
Happy reading❤❤❤
Empat tahun kemudian.
Sepasang suami istri tampak sedang duduk santai memandang lautan lepas.Menautkan ke dua tangan mereka di antara jari-jari mereka,menggenggamnya dengan erat sembari sesekali terdengar suara tawa mereka yang seolah tidak memiliki beban lagi di dunia ini.
Desiran ombak di pantai dan cerahnya cuaca dengan angin yang berhembus lambat seolah menambah indahnya suasana saat itu.Terlepas dari keindahan semua itu,langkah kaki seorang anak yang berlarian kesana-kemarilah yang membuat hati mereka sangat bahagia saat ini.
"Mamaaa.."panggil Bastian sambil berlari dengan langkah kecilnya.
Brian dan Tia tersenyum ke arah Bastian sembari melambaikan tangan mereka.
"Kak,aku lelah! Anakmu sangat aktif sekali.Sekarang gantian kalian yang awasi Bastian bermain"Sefi mengeluh saat Bastian kembali menarik tangannya.
"Onty.. Ayo kejar Tian lagi"Bastian menarik tangan Sefi agar segera mengejarnya lagi kemudian ia kembali berlari.Empat tahun sudah saat ini usia Bastian dan di usianya sekarang Bastian sudah dapat berbicara sangat lancar seperti anak yang sudah di usia masuk sekolah dasar.
"Sudah, Tian! Onty lelah"ucap Sefi sembari mengalihkan pandangannya ke arah Brian dan Tia seolah mengatakan "Cukup! kalian saja yang bermain dengan anak kalian"Namun kedua orang itu hanya tersenyum senang saat meliat wajah Sefi yang tidak mampu menolak permintaan keponakannya itu.
"Sefi,temanilah Bastian bermain karena dia sangat merindukanmu!"seru Brian di saat Sefi mulai berlari menjauh mengejar keponakannya itu.
__ADS_1
"Sayang,aku sangat berharap dia sudah bisa melupakannya"ucap Tia sembari memandang teduh pada sepupu suaminya itu.
"Aku juga berharap seperti itu!Tapi bagaimana jika dia tahu yang sebenarnya?"ujar Brian.
"Biarkan waktu dan author yang menjawab"ucap Tia dengan pandangan lurus kedepan.
"Tian..! Akhirnya Onty mendapatkanmu,anak nakal"Sefi langsung mengelitiki pinggang Bastian hingga Bastian tidak mampu untuk menahan rasa geli,tawa mereka terdengar sangat lepas.
"Onty sudah,Tian gak tahan.Tian jadi mau pipis"keluh Bastian.
"Baiklah,tapi Onty mau kamu janji untuk tidak berlari lagi seperti tadi.Onty takut kalau Tian nya Onty ini jatuh,terus terluka!"Sefi menggendong Bastian sembari mengulurkan jari kelingkingnya.
"Bagus,itu namanya keponakan Onty yang baik dan tampan"puji Sefi sembari mengecup kening Bastian.
"Kak Brian,ini anakmu! katanya Tian mau pipis"ujar Sefi sambil menurunkan Bastian dari gendongannya.
"Papa,Tian mau pipis"lapor Bastian dan Brian pun langsung membawanya ke kamar mandi.
"Kenapa tidak istirahat saja dulu,kamu pasti capek "ujar Tia.
__ADS_1
"Sefi merindukan kalian kak,makanya begitu sampai Sefi langsung menyusul kalian kemari"ucap Sefi.
"Cristian dimana"tanya Sefi,karena ia tidak melihat bayi mungil itu bersama mereka.
Sepasang suami istri itu sekarang sudah memiliki dua orang anak laki-laki,dan Cristian adalah anak kedua mereka yang saat ini sudah berumur enam bulan.
"Cristian ada di rumah sama mama,Bastian sangat rewel itu sebabnya kami membawanya jalan-jalan ke pantai walau hanya sebentar"Tia tidak mengatakan Bastian rewel karena di tinggal pergi oleh Roni yang sedang keluar kota.Bastian dan Roni sangat dekat,oleh sebab itu jika Roni pergi keluar kota,Bastian akan sangat rewel.
"Sebaiknya kita pulang,mama sudah telpon katanya Cristian juga rewel"ucap Brian begitu selesai membawa Bastian ke kamar mandi.
"Sefi bareng kita saja,biar mobilmu nanti supir yang jemput"ucap Tia .
"Iya kak,aku rasa juga begitu"ucap Sefi dan mereka pun masuk kedalam mobil Brian dan meninggalkan mobil Sefi agar di jemput nanti oleh supir.
Hai reader tercinta,maaf yang up nya lama.
Terkadang jika kita kehilangan seseorang yang kita sayang di dunia ini,kita butuh waktu untuk bangkit kembali,mau itu sebulan,dua bulan bahkan ada yang bertàhun-tahun lamanya agar bisa bangkit kembali dari keterpurukan.
Tapi sekarang puji Tuhan semuga author bisa kembali bersemangat menjalani kehidupan ini lagi terlebih untuk kalian para pembaca yang mungkin ada yang mulai kesal dan bosan menunggu up date tiap hari.Author ucapkan terima kasih buat kalian pembaca setia karya author receh ini yang masih setia menunggu.
__ADS_1
Terima kasih banyak.