Cinta Ku Ada Padamu

Cinta Ku Ada Padamu
Episode 83


__ADS_3

Suasana di taman tampak tegang saat Uci memberanikan diri menghampiri Tia.Tia terlihat marah dan baru saja menyiram wajah Siska dengan teh yang di pegangnya tadi.Tia terkejut atas permintaan Siska yang ingin tinggal serumah dengan nya.Wajah Siska merah padam saat Tia mengatakan akan membatalkan uang dua belas milyar itu.


"Kau wanita tidak tahu diri Siska.Jika kau ingin hidup senang dengan Brian..?Silahkan!Aku tidak melarangnya tapi jangan pernah kau tinggal serumah dengan ku"ucap Tia.


"Apa kau lupa aku juga berhak tinggal di rumah ini bersama suamiku!Aku juga istrinya Brian"Siska berdiri seraya mengusap wajah nya dengan tisu.


"Maaf Non di panggilnTuan Brian.Non di suruh ke kamar"Uci menunduk karena takut.


"Uci...Suruh dia keluar secepatnya,kalau tidak aku akan menghajarnya hingga wajahnya yang cantik itu tidak terbentuk"Tia meninggalkan Siska dengan tangan mengepal.


"Kirim uangnya secepatnya,kalau tidak...Aku akan bawa barangku dan tinggal di rumah ini"teriak Siska berhasil membuat langkah Tia terhenti.Tia kembali menghampiri Siska dan seketika Siska menjerit sambil menahan tangan Tia.


"Aaaaakkk.....Lepaskan tangan mu bodoh!Aku akan membalasmu.....Aaaaakkh Brian tolong aku,wanita bodoh ini sudah menarik rambutku"Siska berteriak kesakitan saat Brian menghampiri mereka dan Uci terjunggkal ke lantai saat merelai pertengkaran itu.


"Sayang....sudahlah kenapa meladeni wanita gila ini"ucap Brian langsung menarik Tia masuk ke dalam pelukan nya.


"Brian kau membelanya?Dia yang menarik rambutku!Dan kau bialang aku wanita gila?"dengan emosi Siska ingin menarik rambut Tia namun dengan cepat Tika datang menarik Siska dengan kuat dan membawanya keluar dari rumah itu.


"Tika...bawa wanita itu keluar dan pastikan jangan sampai dia bisa masuk lagi"Tika yang kebetulan datang ingin menjenguk sahabatnya itu di kejutkan dengan keributan di taman.Tika berlari dengan cepat saat sahabatnya itu menarik rambut Siska.


"Sayang....Kenapa menatapku seperti itu.Apa aku sangat tampan?"Brian tahu Tia ingin mengatakan sesuatu namun Brian ingin mengalihkan pembicaraan saja.

__ADS_1


"Lepaskan aku,biarkan aku sendiri di sini.Pergilah tinggalkan aku sendiri"ucap Tia mengulang apa yang di ucapkan nya.


"Sayang....Sudang dong marah nya jangan lama lama,kasihan anak kita di sini"ucap Brian mengusap perut rata Tia dengan lembut.


"Astaga...Aku bahkan tidak mengingatnya tadi!"gumam Tia.


"Aku mau istirahat,biarkan aku berjalan sendiri"ucap Tia pada akhirnya.Brian hanya mengikuti Tia berjalan dari belakang sambil menelpon Roni.


"Kak Roni...Aku tidak akan kembali lagi ke kantor jadi selesaikan rapatnya sendiri"ucap Brian sambil menatap punggung Tia.


"Tia"panggil Tika saat melihat sahabatnya itu berjalan menuju anak tangga.


"Tika..."teriak Tia sambil berlari menghampiri sahabatnya itu.Mereka berpelukan dengan perasaan senang.


"Brian..Kau ini!Apa aku tidak boleh memeluk sahabatku?"Tika dengan kesal menatap Brian sebentar dan sesaat kemudian menatap wajah sahabatnya itu.


"Tia...Ada apa kenapa dengan suamimu.Dan siapa wanita tadi"tanya Tika penasaran.


"Tidak semua urusan pribadi harus di ketahui seorang sahabatkan?"ucap Brian membuat Tika menghela nafas panjang.


"Untuk saat ini kau memang benar Brian"ucap Tika.

__ADS_1


"Tia aku sangat menghawatirkan mu!Aku sangat cemas saat pestanya selesai begitu cepat"ucap Tika khawatir.


"Terima kasih sudah mencemaskan aku.Aku baik baik saja".ucap Tia.


"Apa kau kemari hanya untuk menanyakan sahabatmu itu saja"tanya Brian.


"Maksudmu"dengan memicingkan sebelah matanya Tika melirik Brian.


"Reno sedang ke kampus untuk mendaftarkan adiknya"ucap Brian.


"Tidak tanya"ucap Tika kesal.


"Kalian berpacaran"tanya Tia penasaran.


"Mana mungkin aku berpacaran dengan nya,diakan mantan mu.....Uupps"Tika langsung menutup mulutnya menatap Brian yang sudah menatap Tia.Tia yang merasa di tatap pun mencubit pinggang Tika di sampingnya.


"Ada yang mau di jelaskan"ucap Brian menatap tajam Tia dan Tika secara bergantian.Merasa ada yang akan meledak Tika pun berdiri dan dangan cepat berlari keluar dari rumah itu.


"Tia..Aku pulang"teriak Tika sambil berlari.


"Tika....Jangan pergi...Temani aku dulu"Tia ikut berteriak namun Tika tidak mendengarnya lagi.Tika sudah pergi pulang naik motornya.

__ADS_1


"Aku akan mendengarkan penjelasan mu,tapi di kamar!"ucap Brian berjalan meninggalkan Tia dan berjalan menuju kamarnya.


__ADS_2