Cinta Ku Ada Padamu

Cinta Ku Ada Padamu
Episode 81.


__ADS_3

Didalam sebuah kamar tampak Tia mulai mengerjapkan matanya karena mendengar suara tangisan Bela.Tia bangkit dengan pelan dari tempat tidur nya dan berjalan pelan sambil berjinjit takut jika Brian ikut terbangun.


"Astaga....Jam berapa ini kepalaku pusing sekali.Sepertinya aku tidur terlalu lama"Tia memegang kepalanya seraya membuka pintu dengan satu tangan nya.


"Bela!Uci dia kenapa?Kenapa kalian duduk di lantai di depan pintu begini?"Tia menunduk mengambil Bela dari pangkuan Uci.Bela yang menangis langsung memeluk Tia dengan erat.


"Tadi Bela terbangun dari tidurnya langsung cati Nona,tapi Uci tidak berani ketuk pintunya jadi kami duduk di sini saja"Uci menunduk karena merasa bersalah.


"Mommy....Bela mau tidur sama mommy"renggek Bela.Namun Tia diam menatap Bela dengan sendu.


"*Bela anak aku sekarang.Aku tid*ak boleh begini"batin Tia.


"Mommy juga mau tidur sama Bela,cuma tadi kepala mommy lagi pusing jadi mommy tertidur sayang"Tia mengusap rambut Bela dengan lembut.


"Buatkan susu Bela yah...Biar ku bawa Bela kekamarnya"Tia berjalan menuruni anak tangga sambil menggendong Bela dan mengusap rambut nya dengan lembut.Rumah tampak sepi,dekorasi acara juga sudah di bersihkan dan yang membuat Tia bingung kemana perginya semua keluarga.Tia menyusul Uci kedapur dan bertanya pada nya.

__ADS_1


"Uci kenapa rumah sepi sekali,kemana semuanya pergi"ucap Tia seraya menggendong Bela.


"Maaf Non..Uci lupa tadi bilang kalau nyonya sudah pulang begitu juga orang tua Non Tia"Uci tersenyum kikuk.Tia pun mengerti dan kembali ke kamar Bela.


***


Di kamar hotel yang gelap Siska tampak terbangun dan mereba raba ranjang itu dengan tangan nya .


"Gila...Ini gelap sekali!Apa aku lupa membayar listrik?Apa aku ketiduran sampai malam"ucap Siska mencari dimana letak pintu berusaha keluar dari kamar itu.Namun tiba tiba lampu menyala betapa terkejutnya Siska di depan nya sudah berdiri seorang pria.


"Kamarmu?Apa kau sadar kau ada dimana sekarang"pria itu berhasil membuat Siska mengarahkan pandangan nya.


"Hotel?Kau membawaku ke hotel!Apa mau mu sebenarnya?"Siska menatap pria itu sambil melangkah mundur.


"Kembalikan uang ku"pria itu terus berjalan membuat Siska mundur lagi.

__ADS_1


"Tidak bisa!Kau sendiri yang memberiku cek kosong!Kenapa sekarang kau minta uang mu kembali"ucap Siska tak mau kalah.


"Kembalikan uangku atau aku akan menghancurkan karir dan kehidupan mu"pria itu sedikit menekan lengan Siska hingga tampak kemerahan.Pria itu baru saja mencari tahu jika Siska seorang model.


"Hentikan tanganmu..Baiklah aku akan kembalikan uangmu.Tapi ijinkan aku keluar dari sini"Siska mendorong tubuh pria itu agar terlepas dari cengkraman nya.


"Aku tidak percaya padamu!Apa jaminan nya jika kau berbohong"pria itu tidak bisa mempercayai Siska begitu saja.


"Kau bisa ambil mobilku!ucap Siska terpaksa.


"Baiklah...aku akan menahan mobilmu dan ini tasmu pergilah dari sini"pria itu melempar tas Siska tepat di depan nya.Siska keluar dari kamar itu dengan sedikit berlari.


"Sialan....kemana aku harus mendapatkan uang sebanyak itu.Dan siapa dia aku bahkan tidak tahu namanya"umpat Siska sambil menyetop sebuah taxi.Siska pulang ke apartemen nya dan betapa terkejutnya Siska mendapati seluruh lemari dan kamarnya sudah berantakan.


"Apa lagi ini!Mengapa semua berantakan....Sial siapa yang berani masuk ke apartemen ku"Siska tampak prustasi.Seharusnya Siska hari ini bahagia kenapa jadi terbalik begini.

__ADS_1


__ADS_2