Cinta Ku Ada Padamu

Cinta Ku Ada Padamu
Episode 148


__ADS_3

Jangan lupa tinggalkan like dan komen.


Happy readingđź’–đź’–đź’–


Masih di dalam mall yang sama setelah selesai makan mereka pun memilih berbelanja keperluan masing-masing.Termasuk Tia dan Brian yang sedang membeli perlengkapan pakaian bayi mereka.


"Sayang,aku suka yang warna ungu"renggek Tia saat melihat beberapa pakaian bayi untuk anak mereka kelak.


"Boleh,tapi ambil beberapa saja.Kita belum tahu betul jenis kelamin anak kita sebaiknya kita mengambil warna yang netral saja"pikiran Brian buat apa membeli baju bayi terlalu banyak bayi belum bisa bermain kotor dan masih mampu berbaring saja.Lagian warna ungu apa tidak terlalu mencolok apa lagi jika bayi mereka kelak seorang laki-laki.


"Tapi aku maunya beli satu lusin"ucap Tia seraya memilih warna yang lebih cerah lagi."Yang warna pink juga boleh yah"ucapnya lagi.


"Huuf,"terlihat Brian membuang napas dengan kasar."Apa anak kami perempuan!"gumam Brian.


"Baiklah"ucap Brian sambil mengamati sebuah sepatu kecil.


"Lihat,sepatu ini sangat imut"tunjuk Brian saat Tia tengah asyik memilih baju bayinya.


"Iya benar,sangat imut!Tapi itu tidak akan muat untukmu"ucap Tia santai.

__ADS_1


"Bukan untukku,tapi untuk anak kita"tekan Brian.


"Jangan marah sayang,aku cuma bercanda"goda Tia tertawa.


"Kalian lama sekali"tanya Tika saat ia sudah selesai berbelanja kemudian menghampiri Tia ke tempat perlengkapan bayi.


"Aku tidak tahu mau beli yang mana,semuanya sangat menarik bagiku"ucap Tia.


"Kau ini ada-ada saja.Beli seperlunya saja karena bayi akan cepat bertumbuh besar !"ujar Tika.


"Tuh dengar,beli seperlunya saja"timpal Brian karena dia juga merasa demikian.


"Hehehe,iya juga sih!"kekeh Brian seraya mengusap rambutnya kebelakang.Tika tampak tersenyum melihat kekalapan sepasang suami istri itu yang berbelanja sama-sama membeli apa yang mereka suka.


"Mbak semuanya di antar ke alamat ini"ucap Brian setelah membayar semuanya.


"Baik mas,terima kasih sudah berbelanja di tempat kami.Kami akan mengantarnya segera"ucap seorang kasir itu.


"Sayang,aku sangat lelah dan mengantuk"ucap Tia saat Brian sudah kembali menghampirinya.

__ADS_1


"Mari kita pulang"ajak Brian sembari menggandeng tangannya.


"Tika,kami duluan yah ! katakan pada yang lain kami sudah pulang"pamit Tia.


"Baiklah,kalian berdua hati-hati di jalan"ucap Tika.


Sementara itu di tempat lain namun masih di mall yang sama tampak Roni sedang membungkuk sembari memasang sepatu hak tinggi di kaki Sefi.Sefi merasa canggung,takut jika ada yang melihat apa yang di lakukan Roni.


Ya,Roni mengikuti Sefi dari belakang saat Sefi berjalan ke toko sepatu dan melihat-lihat sepatu yang cocok untuknya.


"Kak,jangan lakukan itu ! Bagaiamana jika ada yang melihatnya"ucap Sefi pelan.


"Tenang saja,tidak akan ada yang melihatnya"ujar Roni."Nah,selesai ! Sepatu ini sangat pas dan indah di kakimu"ucap Roni lagi.Sefi melihat ke bawah dimana sepatu itu terpasang sempurna di kakinya.


"Terima kasih kak"ucap Sefi sambil tersenyum.


"Bertahanlah sebentar lagi,aku akan mengatakannya yang sebenarnya"ucap Roni sembari memeluk Sefi.Sefi tampak mengangguk dan membalas pelukan Roni.


Terima kasih reader ku tercinta❤❤❤

__ADS_1


__ADS_2