
Pagi menjelang suara burung sudah terdengar berkicau bersaut sahutan namun kedua insan itu masih terlelap sambil berpelukan.Suara ponsel berdering entah sudah berapa kali namun mereka mengabaikannya.Roni membuka mata saat Sefi berbalik menghadapnya dan memeluknya bagai sebuah bantal hembusan napas hangat nya terasa di leher Roni membuat sesuatu di bawah sana sudah berdiri.
"Cantik"gumam Roni sambil mengecup kening Sefi.Membuat Sefi membuka matanya.
"Kak,eh maaf"ucap Sefi kaget karena sudah memeluk Roni dengan erat.Sefi lansung melepas tangannya.
"Bangunlah ini sudah jam tujuh,kamu ada kuliah bukan"ucap Roni.
"Aku sudah kesiangan kak,bagaimana ini aku akan pergi pulang secepatnya"ucap Sefi buru-buru bangkit dari tempat tidur itu dan langsung mencari ponselnya.
"Astaga,dua puluh lima panggilan tak terjawab dari kak Brian"ucap Sefi saat melihat ponselnya.
"Sefi,rapikan dulu baju mu biar aku yang mengantarmu pulang"ucap Roni yang melihat kepanikan di wajah Sefi.
"Sini biar ku bantu kak"ucap Sefi setelah memperbaiki kancing bajunya dan melihat Roni dengan susah payah memakai bajunya juga.
"Kak.."Sefi terkejut saat Roni mencium bibirnya dan melingkarkan tangannya di pinggang Sefi kemudian menuntun tangan Sefi ke belakang agar memeluknya juga.
"Sefi mau kah kau menikah denganku"ucap Roni dengan lembut.Sefi menatap Roni tak percaya."Apa ini sebuah permintaan atau lamaran"tanya Sefi terkejut.
"Anggap saja begitu"ucap Roni sambil mengecup berulang kali bibir Sefi."Kenapa diam,hm"Roni menatap Sefi penuh cinta.
__ADS_1
"Bagaimana ini,aku baru saja jadian sama Gio.Bagaimana jika kak Roni tahu"batin Sefi.
"Kak,aku akan terlambat kuliah,antarkan aku pulang dulu"ucap Sefi melepas pelukan Roni dan memakai sepatunya.Roni hanya menggelengkan kepala melihat kegugupan Sefi.Mereka pun turun dari apartment itu menuju parkiran mobil dan mereka menuju rumah
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Di kediaman Alexander
Pagi hari di rumah Brian dengan aktifitas seperti biasa tampak Tia sedang menyiapkan sarapan di bantu oleh Dea dan Revi begitu juga Tika yang belum mau pulang.Dan ada Siska yang duduk sambil menikmati Tehnya.Brian yang sibuk dengan ponselnya sambil menunggu sarapan selesai di buat.Uci dan Bela baru saja terlihat keluar dari kamar setelah Bela selesai mandi.
"Selamat pagi mommy"sapa Bela menghampiri Tia yang sedang sibuk di dapur.Bela menyuruh Tia menunduk sambil membawa botol susunya.
"Pagi sayang"Tia sesaat menghentikan kegiatannya dan menunduk mencium kening Bela.Mengambil botol susu itu dan meletakkannya di wastafell.
"Selamat pagi semua"sapa Bela begitu melihat Brian dan Siska di ruangan itu.
"Selamat pagi sayang"sapa Brian dan mencium kenig Bela yang duduk di sampingnya.Siska hanya melihat mereka tanpa berniat menjawab sapaan Bela.
"Sarapan datang"Tia melayani suaminya juga menyiapkan sarapan Bela"Sayang kamu juga ikut sarapan"Brian menarik tangan Tia agar duduk di sampingnya.
"Dea juga Revi,ayo kalian juga duduklah"ucap Tia menyuruh kedua adik Kevin untuk sarapan bersama.
__ADS_1
"Aku gak di suruh duduk nih"ucap Tika bercanda.
"Halah Tika gayamu itu,biasanya juga duduk tanpa di suruh,buatkan nasi aku dong gadis manis"ledek Siska.
"Hais Siska kamu itu yah,santai benar udah kayak nenek-nenek gak bisa gerak saja"gerutu Tika membuat semuanya tertawa.
"Kayak berada di sebuah kerajaan saja dan tuanlah rajanya di kelilingi oleh para wanita cantik"ucap Uci lagi membuat semua menatapnya sesaat terdiam dan tanpa di duga Brian langsung tertawa berbahak.
"Hahaha,kau benar Uci,aku juga merasa seperti itu"ucap Brian di sela -sela tawanya.Membuat Tia memukul pahanya.
"Menyebalkan"Tia kesal karena Brian mengakuinya.
"Maaf sayang"ucap Brian menatap Tia yang sudah kesal.
"Selamat pagi semua"sapa Roni dan Sefi bersamaan.Semua yang ada di ruangan itu menatap mereka bersamaan membuat Sefi gugup namun Roni terlihat santai berjalan menghampiri mereka.
"Persidangan di mulai"gumam Brian menatap keduanya.Sefi yang sudah di landa gugup menyenggol lengan Roni dengan sikunya sambil berbisik.
"Kak,aku ke kamar dulu"ucap Sefi dan Roni hanya mengangguk.Sefi berlari menuju kamarnya meninggalkan Roni yang sudah di tatap oleh Brian.
"Selamat begadang semalaman.Semoga kalian para pembaca setiaku sehat selalu.Amin."
__ADS_1
Terima kasih sudah setia sama Tia dan Brian.kasih like dan komen yah.
Terima kasih l love you sekebon bunga untuk kalian.