey bangunan yang di ujung sana masih banyak yang akan di perbaiki"ucap Ari Kamal.
Tia bekerja sama dengan paman nya untuk mengembang kan Resort nya agar samakin berkembang.Tia mempercayakan paman nya untuk mengatur dan mendisain bangunan yang ada di Resort.Dan mereka pun melanjut kan pembicaraan nya hingga selesai.
"Baiik lah,paman pulang dulu"ucap Ari setelah selesai membahas pekerjaannya.
__ADS_1
"Terima kasih paman dan hati hati di jalan"Tia pun mempersilahkan paman nya pulang.