
Sore ini Siska berencana berangkat kebandara sendiri.Siska sudah merapikan pakaian nya di koper dan memeriksa passport nya jangan sampai ada yang tertinggal namun tiba tiba ponsel nya berdering.
"Hallo,Rudi kamu sudah di bandara kan aku akan menyusul mu"jawab Siska.
"Dengar aku tidak bisa memakai ATM mu,ntah apa yang terjadi semua di tolak dan aku pun terpaksa memakai uang pribadi ku,dan kau harus mengganti nya"ucap Rudi.
"Maksud mu apa"ucap Siska kesal.
"Cepat lah kemari,akan aku jelas kan nanti"ucap Rudi.Setelah mengakhiri percakapan nya dan siska pun segera berangkat kebandara menggunakan taxi.
"Sial,bagaimana mungkin dia melakukan ini pada ku,lihat saja apa yang akan ku lakukan pada mu Brian"umpat Siska sambil meremas ujung jaket nya setelah mendengar penjelasan dari Rudi.Dan asisten nya itu pun bingung,ada apa dengan Siska yang tiba tiba ingin pulang dan mengapa kartu ATM Siska terblokir.
__ADS_1
"Siska aku tau kau pasti menyembunyikan sesuatu dari ku"gumam Rudi.
"Berikan pada ku"ucap Siska mengulurkan tangan nya meminta kartu ATM yang di berikan Brian pada nya dan memasuk kan ke dalam tas nya.
"Dengar urus semua jadwal ku,aku akan kembali secepat nya dan uang mu begitu sampai akan langsung ku transfer"terang Siska dan Rudi pun mengangguk mengerti.Dan siska pun pamit pergi.Rudi pun kembali ke apartment nya.
Sementara itu di kediaman Alexander.Hari pertama Tia Rania Pradipta menjalankan tugas nya sebagai istri seorang Brian Alexander.Di mulai dari menyiapkan pakaian kerja hingga membuat kan sarapan untuk Brian semua ia lakukan sendiri walaupun hanya nasi goreng ala kadar nya dan segelas teh hangat,tampak Brian sudah turun dari kamar dan duduk di ruang makan menantikan Tia untuk sarapan bersama.
"Aku membuat bekal siang untuk ku"ucap Tia sambil menarik kursi untuk nya dan meletak kan kotak bekal itu di meja.
"Kau akan bekerja"tanya Brian dan hanya di jawab anggukan oleh Tia.
__ADS_1
"Ayo cepat sarapan nanti kamu bisa terlambat"ucapTia.Dan mereka pun sarapan bersama.Setelah sarapan Tia langsung ke kamar nya meninggalkan Brian yang masih duduk di ruang makan, Tia ke kamar untuk mengganti pakaian nya dengan pakaian kerja dan berhias sedikit karena hari ini dia akan ke Resort. Dan setelah selesai Tia keluar dari kamar dan menutup pintu kamar nya,dan menuju ruang makan untuk mengambil bekal nya.Namun Brian masih duduk di ruang makan itu.
"Kenapa masih di sini,aku pikir tadi kamu sudah berangkat"ujar Tia sambil memasuk kan bekal nya ke dalam tas nya.
"Aku menunggu mu"ucap Brian.
"Aku bisa berangkat sendiri, naik taxi biar pulang nya aku bisa ambil motor ku di rumah mama"jawab Tia.
"Ayo"ucap Brian.Beranjak dari duduk nya dan menarik tangan Tia.
"Uci kami berangkat ya"ucap Tia yang baru melihat Uci masuk dari pintu samping.
__ADS_1
"Iya non"ucap Uci sedikit berteriak. Brian seperti biasa nya berangkat bersama Roni asisten nya namun hari ini Brian berangkat dengan Tia agar bisa mengantar Tia lebih dulu.